Senin, 20 Februari 2012 - 17:59:23 WIB
Ayah Bejat Gagahi Anak KandungKategori: Sulawesi Tengah - Dibaca: 548 kali

Baca Juga:Kompol Ujang Suhanda SH: ‘WTS’ Diminta Tidak Tebar PesonaTabrakan Beruntun 3 Tewas 10 Luka Pengemudi Bus Pariwisata Jaya Prima Positif Gunakan NarkobaImpian Kota Bukittinggi Walikota Bukittinggi Janji akan Revisi Perda No 6 Tahun 2011Dasar Buaya Darat STR Gauli Istri Orang
Touna-Sulteng Jaya Pos.

Satu lagi siswi SMPN di Kabupaten Tojo Una Una (Touna) jadi korban pelampiasan nafsu bejat sang ayah kandung. Awalnya kasus tersebut terungkap, karena di sekolah tempat Mawar-naman samaran (15) bersekolah akan dilakukan pemeriksaan narkoba dengan cara  tes urin, mendengar program tersebut, Mawar yang merasa keperawananya telah hilang karena direnggut sang ayah yang memiliki mental bejat langsung pingsan.

Saat siuman, Mawar langsung menceritakan hal yang telah menimpa dirinya kepada gurunya berinisial F, bagian kesiswaan. Mengetahui kasus yang menimpa muridnya, sang guru yang ditemani  ML (26) langsung melaporkan kasus tersebut ke Mapolres Tojo Una Una, Senin (30/1) sekitar pukul 08.00 wita.

Kepada Jaya Pos, Mawar membenarkan dirinya telah dinodai oleh Amran Saeho, orang tua kandungnya. “Ya benar, saya telah digauli oleh papa saya, saya dipaksa, mulut saya ditutup dengan tangan sehingga saya tidak bisa teriak dan badan saya ditindih jadi saya tidak berdaya, sementara mama yang tidur dekat saya tidak mengetahui apa-apa karena tidur pulas,” ujarnya bercerita.

Kapolres Tojo Una Una, AKBP Radjo A Harahap melalui Kasat Reskrim, AKP Karel A Paeh, saat ditemui Jaya Pos membenarkan adanya kasus tersebut dengan laporan polisi nomor LP-B/19/1/2012/Sulteng/Res. Touna.

Dikatakannya, sang ayah bernama Amran Saeho (40) sudah dua kali menggagahi anak kandungnya, pertama sekitar Oktober 2011 di Kota Palu saat semua keluarga kumpul disana dalam rangka memperingati 100 hari meninggalnya kakek Mawar, dan yang kedua kalinya dilakukan di Ampana, tepatnya di rumah kediaman Amran Saeho.

Disampaikan bahwa saat menggagahi anak kandungnya, Amran Saeho dalam keadaan mabuk karena meminum minuman keras jenis cap tikus.
Ironisnya, saat pertama kali Amran Saeho menggagahi Mawar, anaknya itu saat sedang tidur di kamar bersama isterinya (ibu Mawar). Anehnya, sang isteri tidak merasakan kejadian tersebut.

“Menurut Mawar, mulutnya dibekap dengan tangan sang ayah bejat,” katanya. Ditambahkan bahwa pelaku saat ini telah resmi ditahan di Mapolres Tojo Una Una dan akan diproses sesuai hukum yang berlaku.Ilm/ST
0 Komentar













Isi Komentar :
Nama :
Komentar:
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 



TerpopulerProyek Kawasan Wisata Penataran Blitar Abaikan Spek Kadis dan Satker Disbudpar Lempar Tanggung Jawab (59697)Walikota Tanjungbalai Hadiri Seminar Nasional Yang Diselenggarakan Pusat Kajian Selat Malaka USU Me (52393)Kejanggalan Pengadaan Barang dan Jasa di Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kab Sidoarjo Terciu (51551)Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kab Pasuruan, Realisasi Drainase di Desa Rejosari Kecamatan (15040)Perempuan Misterius Titip Bayi, Gegerkan Warga Kolelet Picung (14306)BPPT MoU Dengan Pemkab Natuna Kaji Pemanfaatan Teknologi Guna Mendukung Percepatan Pembangunan Dae (14132)Sepasang Kekasih Tewas Di Hotel Kisaran (13849)Kejahatan Freddie Tan, Menjual Aset Triliunan Milik Pemprov DKI Jakarta (13356)Sintong Gultom Bubarkan Rapat Banmus DPRD Setiran Bonaran Situmeang (12386)Perselingkuhan Antar Kepsek Akhirnya Terbongkar (9325)
Bedah JayaposKasus Tanah Kas Desa RancaudikSubang, Jaya Pos Sejak berlakunya regulasi Otonomi Desa, selain melahirkan hikmah juga mengundang masalah. ...


Terkait Izin Tambang Pasir Laut Galesong, Diduga Antara Pengusaha dan Oknum di Dinas ESDM Ada KonspiBobroknya Pengerjaan Jalan di Kabupaten Dharmasraya, Hitungan Bulan Sudah RetakPenangkapan Kasus Narkoba Oleh Polres Pangkep Diduga Tidak Prosedural Dan RekayasaPembangunan Wisma Haji Lanjutan DipertanyakanPembangunan Gedung Produksi Kabupaten Dharmasraya Diduga Tidak Sesuai RABDenpom Pekanbaru Menertibkan Perjudian di TapungKades Sinamanenek Diduga Merugikan Warganya
Laporan KhususKetua PWI OKU Tutup Acara Penyuluhan Bahasa Indonesia dan Melantik PWI PeduliBaturaja, Jaya Pos Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Purwadi SP ...


Polsek Jatisari Adakan Sosialisasi Di PKBM Tunas Baru DPRD Muba Setujui Perubahan R-APBD TA 2019DPRD Minta Pemkab Muba Fokus Tingkatkan PADEka Kartika Lantik Anggota DPRD Provinsi Kepri45 Anggota DPRD Muba Periode 2019-2024 Resmi Dilantik50 Anggota DPRD Subang Periode 2019-2024 DilantikSrikandi Baru Terpilih dan Dilantik dari Dapil II