Sabtu, 18 Februari 2012 - 13:33:29 WIB
Kejari Buol Tetapkan 3 Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Gaji Guru Kontrak TW 3 Tahun 2011Kategori: Sulawesi Tengah - Dibaca: 256 kali

Baca Juga:Jalan Sungai Kelambu Rusak BeratCindy Crawford Akan Menghentikan Anaknya Menjadi ModelPaus Benediktus XVI Gembira Melihat Kehidupan Beragama di IndonesiaRp 30,55 Miliar Pajak Perusahaan Marmer Belum di Kenakan Pemda

Buol-Sulteng, Jaya Pos

Genap setahun, Wahyudi SH melaksanakan tugas sebagai pim­pinan penegak dan penegakan hukum sekaligus sebagai Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Buol, baru-baru ini, menggelar acara pertemuan dan mengundang sejumlah aktivis serta beberapa wartawan.

Pertemuan dimaksudkan untuk mendengarkan pernyataan dari pihak Kejari tentang penetapan beberapa tersangka kasus dugaan penyalahgunaan atau korupsi gaji guru kontrak Tri Wulan (TW) 3, tahun 2011.

Dalam momentum yang juga bertepatan dengan Hari Pers Nasional tanggal 9 Februari tersebut, memberikan kesan yang bernuansa positif, berupa suatu kejutan terhadap aktivis khusus bagi para awak media di Kabupaten Buol.

Wahyudi didampingi jajarannya menyebutkan, setelah melalui berbagai tahapan penyelidikan secara serius, pihaknya berkesimpulan, pada Kamis 9 Februari 2012 menetapkan 3 tersangka kasus dugaan korupsi tersebut, yang menurutnya sangat penting untuk diketahui oleh masyarakat Buol.

Wahyudi menegaskan, tidak pandang bulu terkait penegakan hukum, siapa saja yang terbukti bersalah akan ditindak tegas. “Siapa pun pelakunya harus diproses, tentunya sesuai prosedur dan mekanisme hukum di negera ini,” ujarnya seraya mungungkapkan bahwa semua itu harus didukung oleh alat bukti dalam penyelidikan dan penyidikan.

Nama-nama tersangka, menurut Kajari yakni berinisial UD, yang nota bene adalah mantan Bendahara Dikpora Buol, AB mantan Kadisdikpora dan ASB mantan Kadis PPKAD. “Ketiga nama tersebut ditetapkan sebagai tersangka oleh pihak Kejari karena melalui pemerikasaan yang sudah dilakukan pada bukti permulaan nama-nama yang disebut terbukti dalam 2 unsur dugaan yakni unsur kerugian negara dan unsur melanggar hukum,” terangnya.

Sementara dana yang disebut-sebut, menurut Kajari, mencapai Rp 1,8 miliar telah dicairkan, yang peruntukannya khusus untuk pembayaran gaji guru tenaga kontrak dan tenaga administrasi di lingkungan Dikpora Buol. “Namun sampai saat ini tidak dibayarkan kepada yang berhak menerima,” katanya.

Kasi Intel Kejari Buol, Faisal SH pada kesempatan itu memberikan tambahan keterangan bagi para kuli tinta dan juga beberapa aktivis LSM Buol yang hadir.

Mengenai penetapan 3 tersangka yang sudah diumumkan, menurut Faisal, hal itu baru bersifat sementara. “Tidak menutup kemungkinan dalam tahapan penyelidikan lanjutan bisa saja ada bakal calon tersangka lainnya,” ujar Faisal.Ald/ST


0 Komentar













Isi Komentar :
Nama :
Komentar:
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 



TerpopulerProyek Kawasan Wisata Penataran Blitar Abaikan Spek Kadis dan Satker Disbudpar Lempar Tanggung Jawab (59697)Walikota Tanjungbalai Hadiri Seminar Nasional Yang Diselenggarakan Pusat Kajian Selat Malaka USU Me (52393)Kejanggalan Pengadaan Barang dan Jasa di Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kab Sidoarjo Terciu (51551)Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kab Pasuruan, Realisasi Drainase di Desa Rejosari Kecamatan (15040)Perempuan Misterius Titip Bayi, Gegerkan Warga Kolelet Picung (14306)BPPT MoU Dengan Pemkab Natuna Kaji Pemanfaatan Teknologi Guna Mendukung Percepatan Pembangunan Dae (14132)Sepasang Kekasih Tewas Di Hotel Kisaran (13849)Kejahatan Freddie Tan, Menjual Aset Triliunan Milik Pemprov DKI Jakarta (13356)Sintong Gultom Bubarkan Rapat Banmus DPRD Setiran Bonaran Situmeang (12386)Perselingkuhan Antar Kepsek Akhirnya Terbongkar (9325)
Bedah JayaposKasus Tanah Kas Desa RancaudikSubang, Jaya Pos Sejak berlakunya regulasi Otonomi Desa, selain melahirkan hikmah juga mengundang masalah. ...


Terkait Izin Tambang Pasir Laut Galesong, Diduga Antara Pengusaha dan Oknum di Dinas ESDM Ada KonspiBobroknya Pengerjaan Jalan di Kabupaten Dharmasraya, Hitungan Bulan Sudah RetakPenangkapan Kasus Narkoba Oleh Polres Pangkep Diduga Tidak Prosedural Dan RekayasaPembangunan Wisma Haji Lanjutan DipertanyakanPembangunan Gedung Produksi Kabupaten Dharmasraya Diduga Tidak Sesuai RABDenpom Pekanbaru Menertibkan Perjudian di TapungKades Sinamanenek Diduga Merugikan Warganya
Laporan KhususKetua PWI OKU Tutup Acara Penyuluhan Bahasa Indonesia dan Melantik PWI PeduliBaturaja, Jaya Pos Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Purwadi SP ...


Polsek Jatisari Adakan Sosialisasi Di PKBM Tunas Baru DPRD Muba Setujui Perubahan R-APBD TA 2019DPRD Minta Pemkab Muba Fokus Tingkatkan PADEka Kartika Lantik Anggota DPRD Provinsi Kepri45 Anggota DPRD Muba Periode 2019-2024 Resmi Dilantik50 Anggota DPRD Subang Periode 2019-2024 DilantikSrikandi Baru Terpilih dan Dilantik dari Dapil II