Minggu, 14 Juli 2013 - 07:30:19 WIB
Dana BLSM Dipotong Oknum Kades, Anggota Dewan BerangKategori: Bogor - Dibaca: 703 kali

Baca Juga:Dituduh Mencuri Kabel Tapi Barang Buktinya BajuDalam Tempo Empat Tahun DPRD Depok Lakukan 4 PAWTidak Masuk SMU Negeri Orang Tua ProtesSDAP Provinsi Banten Tingkatkan Pemerataan Kebersihan di Lingkungan KP3B

Bogor, Jaya Pos

Sejumlah anggota dewan yang duduk di kursi DPRD Kabupaten Bogor mengaku geram dan meminta aparat hukum menindak tegas para Kepala Desa (Kades) yang mengeluarkan kebijakan pemotongan dana bantuan BLSM dengan dalih apapun. Karena, bantuan tersebut merupakan hak mutlak warga penerima, walaupun terjadi gejolak sosial di masyarakat akibat carut marutnya daftar penerima.

“Kades jangan mengeluarkan aturan sendiri dengan melakukan pemotongan BLSM, dengan alasan pemerataan. Karena, itu sudah bertentangan dengan Juklak dan Juknis penyaluran BLSM,” ujar anggota DPRD Kabupaten Bogor dari fraksi Gerindra, Iwan Setiawan, saat ditemui kemarin.

Menurut Ketua DPC Gerindra Kabupaten Bogor ini, pahit dan manisnya bantuan BLSM tetap harus disalurkan kepada penerima. Bagi warga miskin yang tidak terdaftar, diharapkan tidak menyalahkan Pemerintah Desa (Pemdes) dan para pengurus RT maupun RW. Karena, carut marutnya data tersebut bukan kesalahan pengurus wilayah.

“Data ini kesalahan pemerintah pusat, sehingga berdampak kepada para Kades, RT dan RW. Harus segera ada revisi penerima BLSM, jadi tidak terjadi gejolak di masyarakat,” imbuhnya.

Terpisah, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bogor, Bambang Gunawan menegaskan, dirinya meminta aparat hukum untuk mengusut tuntas kasus pemotongan dana BLSM yang terjadi dibeberapa Desa di Kabupetan Bogor. Karena, pemotongan oleh para Kepala Desa dengan alasan pemerataan hanya akan menimbulkan kecurangan demi kepentingan pribadi.

“ Ini harus diusut tuntas, apalagi saya mendengar ada pemotongan di wilayah Kecamatan Ciawi. Celakanya, para penerima BLSM yang terdaftar hanya menerima Rp 20 ribu,” tegasnya.Ric


0 Komentar













Isi Komentar :
Nama :
Komentar:
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 



TerpopulerMembongkar Proyek Permai Grup (Bag 1), PT AJ Dapat Jatah Rp 35 M di Kementerian Perhubungan (120497)Komisi IX DPR RI dan Menteri Kesehatan Agar Meninjau Kembali Pembangunan Rumah Sakit Internasional (90317)Diduga Peras Pengusaha Toko Material dan Toko Emas, PPATK Diminta Audit Harta Pejabat KPP Pratama Ko (45319)SMPN 2 Pasar Kemis Butuh Ruang Kelas Baru (45053)Bayi Hasil Hubungan Gelap Dibuang di WC Sekitar Kabah ( Nestapa Pahlawan Devisa di Negeri Orang Bgn (43596)PP Amanatul Ummah Tidak Penuhi Janjinya Pada Wali Murid (42711)Tanah Milik H.Amiruddin Pase Jadi Ajang Kejahatan Koneksitas Hakim Dan Penyidik Kepolisian (36932)Perusahaan Martua Sitorus Ngemplang Pajak Rp 7,2 Triliun? (31841)Ibunda Ajeng Mamamia Dimejahijaukan (30616)Sudah Tiga Jenderal Polisi Pembawa Gerbong Terbelit Kasus (22559)
Bedah JayaposAkses Jembatan Air Limas Kecil Masih Dikeluhkan WargaBengkulu Utara, Jaya Pos Menindaklanjuti pemberitaan edisi 435 tentang Jembatan Air Limas Kecil, Desa Marga ...


Mafia Buah Sawit PT BGA Ketapang Diduga Orang Dalam PerusahaanLimbah Pabrik CPO PT Alno Agro Utama Diduga Cemari Sungai KetahunPolisi Amankan Madu OplosanTerkait Dugaan Korupsi Dana BOS, Komite Minta Uang Tutup Mulut Rp 20 JutaAroma Bau Busuk, Bagi-Bagi Proyek Aspirasi DPRD Provinsi KalbarKejaksaan Tindak Lanjuti Dugaan Mark-Up Di Tubuh KONIPT BEB Buang Limbah Sembarang
Laporan KhususIPJI Kalteng Hadiri Sosialisasi Kesadaran Masyarakat Terhadap PerkarantinaanPalangka Raya, Jaya Pos Puluhan wartawan yang tergabung dalam organisasi Ikatan Penulis dan Jurnalis ...


Plt Bupati Rohul H Sukiman Serahkan SK Kenaikan Pangkat Kepada 631 ASNTumenggung Adat Dayak Kabupaten Melawi DikukuhkanLegislator Minta Disperindag Lakukan Pengawasan Berkala Terkait Kelangkaan Elpiji 3 KgBupati Inhil Pimpin Upacara Hari Kesadaran NasionalDiusia 74 Tahun, Musi Rawas Darussalam Menuju SempurnaZola Ajak PMII Berantas NarkobaLakukan MAD Pertanggungjawaban TA. 2016, UPK DAPM Cahaya Jaya Mandiri Maju Pesat