Senin, 27 Februari 2012 - 13:19:40 WIB
Arena Perjudian Beromset Miliaran Rupiah Sebulan Digrebek PolisiKategori: Jakarta - Dibaca: 78 kali

Baca Juga:Eksepsi Anak Proklamator DitolakLLC Segera Lounching di BatamDwiki Dharmawan Siap Tampil Pada Java JazzAtletico Madrid Tumbang Lawan Barca 1-2
Jakarta Jaya Pos.

Arena perjudian online berkedok warung internet (warnet) beromset miliaran rupiah sebulan, digerebek Polres Jakarta Utara di kawasan Penjaringan, Jumat (17/2) malam. Sebanyak 66 yang diduga penjudi, 6 di antaranya wanita ditangkap.

Petugas menyita 101 komputer yang digunakan untuk berjudi serta tiga unit kamera pengintai (CCTV), dan mengamankan empat pengawas. Mereka Darma, Suharni, Anggi, dan Jubaidah, serta seorang operator bernama Yogi.

Di arena perjudian bernama ‘Hot Station Net’ itu, juga dibekuk Koh Afui, sang pemilik alias bandar. “Kita masih memeriksa tersangka, karena tidak semua yang ada di lokasi ikut bermain judi, Kita menduga omset perjudian sebulan Rp1 miliar lebih,” kata Kasat Reskrim Polres Jakut, AKBP Didi Hayamansyah.

Roni, salah satu pemain mengatakan, untuk bermain judi online, ia harus membeli poin kepada wasit (pengawas judi-red) minimal Rp 50 ribu untuk mendapatkan 1.000 poin. Ia mengaku bermain judi hanya mencari hiburan dan bukan mencari keuntungan.

“Jika kita menang, poin bertambah. Dan kapan saja bisa ditukar uang,” kata Roni, yang baru tiga kali bermain game judi. “Tak ada batas waktu permainan games judi online, kecuali jika poin dalam kartu habis”.

Darma, wasit judi, menjelaskan, setiap mereka yang sudah membeli voucher minimal Rp50.000, wasit akan menyentuhkan kartu tersebut ke alat berbentuk persegi yang ada di samping monitor.

“Jika sudah disentuhkan barulah si pemain bisa beraksi. Dan poin tersebut akan selalu tersimpan di dalam pusat data,” ucapnya, sembari mengaku jam operasi dibuka sejak pukul 10.00 hingga 04.00 dinihari.

Selain bermain games, pemain bisa saling bertanding satu sama lain menggunakan jaringan internet yang ada. “Mirip aplikasi permainan kartu yang ada di salah satu jejaring sosial,” ujarnya.

Untuk permainan online terdapat 10 macam yaitu Virtual Black Jack, Snowman, Jumanji, Flowers Wild, Wow Wow Bingo, Monkey Club, Magician Secret, Diamond World, Reel Fantasia, dan Let’s Go Fishing.

Perjudian itu digelar di Ruko Muara Karang, Jalan Pluit Karang Jelita Blok Z-4U, Pluit, Penjaringan. Polisi menggerebek setelah mendapat informasi dari masyarakat. “ Perjudian baru berjalan dua bulan. Mereka menutupi kegiatan judi dengan permainan games. Sedangkan di lantai dasar ada restoran dan kafe,” terang AKBP Didi.

Ketika petugas merangsek masuk ke ruangan seluas 30 meter x 10 meter, sebanyak 66 pemain termasuk, wasit, operator dan pemilik judi online panik berhamburan keluar. Niat mereka untuk kabur sia-sia, lantaran petugas menutup semua akses keluar. Sebanyak 101 monitor dan CPU komputer yang berbaris rapi di dalam ruangan disita berikut kartu sentuh (taping card) untuk bermain judi.

Didi menambahkan, untuk masuk ke ruangan judi, tidak gampang. Rumah judi on-line tersebut menggunakan sistem jaringan antar kawan dan dilengkapi CCTV. “Di tangga pintu dan lantai dasar masuk ada kamera pengawas dan itu terus diawasi seorang operator dari dalam,” urainya.

Jika ada orang asing terekam kamera pengawas, maka operator langsung mematikan jaringan internet, sehingga judi online tidak bisa terlihat. “Ini salah satu menyebabkan rumah judi tersebut susah ditembus,” kata Didi. Syaf/Land
0 Komentar













Isi Komentar :
Nama :
Komentar:
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 



TerpopulerKejanggalan Pengadaan Barang dan Jasa di Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kab Sidoarjo Terciu (36289)Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kab Pasuruan, Realisasi Drainase di Desa Rejosari Kecamatan (13333)BPPT MoU Dengan Pemkab Natuna Kaji Pemanfaatan Teknologi Guna Mendukung Percepatan Pembangunan Dae (12712)Perselingkuhan Antar Kepsek Akhirnya Terbongkar (7882)Mandi Seperti Manusia Petugas Yakin Bonita Adalah Harimau 'Jadi-Jadian' (5233)Tujuh Komoditas Unggulan Dinas Perkebunan Propinsi Jawa Timur (4465)Dua Siswa Kelas 3 SMKN Tutur Dikeluarkan, Disuruh Buat Pernyataan Pengunduran Diri (3806)PT IIGF Adakan Baksos di Desa Telajung (3546)Pengusaha Ayam Goreng Karawaci Rugi Rp 28 Juta (3471)Proyek KA di Sulsel Membawa Petaka, Danyon Zipur Jadi Tersangka (3396)
Bedah JayaposKorupsi Di Disdik Jabar ? Asep Suhanggan : Saya Punya Saudara JaksaBANDUNG, JAYA POS – Dengan anggaran gemuk Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat rentan ...


Warga Desa Indrajaya Komplain Pengerjaan JalanProyek Baja Ringan SMPN 9 Purwakarta Diduga Asal-asalan, Disdik Segera Tegur PemborongPengawasan Dinas Lemah, Inspeksi Tanggul Urukan Pantai Kenjeran (Bronjong) Asal JadiProyek Rp 14 M Lebih Kawalan TP4D Kajati Kalteng Terindikasi Tak Sesuai KontrakProgram BSPS Tahun 2017, Diduga Langgar Peraturan Kemen PUPRProyek Irigasi Banda Usang Di Siguhung Terkesan AmburadulApotik Intan Farma Diduga Jual Obat Diatas HET, Imodium Dijual Rp 145 Ribu, Apotik Lain Rp 91 Ribu
Laporan KhususPT Semen Baturaja (Persero) Tbk. ...


Jelang Lebaran, Harga Stabil di Mendobarat dan MerawangPemkab Mojokerto Kembali Pertahankan Gelar WTPPT Inalum Bagikan Paket Sembako Gratis kepada WargaPelantikan Pejabat Tinggi Pratama Kabupaten Samosir DigelarBupati Dan Ketua TP- PKK Tanjab Barat, Bagikan Zakat MalPUBLIKASI KINERJA DINAS SOSIAL KABUPATEN BOGOR TAHUN 2018WTP Ke Enam Anugerah Terindah Bagi Kabupaten Tanah Datar