Minggu, 14 Juli 2013 - 07:53:39 WIB
7 Wanita Penari Bugil Digerebek dan Diamankan PolisiKategori: Jakarta - Dibaca: 1046 kali

Baca Juga:Pembangunan Ponpes Ansorul Huda Diharapkan Segera RampungWarga Taman Anyelir 3 Perumahan GDC Depok Demo BIIPerwakilan Harian Jaya Pos Sumut Bagikan Sembako GratisMisterius, Anak Hilang dari Pelukan Ibunya Saat Tidur

Jakarta, Jaya Pos

Sejak dulu bisnis esek-esek selalu menjadi perhatian para lelaki–lelaki hidung belang. Di kawasan Mangga Besar Jakarta Pusat bisnis ini sudah lama berlangsung bahkan sekarang sudah merabah ke wilayah Jakarta Utara, tempatnya di Kelapa Gading.

Ini terbukti dengan digrebeknya 7 wanita penari striptis (penari telanjang) di Nes Champion oleh aparat Polres Jakarta Utara. Dari tempat hiburan di Jalan Boulvard itu, petugas kepolisian mengamankan tujuh wanita penari.

Penggrebekan berawal dari informasi warga yang disampaikan pada aparat kepolisian bahwa di lokasi hiburan malam itu banyak memperkerjakan wanita dibawah umur. Polisi pun menindak lanjuti laporan warga. Setelah diperiksa, memang benar hingga diadakan penggrebekan pukul 24.15 WIB, pada Rabu lalu.

Saat itu, tepatnya acara tari telanjang yang menampilkan empat wanita super seksi dengan tubuhnya yang meliuk-liuk, polisi pun datang hingga membuat suasana sempat kocar-kacir.

ND (38) yang berperan sebagai mami, juga tak luput dari cidukan petugas. Para penari striptis, RR (17), Rl (19) dan LS(20) serta PM (23) bersama dua wanita lainnya yang bertugas sebagai pemandu lagu yaitu WL (20), dan LU (21) berhasil diamankan petugas.

Ketujuh wanita itu, kini masih diperiksa polisi dan dua yang berperan sebagai pemandu adalah sebagai saksi sedang yang lainnya diduga telah melanggar aturan khususnya UU Pornografi. Polisi masih mendalami dan mengembangkan kasus ini.

Menurut petugas, pemilik karaoke juga melanggar tentang ketenagakerjaan karena mempekerjakan anak dibawah umur. “Pemilik karaoke sudah kita panggil untuk diperiksa,” tegas Kasat Reskrim Polsek Jakarta Utara AKBP Dedy Haryadi  kepada Jaya Pos.

Dalam menjalankan aksinya, menurut Dedy, wanita mala mini berpura–pura sebagai pemandu karaoke namun harus kemauan tamu jika harga sesuai kesepakatan dengan lima tersangka, termasuk melakukan tari telanjang untuk menemani tamunya yang berkaraoke.

“Wanita itu akan mendapatkan bayaran Rp. 80 ribu/jam. Sistim pembagian Rp 55 ribu untuk wanita penghiburnya dan Rp 25 ribu untuk si mami, ini tarif karyawan tetap. Bila tamu menginginkan  tari telanjang tarifnya lain lagi, biasanya penari dapat tambahan dari sewa ranjang diberikan tamu Rp 50 ribu hingga Rp 100 ribu dan hebatnya diselipkan lagi oleh tamu apabila meliuk–liuk membawakan lagu–lagu hot,” kata dia.

Lain halnya kalau wanita itu dipakai diluar tempat hiburan, lanjut dia, tarifnya Rp 1 juta, wanita biasanya melakukan hubungan seperti suami istri dan bayarannya bisa langsung ke wanita itu atau si mami. “Pembagiannya tak jelas, kadang Rp 200 ribu atau Rp 800 ribu untuk mami,” jelas Dedy.

Atas perbuatannya, kelima tersangka dijerat pasal berlapis yaitu pasal 36 UU RI No 44 tahun 2008 tentang Pornografi dengan ancaman hukuman 10 tahun penjara. Syaf/Land


0 Komentar













Isi Komentar :
Nama :
Komentar:
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 



TerpopulerMembongkar Proyek Permai Grup (Bag 1), PT AJ Dapat Jatah Rp 35 M di Kementerian Perhubungan (119771)Komisi IX DPR RI dan Menteri Kesehatan Agar Meninjau Kembali Pembangunan Rumah Sakit Internasional (89854)Diduga Peras Pengusaha Toko Material dan Toko Emas, PPATK Diminta Audit Harta Pejabat KPP Pratama Ko (44948)SMPN 2 Pasar Kemis Butuh Ruang Kelas Baru (41610)PP Amanatul Ummah Tidak Penuhi Janjinya Pada Wali Murid (40145)Bayi Hasil Hubungan Gelap Dibuang di WC Sekitar Kabah ( Nestapa Pahlawan Devisa di Negeri Orang Bgn (35978)Tanah Milik H.Amiruddin Pase Jadi Ajang Kejahatan Koneksitas Hakim Dan Penyidik Kepolisian (34402)Perusahaan Martua Sitorus Ngemplang Pajak Rp 7,2 Triliun? (30807)Ibunda Ajeng Mamamia Dimejahijaukan (29732)Gurame PJTV Ajang Penyaluran Artis Penyanyi (22110)
Bedah JayaposPekerjaan Jalan Beton PISEW Hancur Sebelum Kontrak BerakhirMaros, Jaya Pos Proyek pembangunan jalan beton, dalam kegiatan Pengembangan Infrastruktur Sosial Ekonomi ...


Pembangunan Gedung Perindag Kab Sidoarjo Menyimpang, Dinas Tutup Mata (Bag 2)Pekerjaan Peningkatan Jalan Curug-Rawakalong Disorot WargaProyek IPLT Milliaran Rupiah Disinyalir Kurang BerkualitasKongkalikong Kontraktor & Pejabat Dinas PU Kab. Tanjab Barat Proyek WFC Dilaporkan ke KPKDiduga, Samsat Binjai Pelihara CaloPembangunan Gedung Diskoperindag Menyimpang, Dinas Tutup MataPemenang Tender Alkes di RSUD Haji Makassar Perusahaan Pinjaman
Laporan KhususWabup Natuna: Koperasi Perbatasan Harus DitingkatkanNatuna, Jaya Pos Percepatan pembangunan melalui 5 pilar dicanangkan pusat terhadap Kabupaten Natuna sebagai ...


Akhir Pekan, Wabup Natuna Tinjau ProyekKorem 071/WK Gelar Sosialisasi Pembinaan Antisipasi Balatkom dan Paham RadikalKapolres Agam: Pentingnya Peranan Niniak MamakPenggunaan DD di Desa Pondok Batu Efisien, Efektif dan TransparanJWS Resmikan Wahana Lomban Water Park di TateliPeringati Dirgahayu HUT ke-70 Kabupaten Muara Enim Gelar Upacara GabunganRapat Persiapan Peringatan HUT Ke 17 Kab. Karimun Digelar