Senin, 27 Februari 2012 - 13:11:31 WIB
Eksepsi Anak Proklamator DitolakKategori: Jakarta - Dibaca: 90 kali

Baca Juga:LLC Segera Lounching di BatamDwiki Dharmawan Siap Tampil Pada Java JazzAtletico Madrid Tumbang Lawan Barca 1-2Kejari Luwuk Bangun Media Center


Kuasa Hukum Nilai JPU Kurang Profesiona


Jakarta, Jaya Pos
Setelah lebih dari dua pekan, sidang kasus tindak pidana penipuan dan penggelapan  uang yang melibatkan anak dari sang proklamator RI akhirnya kembali digelar, Kamis (23/2) di pengadilan negeri Jakarta Timur. Terdakwa Hj Siti Aisyah Margareth Rose Soekarno Putri didampingi kuasa hukumnya, Gema Akhmad Muzakir SH tampak sopan saat duduk di kursi pesakitan.

Dalam persidangan yang  beragendakan pembacaan tanggapan atas eksepsi yang diajukan kuasa hukum terdakwa beberapa pekan lalu, majelis hakim yang diketuai I Wayan menolak eksepsi tersebut dengan alasan berdasarkan  surat dakwaan yang diajukan Jaksa Penuntut Umum  sebelumnya sudah cukup   cermat dan jelas sehingga memenuhi ketentuan pasal 143 ayat (2) huruf b KUHAP, dan karenanya persidangan atas kasus tersebut segera dilanjutkan.

Pada kesempatan yang sama, Hakim I Wayan juga memerintahkan Jaksa Penuntut Umum Pengganti, Prinuka Arrom untuk menghadirkan saksi-saksi terkait kasus ini di persidangan yang akan digelar Rabu (29/2) mendatang.

Usai persidangan, kuasa hukum terdakwa, Gema Akhmad Muzakir, SH  kepada  Jaya Pos mengaku tidak kecewa dengan jawaban yang dibacakan majelis hakim terkait eksepsi yang mereka ajukan dipersidangan sebelumnya. Disamping itu, Gema, begitu dia akrab disapa juga menyampaikan kekecewaannya atas kinerja JPU yang begitu lamban dalam menjalankan  tugas.

“Kalau masalah putusan hakim, kami tidak sedikitpun merasa kecewa. Kami akan berusaha memberikan yang terbaik untuk klien kami agar perkara juga berjalan lancar dan persidangan tidak tersendat-sendat  seperti yang terjadi beberapa minggu lalu.

Terus terang saja, kami sebagai kuasa hukum terdakwa sangat dirugikan. Pasalnya, waktu kami terbuang cukup lama untuk menunggu persidangan dimulai. Untuk persidangan hari ini saja, kami sudah menunggu dari jam dua belas tadi, dan persidangan baru dimulai jam setengah empat, ditambah jadwal persidangan yang tidak tepat dengan perencanaan. Kami berharap agar ketidak profesionalan JPU tidak terulang lagi,” tegas Gema  sembari berlalu menuju mobilnya yang diparkir di belakang gedung pengadilan negeri Jakarta Timur.

      Seperti yang diberitakan Jaya Pos sebelumnya, terdakwa Hj. Siti Aisyah MR Soekarno Putri secara bersama-sama dengan H. Rendi Sasmita Aji (suami terdakwa-Red) pada bulan September hingga Oktober tahun lalu telah melakukan penggelapan  terhadap saksi Dadang Abdullah Alchatieb bersama teman-temannya dengan cara memberikan jasa pengurusan visa di Kedutaan Besar Arab Saudi hingga akhirnya saksi memberikan sejumlah uang sebagai tanda jadi (down Payment) untuk pengurusan visa tersebut.

Namun sampai waktu yang telah disepakati, terdakwa tidak bisa membuktikan kinerjanya, hingga saksi bersama rekan-rekan yang bernasib sama (karena ditipu oleh terdakwa) melaporkannya ke pihak berwajib.@devi


0 Komentar













Isi Komentar :
Nama :
Komentar:
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 



TerpopulerKejanggalan Pengadaan Barang dan Jasa di Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kab Sidoarjo Terciu (36288)Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kab Pasuruan, Realisasi Drainase di Desa Rejosari Kecamatan (13333)BPPT MoU Dengan Pemkab Natuna Kaji Pemanfaatan Teknologi Guna Mendukung Percepatan Pembangunan Dae (12712)Perselingkuhan Antar Kepsek Akhirnya Terbongkar (7882)Mandi Seperti Manusia Petugas Yakin Bonita Adalah Harimau 'Jadi-Jadian' (5233)Tujuh Komoditas Unggulan Dinas Perkebunan Propinsi Jawa Timur (4465)Dua Siswa Kelas 3 SMKN Tutur Dikeluarkan, Disuruh Buat Pernyataan Pengunduran Diri (3806)PT IIGF Adakan Baksos di Desa Telajung (3546)Pengusaha Ayam Goreng Karawaci Rugi Rp 28 Juta (3471)Proyek KA di Sulsel Membawa Petaka, Danyon Zipur Jadi Tersangka (3396)
Bedah JayaposKorupsi Di Disdik Jabar ? Asep Suhanggan : Saya Punya Saudara JaksaBANDUNG, JAYA POS – Dengan anggaran gemuk Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat rentan ...


Warga Desa Indrajaya Komplain Pengerjaan JalanProyek Baja Ringan SMPN 9 Purwakarta Diduga Asal-asalan, Disdik Segera Tegur PemborongPengawasan Dinas Lemah, Inspeksi Tanggul Urukan Pantai Kenjeran (Bronjong) Asal JadiProyek Rp 14 M Lebih Kawalan TP4D Kajati Kalteng Terindikasi Tak Sesuai KontrakProgram BSPS Tahun 2017, Diduga Langgar Peraturan Kemen PUPRProyek Irigasi Banda Usang Di Siguhung Terkesan AmburadulApotik Intan Farma Diduga Jual Obat Diatas HET, Imodium Dijual Rp 145 Ribu, Apotik Lain Rp 91 Ribu
Laporan KhususPT Semen Baturaja (Persero) Tbk. ...


Jelang Lebaran, Harga Stabil di Mendobarat dan MerawangPemkab Mojokerto Kembali Pertahankan Gelar WTPPT Inalum Bagikan Paket Sembako Gratis kepada WargaPelantikan Pejabat Tinggi Pratama Kabupaten Samosir DigelarBupati Dan Ketua TP- PKK Tanjab Barat, Bagikan Zakat MalPUBLIKASI KINERJA DINAS SOSIAL KABUPATEN BOGOR TAHUN 2018WTP Ke Enam Anugerah Terindah Bagi Kabupaten Tanah Datar