Kamis, 20 Juni 2013 - 08:39:07 WIB
PP Amanatul Ummah Tidak Penuhi Janjinya Pada Wali MuridKategori: Pendidikan - Dibaca: 888 kali

Baca Juga:Pemeliharaan Jalan Jadi Saksi Bisu Ajang Korupsi BBPJN V JatimKLH Himbau Segera Fungsikan Blower Pembakaran Sampah Medic RSUDPerhutani dan PGN Tanami Hutan Wisata HambalangDiklat Pra-Latsarmil Kader PPM Markas Ranting Setiabudi Digelar

Surabaya, Jaya Pos

Pada era ini telah tumbuh kesadaran di masyarakat tentang pentingnya pendidikan, bahkan bagi masyarakat yang secara ekonomi mampu sampai rela untuk mengeluarkan biaya jutaan rupiah untuk mendapatkan fasilitas dan pendidikan yang exclusive seperti yang diselenggarakan di Pondok Pesantren Amanatul Ummah di Kecamatan Pacet Mojokerto dan berkantor di Jln Siwalan Kerto Utara  Surabaya.

Di pondok pesantren ini menyelenggarakan pendidikan untuk program pendidikan MTS, dan ALIYAH yang bertempat di Pacet Mojokerto. Tetapi yang istimewa di  menyelenggarakan program pendidikan yang dinamakan / diberi lebel axelerasi dan exelent artinya program axelerasi ini siswa dapat mempersingkat waktu tempuh pendidikanya untuk tingkat aliyah/ setingkat SLTA dan MTS / setingkat SLTP yang seharusnya 3 tahun dijanjikan dengan bersekolah/ mondok di pondok ini semua itu dapat ditempuh hanya 2 tahun saja, inilah program yang digembar –gemborkan untuk menarik minat peserta didik agar mau dan berminat menjadi siswa di pondok ini.

Perlu diketahui, untuk dapat masuk dan diterima berse­kolah di pondok ini masyarakat haruslah membayar hingga jutaan rupiah dan dikenakan biaya per bulan Rp 1,1 juta untuk MTS dan di atas itu untuk Aliyah ini dikenakan biaya sebesar Rp 1,8  juta per bulan. Untuk pendaftaranya dikenakan biaya Rp 4 juta.

Menurut pengasuh ponpes, biaya tersebut sangatlah murah dibandingkan dengan lembaga pendidikan lain yang menyelenggarakan progam pendidikan axelerasi dan exelen. Padahal, menurut wali murid yang dimintai keterangan oleh wartawan Jaya Pos biaya segitu sangatlah mahal dikerenakan tidak sesuai dengan janji yang diberikan kepada wali murid yaitu lulus dalam 2 tahun.

Kepada Wartawan Jaya Pos, pengurus PP Amanatul Ummah mengatakan bahwa terjadinya perubahan kelulusan dari 2 tahun menjadi 3 tahun dikarenakan ada perubahan Per­men No 3 tahun 2013 tentang Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP) yang meningkatkan kualitas IQ seorang siswa haruslah mencapai 130.dan lulus ujian pshichologi.

Sementara wali murid yang menceritaklan kepada Jaya Pos tentang pengingkaran janji oleh PP Amanatul Ummah ini sangatlah merugikan wali murid dan jelas sangat merugikan pihak siswa dan wali murid karena menurtnya sejak awal dia menyekolahkan anaknya di sini demi untuk mempercepat waktu tempuh pendidikanya  dan bila sama –sama butuh waktu 3 tahun tidaklah perlu dia menyekolahkan anaknya di PP ini apalagi harus mengeluarkan sampai jutaan rupiah dalam setiap bulanya.

DR KH Asep Syaifullah, pengasuh PP mengatakan, lembaganya terpaksa tidak bias memenuhi janjinya karena ada regulasi baru terkait dengan program pendidikan yang dijalankanya ini juga terjadi di seluruh Indonesia. Di Jawa Timur ada beberapa sekolah yang menjalankan program axelerasi ini antara lain di SMA 1 Surabaya dan SMA 1 Sidoarjo.

Menurut Ustad Zakaria, seharusnya pemerintah menunggu tahun ajaran baru untuk mengeluarkan regulasi baru yang berimplikasi pada peserta didik dan diberlakukan bagi peserta didik baru. Drs Zainal Abidin ST


0 Komentar













Isi Komentar :
Nama :
Komentar:
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 



TerpopulerDinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kab Pasuruan, Realisasi Drainase di Desa Rejosari Kecamatan (12925)Perselingkuhan Antar Kepsek Akhirnya Terbongkar (7326)BPPT MoU Dengan Pemkab Natuna Kaji Pemanfaatan Teknologi Guna Mendukung Percepatan Pembangunan Dae (4669)Proyek KA di Sulsel Membawa Petaka, Danyon Zipur Jadi Tersangka (3106)PT IIGF Adakan Baksos di Desa Telajung (2481)Menuju Sumut 1 Djarot-Sihar Diunggulkan (2096)Komentari Kasus e-KTP, Andar: Abraham Samad Itu 'Omdo' (1743)Pandangan Umum Fraksi PDIP, PAN, dan RNB Terhadap Nota Keuangan dan Raperda APBD Kota Depok TA 2018 (1549)Jerit Tangis Penghuni Lapas Lubuk Pakam Deli Serdang (1454)PT Jembatan Nusantara Melakukan Pembohongan Terhadap Pelamar Pekerjaan (1286)
Bedah JayaposPembanggunan Long Storage Jadi Ajang Illegal Maining (Bag 2)Sidoarjo, Jaya Pos Kementerian Pekerjaan Umum Direktorat Jenderal Sumber Daya Air, Balai Besar Wilayah ...


Kepsek Sd Negeri 27 Tapian Kandis Kecamatan Palembayan Tidak Punya EtikaPTSL Dikelurahan Cipete Dijadikan Ajang PungliAkibat Anggota "Main Proyek" Dibiarkan, Citra DPRD Kapuas TercorengPembangunan Jalan Desa Marumpa Sarat PenyimpanganPemprov Riau Bangunan Rumah Layak Huni, Diduga Tidak Tepat SasaranDiduga Bansos Rastra di Desa Ciseureuheun- Cigeulis DitebusPolsek Tapung Amankan Gas Elpiji 3 Kg Bersegel Bengkalis
Laporan KhususPlt Bupati Muba Jawab Pandangan Umum Fraksi DPRD Muba, Jaya Pos Plt Bupati Musi Ba­nyuasin (Muba) Beni Herne­di menjawab pamandangan umum ...


Koperasi Abdi Sejahtera Gelar Rapat Anggota Luar BiasaPemkab Gumas Musrenbang Perdana di TewahBP3D Gumas Gelar Rapat Penyampaian Data Laporan TEPRABupati Resmikan RSUD Grati Dengan Harapan Pelayanan Kesehatan Semakin MerataWalikota Gs Vicky Lumentut Canangkan Pelayanan Medik 1x24 JamRSUD M Ali Hanafiah Batusangkar Terima Sertifikat Akreditasi Paripurna Bintang Lima dari KARSBupati Muara Enim Teken MoU Peningkatan Kinerja OPD Tahun 2018