Jumat, 23 Januari 2015 - 05:29:24 WIB
UT Garut 2014 Menyandang Pokjar Prestasi Terbaik di JabarKategori: Pendidikan - Dibaca: 371 kali

Baca Juga:Ngobrol Santai Bersama Zulkifli Hasan Ketua MPRWujudkan Padangpanjang Kota Bersih dan HijauSDN Kalang Anyar 1 Labuan-Pandeglang Unggul di Bidang EkstrakulikulerKurikulum Tahun 2006 Masih Perlu Dikaji

Garut, Jaya Pos

Universitas Terbuka (UT) Garut sudah menghasilkan “Ribuan Guru-Guru SD” dari tahun 1996. Hampir semua lulusan S1 PGSD dari UT mendapatkan kelulusan “Sertifikasi” karena linier sebagai guru kelas SD.

H. Ocep, Ketua Alumni UT yang ditemui di ruang kerjanya mengatakan bahwa pihaknya sudah berperan sangat besar dalam perintisan terbentuknya UT di Kabupaten Garut hingga memiliki gedung yang sangat baik untuk menunjang kwalitas pengajaran baik buat dosen dan mahasiswa di Universitas Terbuka.

Para alumni, selain menjadi tutor juga memiliki peran/fungsi sebagai rekrutmen, sosialisasi, yang berkaitan akademik dengan tujuan memberikan pandangan kepada hal layak banyak agar jangan ragu untuk mengikuti program UT yang terselenggara dengan system belajar mengajar jarak jauh. Jadi, kesempatan ini bisa digunakan dan diikuti oleh semua pihak untuk mengejar kebutuhan pendidikan yang bersangkutan dengan karir tanpa harus mengorbankan kegiatan atau pekerjaan yang biasa dilakukan baik di pemerintahan atau non pemerintahan.

Sementara program ini mengacu berdasarkan Surat Rektor Universitas Terbuka Nomor: 20548/UN31.1.2/LL.2013 tanggal 9 September 2013 perihal Sosialisasi S1 PGSD Masukan S1 Berbagai Ilmu (S1 PGSD BI), program tersebut dilaksanakan selama 3 semester dan sebagai penyelenggaranya dikelola oleh Bidang PMPTK Sekretariat Pengelola UT Pokjar Pasundan Garut.

Dan untuk menjaga keberlangsungan/kemudahan pengelolaan diharapkan Program Akselerasi S1 PGSD sebagaimana dimaksud bagi peserta sertifikasi yang tidak linear hanya dilaksanakan oleh Universitas Terbuka.

Universitas Terbuka yang berdiri sejak tahun 1966 sampe sekarang memberikan fasilitas terhadap peserta Guru –Guru SD yang harus mengikuti pendidikan D2 PGSD dengan mengikuti ketentuan peraturan atau undang – undang dari pemerintah tentang Dosen dan Guru yang harus berkwalitas dengan berpendidikan kualifikasi kelulusan S1, UT di Garut sudah mengelola beberapa kegiatan yang ada kaitannya dengan peningkatan sumber daya masyarakat guru  khususnya.

Dengan program yang berjalan  saat ini di UT Garut antara lain program S1 PGSD, Perpustakaan, S1 PAUD, Masukan S1 Berbagai Ilmu (S1 PGSD BI), ujar Yuningsih sebagai Pengelola UT yang ditunjuk oleh Dinas Pendidikan Garut. Untuk pembiayaan, ujarnya, tidak mahal karena negeri, antara lain untuk biaya per semester yang akselerasi adalah Rp 3.500.000 sudah termasuk biaya bahan pengajaran (buku). Biaya PGSD Rp 1.550.000, biaya PAUD Rp 1.900.000 dan biaya PAUD Akselerasi Rp 4.300.000 termasuk bahan pengajaran (buku). Untuk S1 didirikan tahun 2002 sampai sekarang ditambah program S2 yang akan dibuka tahun ini.

Ditambahkan H Dedi Cuyadi, Koordinator Universitas Terbuka (UT) sekaligus   sebagai alumni dan perintis di Kabupaten Garut mengatakan bahwa kegiatan system belajar mengajar kuliah jarak jauh Universitas Terbuka Negeri yang ke-45 diselenggarakan pemerintah dalam rangka memfasilitasi masyarakat Indonesia yang belum sempat kuliah secara regular, UT dengan sistem pembelajaran jarak jauh dengan menggunakan modul dan fasilitas lain, khususnya bagi pegawai negeri dan para karyawan-karyawan lain yang tidak dapat meninggalkan pekerjaanya di dinas.

Keberadaan UT di Kabupaten Garut sangat membantu menunjang bagi siapa saja yang ada keinginan untuk meningkatkan kualitas pendidikan dimana mereka tidak bisa kuliah di saat jam kerja mereka, baik sebagai pegawai negeri ataupun staf di dinas pemerintah diharapkan oleh H. Dedi konsen terhadap mahasiswa UT Garut agar ditingkatkan SDM nya, ditingkatkan pemberian beasiswa, ditingkatkan kedudukan UT sendiri termasuk kepada para pengelolanya, dengan mendapatkan tempat yang representatif sebagai salah satu faktor dalam menunjang keberhasilan guna peningkatan pembelajaran di UT kabupaten Garut.

Tahun ini, beasiswa yang diberikan pemerintah sesuai otonomi daerah untuk S1 juga program terakhir buat beasiswa untuk mahasiswa dengan kategori 3T (Terjauh, Terbelakang, Tertinggal). Tahun ini ada 50 orang yang mendapat beasiswa dengan persyaratan mereka harus berkualitas baik dengan nilai IP minimal 2,5; kalau kurang dari IP 2,5 maka beasiswa dilepas.

Pada tahun 1996-2000 keberadaan UT masih melekat dengan dinas, kemudian pada tahun 2004 mulai mempunyai kesekretariatannya sendiri di UT Kabupaten Garut yang berlokasi di Jalan Pasundan memiliki gedung yang bagus, dengan dosen yang berkualitas berasal dari perguruan tinggi yang terakreditasi seperti UNPAD, UNPAR, UPI, dan lainnya, juga termasuk dari UT sendiri yang telah diseleksi dari UT Pusat, tidak asal tunjuk dosen untuk tenaga pengajar di UT.

Fakultas yang sudah ada di UT seperti Fakultas MIFA, Fakultas FISIF, Fakultas EKONOMI, dll. kecuali Fakultas Kedokteran. “Program Pelatihan Praktek buat mahasiswa PGSD yaitu PKM  (Praktek Kompentensi Kemampuan Belajar), untuk praktek PAUD yaitu PKP (Praktek Kemampuan Profesional), untuk Perpus yaitu Praktek Profesional Perpustakaan yang sudah diakui,” pungkas Dedi.Hartono


0 Komentar













Isi Komentar :
Nama :
Komentar:
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 



TerpopulerProyek Kawasan Wisata Penataran Blitar Abaikan Spek Kadis dan Satker Disbudpar Lempar Tanggung Jawab (59369)Kejanggalan Pengadaan Barang dan Jasa di Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kab Sidoarjo Terciu (51244)Walikota Tanjungbalai Hadiri Seminar Nasional Yang Diselenggarakan Pusat Kajian Selat Malaka USU Me (33155)Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kab Pasuruan, Realisasi Drainase di Desa Rejosari Kecamatan (14719)Perempuan Misterius Titip Bayi, Gegerkan Warga Kolelet Picung (14009)BPPT MoU Dengan Pemkab Natuna Kaji Pemanfaatan Teknologi Guna Mendukung Percepatan Pembangunan Dae (13845)Sepasang Kekasih Tewas Di Hotel Kisaran (13603)Kejahatan Freddie Tan, Menjual Aset Triliunan Milik Pemprov DKI Jakarta (13011)Sintong Gultom Bubarkan Rapat Banmus DPRD Setiran Bonaran Situmeang (9927)Perselingkuhan Antar Kepsek Akhirnya Terbongkar (9019)
Bedah JayaposTim Saber Pungli Kota Banjar Siap Tindaklanjuti Dugaan Pungli di DisdikbudBanjar, Jaya Pos Tunjangan Kinerja (Tunkin) pengganti Tunjangan Dae­rah (Tunda) yang bakal diterima ...


Warga Huntara Korban Tsunami Keluhkan Air Bersih dan ListrikBobroknya Sikap Oknum Pegawai Bank BNI BukittinggiRekanan Chevron Diduga Gunakan BBM BersubsidiSHM Ganda Diduga Dilakukan oleh Oknum Pegawai BPN Kota PekanbaruGus Irawan Yang Merekomondasikan, Abdul Karim Yang Kerjakan, Nilai Proyek Tidak Tahu Berapa ?Bangunan Pompanisasi Di Desa Gendro Mangkrak dan Perlu di AuditRS MMC Jambi Diduga Curangi Gaji Karyawan, Lebaran Terancam Tidak Terima THR
Laporan KhususPemkab Labusel Kembali Memperoleh WTP TA 2108 dari Kepala BPK RI Perwakilan SumutLabusel, Jaya Pos Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Labuhanbatu Selatan (Labusel) kembali memperoleh opini Wajar ...


Pemkab Ciamis Pastikan Jalan Buniseuri-Jalatrang DihotmixLakukan Reformasi Koperasi Untuk Kesejahteraan Anggota, Naikan Pendapatan dan Pembangunan ApartemenPemkab Humbahas Raih WTP dari BPK RI Perwakilan SumutPatik Dalam Kehidupan Batak Safari Ramadan Wabub Bantaeng Sampaikan Pentingnya BersilaturrahimDPRD Sampaikan Rekomendasi Terhadap LKPj Walikota Tahun 2018DPRD Subang Gelar Rapat Paripurna LKPJ Bupati Tahun 2018