Minggu, 16 Desember 2012 - 10:19:30 WIB
Istri Lapor Ke BK DPRD, Ketua DPD PAN Kab Tasik Bantah Telantarkan Istri PertamaKategori: Jawa Barat - Dibaca: 657 kali

Baca Juga:Pemda Kota Palu Gaet Investor Bangun Fasilitas Darat KepelabuhananAnambas Masuk Program Ekonomi BiruDisdik Simalungun Kangkangi PermendikbudMembongkar Praktik Monopoli dan Persekongkolan Tender (8)

Tasikmalaya, Jaya Pos

Akibat nikah siri dan me­nelantarkan istri pertamanya, anggota DPRD  dari Partai Amanat Nasional (PAN) Deni Ramdani Sagara diadukan oleh istri pertamannya Fitriani Wulansari (33) ke Ba­dan Kehormatan (BK) DP­RD Kabupaten Tasikmalaya dan Kepolisian Resor Kota dengan didampingi ibu kandung, satu orang adik serta tiga orang anak.

Deni Ramdani Sagara yang juga sebagai Ketua DPD Partai Amanat Nasional (PAN) Kabupaten Tasikmalaya, Ketua Fraksi Amanah serta anggota Komisi 3 DPRD Kabupaten Tasikmalaya diakui Fitriani Wulansari telah melakukan perbuatan yang tidak menyenangkan layaknya seorang suami dan ayah dari anak-anaknya.

Tidak hanya itu saja, Fitri mengatakan bahwa Deni telah melakukan penelantaran terhadap istri dan anak anaknya itu semua diakibatkan kehadiran istri kedua Deni yang dinikahi secara siri.

Dengan mencuatnya hal tersebut, suami dari Fitriani Wulansari yaitu Deni Ramdani Sagara akhirnya angkat bicara. Dirinya membatah jika telah menelantarkan istri pertamanya itu menurut pengakuannya itu berawal dari penolakannya kepada istri pertamanya untuk tidak masuk rumahnya yang berada di Sirnagalih, Indihiang Kota Tasikmalaya.

Sejak menikah sampai dengan sekarang, kata Deni, seluruh kewajiban secara lahir maupun batin terhadap istri dan keluarga masih tetap dipenuhi. “Sangat berlebihan jika hanya penolakan terhadap istri saya untuk tidak masuk rumah saya yang di Sirnagalih Indihiang itu salah satu bentuk penelantaran,” jelas Deni.

Dengan hal tersebut, Deni mengatakan itu sebuah antisipasi agar tidak terjadi keributan atau percekcokan di saat di dalam rumah ada istri kedua. Jadi keputusan seperti itu dia ambil sebagai ijtihad untuk menghindari persolan baru.

“Saat itu saya menyarankan untuk tidak masuk rumah dan mempersilahkan istri saya untuk istirahat di rumah ibu saya atau di tempat lain saja,” terang Deni.

Mengenai istri kedua Deni yang disebut-sebut pernikahan siri, Deni mengaku bahwa pada tahun 2007 dia telah menikah dengan istri keduanya. “Pernikahan saya dengan istri kedua itu atas persetujuan orang tuanya dan kedua orang tua istri muda sekaligus menjadi saksi, meskipun sudah menikah dengan istri yang kedua bukan berarti saya menelantarkan istri pertama,” jelasnya.

Diapun menerangkan bahwa status rumah di Sirnagalih Indihiang masih dalam proses kepemilikan atas dirinya. “Terus terang ini adalah urusan keluarga yang sangat privasi. Saya sangat tidak berharap kasus ini di blow up dan keluar dari inti permasalahan yang sebenarnya tidak seperti apa yang disampaikan kepada media,” katanya.

Deni berucap di balik kejadian ini dirinya meyakini ada hikmah yang intinya dia secara pribadi menerima apa yang telah terjadi. “Saya berharap persolan ini berakhir dengan baik karena saya berharap terwujudnya bangunan keluarga yang lebih baik, utuh dan harmonis,” ungkapnya.Yud’W


0 Komentar













Isi Komentar :
Nama :
Komentar:
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 



TerpopulerWalikota Tanjungbalai Hadiri Seminar Nasional Yang Diselenggarakan Pusat Kajian Selat Malaka USU Me (72253)Proyek Kawasan Wisata Penataran Blitar Abaikan Spek Kadis dan Satker Disbudpar Lempar Tanggung Jawab (61055)Kejanggalan Pengadaan Barang dan Jasa di Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kab Sidoarjo Terciu (52810)Sintong Gultom Bubarkan Rapat Banmus DPRD Setiran Bonaran Situmeang (20581)Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kab Pasuruan, Realisasi Drainase di Desa Rejosari Kecamatan (16393)Perempuan Misterius Titip Bayi, Gegerkan Warga Kolelet Picung (15661)BPPT MoU Dengan Pemkab Natuna Kaji Pemanfaatan Teknologi Guna Mendukung Percepatan Pembangunan Dae (15311)Sepasang Kekasih Tewas Di Hotel Kisaran (15005)Kejahatan Freddie Tan, Menjual Aset Triliunan Milik Pemprov DKI Jakarta (14831)Sanksi Tegas Menanti PNS yang Nambah Libur (11331)
Bedah JayaposKasus Suap, JPU Ketapang Tuntut Mantan Politikus PDI-P 1,5 Tahun PenjaraKetapang, Jaya Pos Perjalanan kasus suap dan gratifikasi yang menyeret mantan Ketua DPRD Ketapang, ...


KPU Pandeglang DidemoDinas Perumahan Rakyat Kawasan Permukiman, Ciptakarya dan Penataan Ruang Kota Surabaya DipolisikanTambang Mas Liar Menjamur Lagi Di BengkayangKejati Kalteng Diminta Usut Dugaan Korupsi Proyek Penggantian Jembatan di KapuasSoal Hibah Gubernur 7 M Untung Bisa Dijerat TPPUKetua Kelompok Budi Karya Leniyanti Diduga Palsukan Data AnggotaBuntut Dugaan Penyelewengan Anggaran Pada Humas Mojokerto, Semakin Terkuak Dengan Adanya Jumpa Pers
Laporan KhususDesa Klambir Lima Kebon Adakan Pemilihan BPDHamparan Perak, Jaya Pos Desa Klambir Lima Kebun Kecamatan Hamparan Perak Deli Serdang mengadakan pemilihan ...


BumNag Sumpur Kudus Maju Dengan Segudang PrestasiDPRD Sampaikan Laporan Pansus Atas LKPJ Bupati Muba TA 2019Membangun Masa Depan Kabupaten Bogor Dengan PancakarsaFachrori Launching Calendar of Event Upaya Promosikan Wisata JambiDPRD Muba Serahkan Rekomendasi Terhadap LKPJ Bupati TA 2019Menpan RB Tjahjo Kumolo: MPP Pekanbaru Terbaik di IndonesiaSahirah Dzakyyah Memilih Ponpes Darul Ulum Untuk Pendidikannya