Senin, 26 Januari 2015 - 07:01:45 WIB
Janji Penuhi Pasokan Listrik di Natuna, Masyarakat Berharap PLN Bukan PHPKategori: Kepri - Dibaca: 345 kali

Baca Juga:Kepala SDN Tanetea Berupaya Keras Mengindahkan Visi Misi Tagline Siap Bisa BupatiGeram Pantau Proyek PK PAMSS 2015 Senilai 227 MilyarSat Pol-PP Kec. Manis Mata Ketapang Siaga MalamTerkait Laporan KDRT, Anggota DPRD Batang Hari Bantah Tudingan Mantan Istri

Natuna, Jaya Pos

Sudah menginjak usia ke-15 tahun berdirinya Kabupaten Natuna, namun masih saja masyarakatnya dihantui oleh krisis listrik. Ibarat kemarau berkepanjangan, rasa haus masyarakat akan kebutuhan listrik di Pulau Bunguran Besar saat ini, khususnya Ranai sebagai ibukota Kabupaten Natuna, sudah cukup besar dan tak mampu lagi dipenuhi oleh PLN ranting Ranai.

Kapasitas daya yang ada pada PLN Rayon Ranai saat ini hanya sebesar 5,2 megawatt, sedangkan yang dibutuhkan untuk menerangi seluruh areal wilayah di Pulau Bunguran Besar dibutuhkan tenaga sebesar 7,2 megawatt. Artinya masih dibutuhkan tenaga 2 megawatt untuk memenuhi seluruh pasokan listrik pelanggan PLN di Pulau Bunguran Besar Natuna.

Selain itu, mesin sewa bertenaga diesel yang dikontrak PLN dari PT. Bima Golden Powerindo (BGP) kondisinya juga sering “sakit-sakitan”.  Pasalnya, mesin tersebut terus dipaksakan dengan beban yang melebihi kapasitas mesin, tanpa ada mesin cadangan pengganti. Hal inilah penyebab sering timbulnya beban puncak yang berakibat pada pemadaman total.

Karena terus terjadi, maka satu persatu mesin mengalami kerusakan. Diakui oleh Saputra selaku Manager PT. BGP Ranai, dengan kapasitas mesin hanya 5,2 MW, PLN tidak akan bisa mengcover seluruh kebutuhan pelanggan, dipastikan pemadaman bergilir akan dilakukan.

Permasalahan lain yang dihadapi adalah jaringan kabel listrik di Natuna banyak tersangkut di pepohonan milik masyarakat, sehingga saat hujan dan angin kencang, sering terjadi putus aliran dan setrum kembali ke mesin berakibat pada trouble atau gangguan teknis.
Parahnya lagi, gangguan pemadaman yang tidak terjadwal ini telah menimbulkan kerugian materiil, selain komponen penerangan, sejumlah alat elektronik juga mengalami dampak karena rendahnya voltase. Bukan hanya itu, konsumen juga merasakan kerugian imateriil, karna membayar listrik menjadi lebih mahal.

Kekecewaan masyarakat yang berujung demo, bukan sekali baru terjadi, tak henti-hentinya masyarakat meminta BUMN tersebut menormalkan pasokan listrik di Natuna, namun nyatanya janji hanya tinggal janji alias pemberi harapan palsu (PHP).

Dalam pertemuan dengan Direktur PLN Pusat yang membawahi Sumatera, Jawa dan Bali di Jakarta, Bupati Natuna Drs. H. Ilyas Sabli MSi meminta kepada PLN untuk menambahkan mesin di PLN rayon Ranai untuk mengatasi kekurangan daya sebanyak 2 MW.

Menurut Bupati Natuna di tahun 2015 ini permintaan tersebut akan direalisasikan, hal ini mengingat Kabupaten Natuna yang notabenenya sebagai daerah terdepan NKRI sehingga perlu diutamakan. Penambahan mesin tersebut berasal dari 2 sumber yakni penambahan 1 mesin sewa dari PT. Bima Golden Powerindo dan 1 mesin yang akan dibawa dari belakang Padang Kota Batam.Otoy


0 Komentar













Isi Komentar :
Nama :
Komentar:
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 



TerpopulerProyek Kawasan Wisata Penataran Blitar Abaikan Spek Kadis dan Satker Disbudpar Lempar Tanggung Jawab (59627)Kejanggalan Pengadaan Barang dan Jasa di Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kab Sidoarjo Terciu (51480)Walikota Tanjungbalai Hadiri Seminar Nasional Yang Diselenggarakan Pusat Kajian Selat Malaka USU Me (48752)Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kab Pasuruan, Realisasi Drainase di Desa Rejosari Kecamatan (14969)Perempuan Misterius Titip Bayi, Gegerkan Warga Kolelet Picung (14240)BPPT MoU Dengan Pemkab Natuna Kaji Pemanfaatan Teknologi Guna Mendukung Percepatan Pembangunan Dae (14063)Sepasang Kekasih Tewas Di Hotel Kisaran (13795)Kejahatan Freddie Tan, Menjual Aset Triliunan Milik Pemprov DKI Jakarta (13288)Sintong Gultom Bubarkan Rapat Banmus DPRD Setiran Bonaran Situmeang (11768)Perselingkuhan Antar Kepsek Akhirnya Terbongkar (9254)
Bedah JayaposAPBDes Pademonegoro Diduga Masuk Kantong KadesSidoarjo, Jaya Pos Kepala Desa Pademonegoro Ispriyanto diduga cenderung tertutup dan memonopoli dalam ...


Realisasi APBDes Sidokepung Kecamatan Buduran Tidak TransparanLahan Pertanian Milik Pemprov Jatim Disewakan di Kecamatan Tutur, Uangnya Kemana ?Kasus Suap Mega Proyek Meikarta, Sekda Pemprov Jabar Jadi Tersangka BaruDiduga Palsukan Produk Pabrikasi, U-Ditch Merek BCA Berstempel Calvary DipertanyakanBuruh PT Siwanggi Sejati Luhur Demo Karena Pembayaran Bonus Yang Tak SesuaiKasus Suap Mega Proyek Meikarta, Sekda Pemprov Jabar Jadi Tersangka BaruPenggunaan ADD di Jorong Silungkang Tidak Transparan
Laporan Khusus20 Anggota DPRD Kota Padang Panjang Dilantik dan DisumpahPadang Panjang, Jaya Pos Sebanyak 20 Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Padang Panjang ...


Ilyas Panji Alam Sholat Idul Adha di Masjid An-NurPUBLIKASI KINERJA DINAS LINGKUNGAN HIDUP KABUPATEN BOGOR TAHUN 2019Bertemu di IPDN, Bupati Bantaeng Bincang Akrab dengan Wapres Demi Keutuhan NKRI Majelis Madiena Adakan Istigosah Dan TausiyahPimpin Upacara di IPDN, Pengamat: Bukti Bupati Bantaeng Punya Jejaring Kuat di PusatRanperda Pelaksanaan APBD Kabupaten Tanah Datar di 2018 DiSetujuiPublikasi Kinerja Sekda Kabupaten Bogor Semester I Tahun 2019