Minggu, 14 Juli 2013 - 07:30:19 WIB
Dana BLSM Dipotong Oknum Kades, Anggota Dewan BerangKategori: Bogor - Dibaca: 408 kali

Baca Juga:Dituduh Mencuri Kabel Tapi Barang Buktinya BajuDalam Tempo Empat Tahun DPRD Depok Lakukan 4 PAWTidak Masuk SMU Negeri Orang Tua ProtesSDAP Provinsi Banten Tingkatkan Pemerataan Kebersihan di Lingkungan KP3B

Bogor, Jaya Pos

Sejumlah anggota dewan yang duduk di kursi DPRD Kabupaten Bogor mengaku geram dan meminta aparat hukum menindak tegas para Kepala Desa (Kades) yang mengeluarkan kebijakan pemotongan dana bantuan BLSM dengan dalih apapun. Karena, bantuan tersebut merupakan hak mutlak warga penerima, walaupun terjadi gejolak sosial di masyarakat akibat carut marutnya daftar penerima.

“Kades jangan mengeluarkan aturan sendiri dengan melakukan pemotongan BLSM, dengan alasan pemerataan. Karena, itu sudah bertentangan dengan Juklak dan Juknis penyaluran BLSM,” ujar anggota DPRD Kabupaten Bogor dari fraksi Gerindra, Iwan Setiawan, saat ditemui kemarin.

Menurut Ketua DPC Gerindra Kabupaten Bogor ini, pahit dan manisnya bantuan BLSM tetap harus disalurkan kepada penerima. Bagi warga miskin yang tidak terdaftar, diharapkan tidak menyalahkan Pemerintah Desa (Pemdes) dan para pengurus RT maupun RW. Karena, carut marutnya data tersebut bukan kesalahan pengurus wilayah.

“Data ini kesalahan pemerintah pusat, sehingga berdampak kepada para Kades, RT dan RW. Harus segera ada revisi penerima BLSM, jadi tidak terjadi gejolak di masyarakat,” imbuhnya.

Terpisah, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bogor, Bambang Gunawan menegaskan, dirinya meminta aparat hukum untuk mengusut tuntas kasus pemotongan dana BLSM yang terjadi dibeberapa Desa di Kabupetan Bogor. Karena, pemotongan oleh para Kepala Desa dengan alasan pemerataan hanya akan menimbulkan kecurangan demi kepentingan pribadi.

“ Ini harus diusut tuntas, apalagi saya mendengar ada pemotongan di wilayah Kecamatan Ciawi. Celakanya, para penerima BLSM yang terdaftar hanya menerima Rp 20 ribu,” tegasnya.Ric


0 Komentar













Isi Komentar :
Nama :
Komentar:
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 



TerpopulerMembongkar Proyek Permai Grup (Bag 1), PT AJ Dapat Jatah Rp 35 M di Kementerian Perhubungan (116174)Komisi IX DPR RI dan Menteri Kesehatan Agar Meninjau Kembali Pembangunan Rumah Sakit Internasional (87700)Diduga Peras Pengusaha Toko Material dan Toko Emas, PPATK Diminta Audit Harta Pejabat KPP Pratama Ko (40521)PP Amanatul Ummah Tidak Penuhi Janjinya Pada Wali Murid (21843)Tanah Milik H.Amiruddin Pase Jadi Ajang Kejahatan Koneksitas Hakim Dan Penyidik Kepolisian (21501)SMPN 2 Pasar Kemis Butuh Ruang Kelas Baru (15629)Ibunda Ajeng Mamamia Dimejahijaukan (14854)Gurame PJTV Ajang Penyaluran Artis Penyanyi (14279)Sudah Tiga Jenderal Polisi Pembawa Gerbong Terbelit Kasus (13883)Dilaporkan Ke KPK, Pejabat DKI Korupsi Tanah Rp 49 Miliar (12092)
Bedah JayaposDana Pemeliharaan Pamsimas Diduga Ditilep Oknum DesaSubang, Jaya Pos Kesulitan memperoleh air bersih, khususnya air minum hingga kini masih berlangsung ...


Langgar PP Nomor 109 Tahun 2012, Perusahaan Rokok Pasang Baliho Tanpa Pesan 'Merokok Membunuhmu'Usut Dugaan Korupsi Perjalanan Dinas di Bappeda Musi RawasPembangunan Embung Senilai Rp 2 Milyar di Banyuwangi Gagal KonstruksiPT Triomas Diduga Merambah Kawasan Giosfer di SiakDiduga Terjadi Praktek Kongkalingkong, Menhub Batalkan Lelang Proyek Rp 39,3 Milyar di ATKP MakassarPPK ATKP Makassar Memilih Bungkam Soal Proyek Pengerukan Dan Pematangan Lahan Senilai 39,6 M508 Indomaret Disegel, Lahan Atensi Mafia Dinas Hilang
Laporan KhususGroup Facebooker K2AM Gelar Baksos Panti Jompo BinjaiJakarta, Jaya Pos Dengan bermodalkan semangat dan kesabaran Grup Facebooker Koyok Koyok Anak Medan (K2AM) ...


Maju Calon Bupati 2015-2020, Carlos Melgares Eks Warga Spayol Siap Membangun SamosirBantaeng Buka Program 1 Juta Rumah untuk NelayanSDAP Banten Tingkatkan Ketersediaan Air Baku dan Irigasi Yang LayakDisdik Gagas KKN Berbasis Desa TerpaduPeringatan Hardiknas Meriah di Kabupaten OKUBPMP2T Kabupaten Pelalawan Melayani Dengan Sepenuh HatiDrs H Apriyadi MSi Sandang Jabatan Sebagai Pejabat Bupati PALI