Senin, 26 Januari 2015 - 07:01:45 WIB
Janji Penuhi Pasokan Listrik di Natuna, Masyarakat Berharap PLN Bukan PHPKategori: Kepri - Dibaca: 292 kali

Baca Juga:Kepala SDN Tanetea Berupaya Keras Mengindahkan Visi Misi Tagline Siap Bisa BupatiGeram Pantau Proyek PK PAMSS 2015 Senilai 227 MilyarSat Pol-PP Kec. Manis Mata Ketapang Siaga MalamTerkait Laporan KDRT, Anggota DPRD Batang Hari Bantah Tudingan Mantan Istri

Natuna, Jaya Pos

Sudah menginjak usia ke-15 tahun berdirinya Kabupaten Natuna, namun masih saja masyarakatnya dihantui oleh krisis listrik. Ibarat kemarau berkepanjangan, rasa haus masyarakat akan kebutuhan listrik di Pulau Bunguran Besar saat ini, khususnya Ranai sebagai ibukota Kabupaten Natuna, sudah cukup besar dan tak mampu lagi dipenuhi oleh PLN ranting Ranai.

Kapasitas daya yang ada pada PLN Rayon Ranai saat ini hanya sebesar 5,2 megawatt, sedangkan yang dibutuhkan untuk menerangi seluruh areal wilayah di Pulau Bunguran Besar dibutuhkan tenaga sebesar 7,2 megawatt. Artinya masih dibutuhkan tenaga 2 megawatt untuk memenuhi seluruh pasokan listrik pelanggan PLN di Pulau Bunguran Besar Natuna.

Selain itu, mesin sewa bertenaga diesel yang dikontrak PLN dari PT. Bima Golden Powerindo (BGP) kondisinya juga sering “sakit-sakitan”.  Pasalnya, mesin tersebut terus dipaksakan dengan beban yang melebihi kapasitas mesin, tanpa ada mesin cadangan pengganti. Hal inilah penyebab sering timbulnya beban puncak yang berakibat pada pemadaman total.

Karena terus terjadi, maka satu persatu mesin mengalami kerusakan. Diakui oleh Saputra selaku Manager PT. BGP Ranai, dengan kapasitas mesin hanya 5,2 MW, PLN tidak akan bisa mengcover seluruh kebutuhan pelanggan, dipastikan pemadaman bergilir akan dilakukan.

Permasalahan lain yang dihadapi adalah jaringan kabel listrik di Natuna banyak tersangkut di pepohonan milik masyarakat, sehingga saat hujan dan angin kencang, sering terjadi putus aliran dan setrum kembali ke mesin berakibat pada trouble atau gangguan teknis.
Parahnya lagi, gangguan pemadaman yang tidak terjadwal ini telah menimbulkan kerugian materiil, selain komponen penerangan, sejumlah alat elektronik juga mengalami dampak karena rendahnya voltase. Bukan hanya itu, konsumen juga merasakan kerugian imateriil, karna membayar listrik menjadi lebih mahal.

Kekecewaan masyarakat yang berujung demo, bukan sekali baru terjadi, tak henti-hentinya masyarakat meminta BUMN tersebut menormalkan pasokan listrik di Natuna, namun nyatanya janji hanya tinggal janji alias pemberi harapan palsu (PHP).

Dalam pertemuan dengan Direktur PLN Pusat yang membawahi Sumatera, Jawa dan Bali di Jakarta, Bupati Natuna Drs. H. Ilyas Sabli MSi meminta kepada PLN untuk menambahkan mesin di PLN rayon Ranai untuk mengatasi kekurangan daya sebanyak 2 MW.

Menurut Bupati Natuna di tahun 2015 ini permintaan tersebut akan direalisasikan, hal ini mengingat Kabupaten Natuna yang notabenenya sebagai daerah terdepan NKRI sehingga perlu diutamakan. Penambahan mesin tersebut berasal dari 2 sumber yakni penambahan 1 mesin sewa dari PT. Bima Golden Powerindo dan 1 mesin yang akan dibawa dari belakang Padang Kota Batam.Otoy


0 Komentar













Isi Komentar :
Nama :
Komentar:
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 



TerpopulerProyek Kawasan Wisata Penataran Blitar Abaikan Spek Kadis dan Satker Disbudpar Lempar Tanggung Jawab (59369)Kejanggalan Pengadaan Barang dan Jasa di Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kab Sidoarjo Terciu (51244)Walikota Tanjungbalai Hadiri Seminar Nasional Yang Diselenggarakan Pusat Kajian Selat Malaka USU Me (33155)Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kab Pasuruan, Realisasi Drainase di Desa Rejosari Kecamatan (14719)Perempuan Misterius Titip Bayi, Gegerkan Warga Kolelet Picung (14009)BPPT MoU Dengan Pemkab Natuna Kaji Pemanfaatan Teknologi Guna Mendukung Percepatan Pembangunan Dae (13845)Sepasang Kekasih Tewas Di Hotel Kisaran (13603)Kejahatan Freddie Tan, Menjual Aset Triliunan Milik Pemprov DKI Jakarta (13011)Sintong Gultom Bubarkan Rapat Banmus DPRD Setiran Bonaran Situmeang (9927)Perselingkuhan Antar Kepsek Akhirnya Terbongkar (9019)
Bedah JayaposTim Saber Pungli Kota Banjar Siap Tindaklanjuti Dugaan Pungli di DisdikbudBanjar, Jaya Pos Tunjangan Kinerja (Tunkin) pengganti Tunjangan Dae­rah (Tunda) yang bakal diterima ...


Warga Huntara Korban Tsunami Keluhkan Air Bersih dan ListrikBobroknya Sikap Oknum Pegawai Bank BNI BukittinggiRekanan Chevron Diduga Gunakan BBM BersubsidiSHM Ganda Diduga Dilakukan oleh Oknum Pegawai BPN Kota PekanbaruGus Irawan Yang Merekomondasikan, Abdul Karim Yang Kerjakan, Nilai Proyek Tidak Tahu Berapa ?Bangunan Pompanisasi Di Desa Gendro Mangkrak dan Perlu di AuditRS MMC Jambi Diduga Curangi Gaji Karyawan, Lebaran Terancam Tidak Terima THR
Laporan KhususPemkab Labusel Kembali Memperoleh WTP TA 2108 dari Kepala BPK RI Perwakilan SumutLabusel, Jaya Pos Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Labuhanbatu Selatan (Labusel) kembali memperoleh opini Wajar ...


Pemkab Ciamis Pastikan Jalan Buniseuri-Jalatrang DihotmixLakukan Reformasi Koperasi Untuk Kesejahteraan Anggota, Naikan Pendapatan dan Pembangunan ApartemenPemkab Humbahas Raih WTP dari BPK RI Perwakilan SumutPatik Dalam Kehidupan Batak Safari Ramadan Wabub Bantaeng Sampaikan Pentingnya BersilaturrahimDPRD Sampaikan Rekomendasi Terhadap LKPj Walikota Tahun 2018DPRD Subang Gelar Rapat Paripurna LKPJ Bupati Tahun 2018