Senin, 27 Februari 2012 - 13:19:40 WIB
Arena Perjudian Beromset Miliaran Rupiah Sebulan Digrebek PolisiKategori: Jakarta - Dibaca: 16 kali

Baca Juga:Eksepsi Anak Proklamator DitolakLLC Segera Lounching di BatamDwiki Dharmawan Siap Tampil Pada Java JazzAtletico Madrid Tumbang Lawan Barca 1-2
Jakarta Jaya Pos.

Arena perjudian online berkedok warung internet (warnet) beromset miliaran rupiah sebulan, digerebek Polres Jakarta Utara di kawasan Penjaringan, Jumat (17/2) malam. Sebanyak 66 yang diduga penjudi, 6 di antaranya wanita ditangkap.

Petugas menyita 101 komputer yang digunakan untuk berjudi serta tiga unit kamera pengintai (CCTV), dan mengamankan empat pengawas. Mereka Darma, Suharni, Anggi, dan Jubaidah, serta seorang operator bernama Yogi.

Di arena perjudian bernama ‘Hot Station Net’ itu, juga dibekuk Koh Afui, sang pemilik alias bandar. “Kita masih memeriksa tersangka, karena tidak semua yang ada di lokasi ikut bermain judi, Kita menduga omset perjudian sebulan Rp1 miliar lebih,” kata Kasat Reskrim Polres Jakut, AKBP Didi Hayamansyah.

Roni, salah satu pemain mengatakan, untuk bermain judi online, ia harus membeli poin kepada wasit (pengawas judi-red) minimal Rp 50 ribu untuk mendapatkan 1.000 poin. Ia mengaku bermain judi hanya mencari hiburan dan bukan mencari keuntungan.

“Jika kita menang, poin bertambah. Dan kapan saja bisa ditukar uang,” kata Roni, yang baru tiga kali bermain game judi. “Tak ada batas waktu permainan games judi online, kecuali jika poin dalam kartu habis”.

Darma, wasit judi, menjelaskan, setiap mereka yang sudah membeli voucher minimal Rp50.000, wasit akan menyentuhkan kartu tersebut ke alat berbentuk persegi yang ada di samping monitor.

“Jika sudah disentuhkan barulah si pemain bisa beraksi. Dan poin tersebut akan selalu tersimpan di dalam pusat data,” ucapnya, sembari mengaku jam operasi dibuka sejak pukul 10.00 hingga 04.00 dinihari.

Selain bermain games, pemain bisa saling bertanding satu sama lain menggunakan jaringan internet yang ada. “Mirip aplikasi permainan kartu yang ada di salah satu jejaring sosial,” ujarnya.

Untuk permainan online terdapat 10 macam yaitu Virtual Black Jack, Snowman, Jumanji, Flowers Wild, Wow Wow Bingo, Monkey Club, Magician Secret, Diamond World, Reel Fantasia, dan Let’s Go Fishing.

Perjudian itu digelar di Ruko Muara Karang, Jalan Pluit Karang Jelita Blok Z-4U, Pluit, Penjaringan. Polisi menggerebek setelah mendapat informasi dari masyarakat. “ Perjudian baru berjalan dua bulan. Mereka menutupi kegiatan judi dengan permainan games. Sedangkan di lantai dasar ada restoran dan kafe,” terang AKBP Didi.

Ketika petugas merangsek masuk ke ruangan seluas 30 meter x 10 meter, sebanyak 66 pemain termasuk, wasit, operator dan pemilik judi online panik berhamburan keluar. Niat mereka untuk kabur sia-sia, lantaran petugas menutup semua akses keluar. Sebanyak 101 monitor dan CPU komputer yang berbaris rapi di dalam ruangan disita berikut kartu sentuh (taping card) untuk bermain judi.

Didi menambahkan, untuk masuk ke ruangan judi, tidak gampang. Rumah judi on-line tersebut menggunakan sistem jaringan antar kawan dan dilengkapi CCTV. “Di tangga pintu dan lantai dasar masuk ada kamera pengawas dan itu terus diawasi seorang operator dari dalam,” urainya.

Jika ada orang asing terekam kamera pengawas, maka operator langsung mematikan jaringan internet, sehingga judi online tidak bisa terlihat. “Ini salah satu menyebabkan rumah judi tersebut susah ditembus,” kata Didi. Syaf/Land
0 Komentar













Isi Komentar :
Nama :
Komentar:
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 



TerpopulerDinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kab Pasuruan, Realisasi Drainase di Desa Rejosari Kecamatan (10070)Proyek KA di Sulsel Membawa Petaka, Danyon Zipur Jadi Tersangka (3041)PT IIGF Adakan Baksos di Desa Telajung (1854)Komentari Kasus e-KTP, Andar: Abraham Samad Itu 'Omdo' (1692)Pandangan Umum Fraksi PDIP, PAN, dan RNB Terhadap Nota Keuangan dan Raperda APBD Kota Depok TA 2018 (1116)Sutadi SH dan Oknum Polres Ketapang Diduga Bobol Rumah Walet Milik Akim (997)PT Jembatan Nusantara Melakukan Pembohongan Terhadap Pelamar Pekerjaan (848)10,8 Miliar Proyek Pembangunan Jembatan Ulim Dikerjakan Asal Jadi (586)Endorsement Operational Level Untuk Kelas III dan IV Merugikan Pelaut (540)Sintong Gultom Bubarkan Rapat Banmus DPRD Setiran Bonaran Situmeang (504)
Bedah JayaposPT MRIA Harus Bertanggung Dalam Kasus Yang Menyeret Danyon Zipur 8 SMG Jadi TersangkaMakassar, Jaya Pos Kasus keterlibatan Danyon Zipur 8 SMG yang terlibat dalam peledakan bukit (blasting), ...


Proyek Rehabilitasi Jembatan Terkesan Asal Jadi, BPKP Diminta Turun TanganPengusaha Nakal Berkeliaran Memburuh Proyek Di Kabupaten DharmasrayaSoal Kasus Lampu Jalan di Maros, Kompolnas Minta Klarifikasi Kepada Kapolri10,8 Miliar Proyek Pembangunan Jembatan Ulim Dikerjakan Asal JadiAPBDes Katimoho Terindikasi DikorupsiBendungan Karalloe Senilai 518 M Tidak Selesai PPK dan Kontraktor Enggan KomentarTangani Sengketa Tanah Damang Tewah Turun Lapangan
Laporan KhususPerantau Asal Samosir Merintis Obyek Wisata di KampungSamosir, Jaya Pos Sejak dicanangkan oleh Presiden Jokowi bahwa Samosir adalah salah satu tempat kunjungan ...


TNI Peduli Atas Penderitaan Seorang Anak BOB Berikan Bantuan Mesin Pengolah Pakan Ikan Kepada Warga Desa KasikanDPRD Muba Sambut Baik Inisiatif Pemkab MubaPemkab Muba Sampaikan Raperda Tentang Pinjaman Daerah Kepada DPRDDinas Ketahanan Pangan Pertanian dan Perikanan Depok Gelar Workshop B2SAMemperkenalkan Lebih Dini Budaya Batak Pada Anak-Anak Melalui Natal STM SarohaWaiting List Keberangkatan Jamaah Haji Kabupaten Ciamis Sudah Mencapai 2030