Selasa, 29 Juli 2014 - 06:41:21 WIB
Warga Muslim Papua Barat Syukuri Pemilu DamaiKategori: Papua Barat - Dibaca: 838 kali

Baca Juga:Saat Berlebaran , Banyak Pengemis Anak-anak BerkeliaranRibuan Wisatawan Padati Pantai AncolPenyelenggara Asian Games 2018 DKI JakartaDirektur Lalulintas PMJ : Masyarakat Agar Tidak Takbir Keliling di Jakarta

Manokwari, Jaya Pos

Warga yang beragama muslim di Manokwari, Papua Barat, mensyukuri suasana damai dari dua peristiwa politik di Tanah Air pada 2014 ini yakni Pemilihan Umum Anggota Legislatif (Pileg) pada April dan Pemilihan Umum Presiden (Pilpres) 9 Juli lalu Al Ustadz Imam Husni, yang menjadi khatib pada shalat Idul Fitri 1435 Hijriah di Masjid Al Falaah Wosi, Manokwari, Senin pagi mengatakan, manusia diciptakan dari cinta dan kasih sayang, karena itu wajib menebar kemuliaan dan kemanusiaan demi tercipta suasana damai yang diperlukan bagi keberlangsungan kehidupan sosial.

Dia mengatakan, Pileg dan Pilpres yang damai yang diikuti dengan pengumuman atas hasil dari dua momentum politik itu tidak lepas dari adanya kesadaran sosial yang menghendaki aspek kemuliaan dan kemanusiaan sebagai perekat kebersamaan.

Pelaksanaan Shalat Idul Fitri 1435 H di Manokwari, ibu kota Provinsi Papua Barat itu, berlangsung khidmat di semua masjid. Sejak pagi, umat berbondong-bondong menuju ke masjid-masjid di mana tahlil dan tahmit, terus berkumandang sejak takbiran pada Minggu malam (27/7).

Di Masjid Al Falaah Wosi, yang termasuk dalam salah satu masjid besar di Kota Manokwari, umat Islam meluber hingga ke emperan untuk mengikuti Shalat Idul Fitri 1435 H. Hal itu memperlihatkan animo umat untuk menyempurnakan ibadah dalam merayakan kemenangan melawan hawa nafsu selama bulan Ramadhan.

Pemantauan situasi di Manokwari sejak Minggu malam melaporkan, di pasar-pasar di ibu kota Provinsi Papua Barat itu berlangsung takbiran di semua masjid.

Sementara pasar-pasar dan pusat pertokoan dijejali warga yang berbelanja keperluan perayaan Idul Fitri. Sejumlah pedagang memanfaatkan kesempatan untuk menjual anyaman ketupat.

"Kita tidak tahu anyam jadi membeli saja di pasar, tinggal diisi dengan beras dan dimasak," kata Ny. Khadijah, salah seorang warga Wosi, Manokwari, yang ditemui ketika membeli anyaman ketupat di Pasar Sanggeng.

Pelaksanaan Shalat Idul Fitri di berbagai masjid di Manokwari berlangsung dalam suasana yang kondusif. Meskipun demikian, di masjid-masjid, tampak aparat kepolisian berjaga-jaga, guna menciptakan rasa aman bagi umat Islam yang melaksanakan shalat dan merayakan hari kemenangan. Red


0 Komentar













Isi Komentar :
Nama :
Komentar:
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 



TerpopulerProyek Kawasan Wisata Penataran Blitar Abaikan Spek Kadis dan Satker Disbudpar Lempar Tanggung Jawab (59356)Kejanggalan Pengadaan Barang dan Jasa di Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kab Sidoarjo Terciu (51232)Walikota Tanjungbalai Hadiri Seminar Nasional Yang Diselenggarakan Pusat Kajian Selat Malaka USU Me (32243)Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kab Pasuruan, Realisasi Drainase di Desa Rejosari Kecamatan (14702)Perempuan Misterius Titip Bayi, Gegerkan Warga Kolelet Picung (13990)BPPT MoU Dengan Pemkab Natuna Kaji Pemanfaatan Teknologi Guna Mendukung Percepatan Pembangunan Dae (13831)Sepasang Kekasih Tewas Di Hotel Kisaran (13588)Kejahatan Freddie Tan, Menjual Aset Triliunan Milik Pemprov DKI Jakarta (13001)Sintong Gultom Bubarkan Rapat Banmus DPRD Setiran Bonaran Situmeang (9832)Perselingkuhan Antar Kepsek Akhirnya Terbongkar (9010)
Bedah JayaposSHM Ganda Diduga Dilakukan oleh Oknum Pegawai BPN Kota PekanbaruPihak Firman Tampubolon sudah pernah membuat Laporan Polisi dengan No. LP/48/I/2009 tertanggal 13 ...


Gus Irawan Yang Merekomondasikan, Abdul Karim Yang Kerjakan, Nilai Proyek Tidak Tahu Berapa ? Bangunan Pompanisasi Di Desa Gendro Mangkrak dan Perlu di AuditRS MMC Jambi Diduga Curangi Gaji Karyawan, Lebaran Terancam Tidak Terima THR Proyek U-ditch Dukuh Menanggal III Terindikasi dicurangi Pejabat Pemeriksa, Dinas Tutup Mata?Diduga Oknum DPRD Labuhanbatu Kerjakan Proyek Siluman di Kecamatan PangkatanDugaan Kegiatan Fiktif di Desa Kedung BocokAda Apa Dengan JPU, Otak Pengeroyokan dan Perusakan Dituntut 10 Bulan Penjara
Laporan KhususPatik Dalam Kehidupan BatakCatatan: Aliman Tua Limbong (Wartawan Jaya Pos) - Bagian ke Sepuluh Pada tulisan terdahulu sudah dipaparkan ...


Safari Ramadan Wabub Bantaeng Sampaikan Pentingnya BersilaturrahimDPRD Sampaikan Rekomendasi Terhadap LKPj Walikota Tahun 2018DPRD Subang Gelar Rapat Paripurna LKPJ Bupati Tahun 2018 Pemkab OKI Gelar Safari RamadhanKedua Kalinya, Sergai Raih WTP dari BPK RIPemilu Sudah Usai Saatnya Duduk Bersama Membangun DaerahTanah Datar Peringkat I PPD Tingkat Nasional