Kamis, 27 Februari 2020 - 07:55:07 WIB
Oktavianus Haris Patandung Akui Tidak Pernah Beri Upeti Ke Pejabat Polres Tana Toraja Kategori: Sulawesi Utara - Dibaca: 56 kali

Baca Juga:Kepala Sekolah SMK 6 Perkapalan Bulukumba Kerjakan Proyek "Siluman" Senilai Miliaran RupiahOknum di SDN 1 Suka Mulia Diduga Lakukan PungliSosialisasi Penyalahgunaan Narkoba di Kecamatan Bulok DigelarBantuan Sapi Digelontorkan, Bau Tidak Sedap Limbah Kotoran Sapi Resahkan Warga

Toraja, Jaya Pos

Akhirnya terungkap, teka-teki pemilik suara percapakan yang menuding adanya pemberian sejumlah upeti kepada Kapolres Tana Toraja dan Kasat Reskrim, akhirnya terbongkar sudah.

Adalah Oktavianus Haris Patandung, Vice Presiden PT Axelle Jaya Toraja, pemillik suara yang ada dalam rekaman percakapan dengan seseorang yang diketahui bernama Julianto, mengungkapkan fakta dibalik adanya rekaman percakapan yang tersebar di media sosial melalui keterangan persnya yang dilaksanakan di Mapolres Tana Toraja Provinsi Sulawesi Selatan, Kamis, (20/02).

Perlu diketahui, dalam rekaman percakapan itu, Oktavianus terlibat pembicaraan dengan seseorang bernama Julianto. Di dalam rekaman itu Oktavianus menyebutkan kepada Julianto bahwa dirinya telah memberikan upeti kepada Kapolres dan Kasat.

Oktavianus Haris Patandung dalam keterangannya di hadapan awak media mengakui bahwa pemilik suara yang ada dalam rekaman itu adalah dirinya, dan Oktavianus juga mengakui jika dia menyebut ada upeti yang diberikan kepada Kasat dan Kapolres.

Saat dikonfirmasi kebenaran fakta dari ucapannya yang ada di dalam rekaman itu, Oktavianus mengatakan dengan jelas jika omongannya itu benar menyebutkan dia beri upeti ke Kasat dan Kapolres.

“Perkataan yang ada dalam rekaman itu saya akui adalah kata-kata saya, di rekaman itu saya menuding Kasat dan Kapolres telah terima upeti dari Axelle,” aku Oktavianus.

Ditanya apakah benar pernah memberikan upeti sebagaimana dia telah katakan dalam rekaman itu, Oktavianus menjawab bahwa apa yang dia tudingkan ke Kapolres dan Kasat itu, sama sekali tidak benar. “Saya tidak pernah memberikan upeti kepada Kapolres dan Kasat, apa yang saya katakan kepada Julianto dalam rekaman itu adalah kebohongan saya, saya membohongi lawan bicara saya,” katanya.

Ditanya atas alasan apa hingga membohongi lawan bicaranya (Julianto) dengan mencatut nama Kapolres dan Kasat, Oktavianus mengaku agar lawan bicaranya tenang, dan tidak lagi mempertanyakan kemelut yang ada di Axelle, saat ini.

Sebelum melanjutkan keteranganya, Oktavianus kembali mengulang pernyataannya bahwa dirinya maupun Axelle tidak pernah memberikan upeti kepada Kasat dan Kapolres.

“Saya ulangi lagi, saya tidak pernah memberikan upeti kepada Kasat dan Kapolres, perkataan saya di rekaman percakapan itu adalah kebohongan saya kepada lawan bicara,” tegasnya.

Terkait adanya 2-3 polisi yang setiap hari mendatanginya sebagaimana disebutkan dalam rekaman percakapan, Oktavianus kembali mengklarifikasi bahwa hal itu dilakukan lantaran dirinya saat itu dalam keadaan tertekan, sehingga mencari-cari alasan agar lawan bicara dapat menerima alasannya. “Saya terpaksa membohongi lawan bicara dengan mengatakan ada 2-3 polisi yang datang setiap hari memerasnya, padahal faktanya sama sekali tidak satu pun polisi yang mendatangi dan memeras saya,” beber Oktavianus.

Diceritakan, hal itu dilakukan semata-mata untuk menenangkan Julianto yang saat itu selalu menanyakan situasi Axelle. “Saya karang sendiri cerita soal upeti ke Kapolres dan Kasat, saya berikan Julianto keterangan palsu agar dia tenang,” kembali dia tegaskan.

Namun demikian, dirinya mengaku menyesal atas merebaknya rekaman percakapan yang sampai menghebohkan jagat dunia maya. “Saya sama sekali tidak ada niat untuk menjelekkan nama Kapolres dan Kasat, saya pun tidak tahu kalau percakapan saya dengan Julianto itu direkam oleh lawan bicara saya. Bahkan saya tidak menyangka rekaman itu diposting di media sosial bahkan sampai viral seperti ini,” sesalnya.

Oktavianus pun mengungkapkan penyesalannya dan memohon maaf kepada Kasat Reskrim dan Kapolres Tana Toraja melalui jumpa pers yang digelar. “Saya menyesal, saya mohon maaf kepada Kasat Reskrim dan Kapolres Tana Toraja atas perkataan saya yang menyebutkan ada upeti saya berikan kepada beliau. Saya juga mohon maaf atas perkataan saya yang mengatakan ada 2-3 polisi setiap hari mendatangi saya, memeras saya. Sekali lagi saya mohon maaf,” ucap Oktavianus mengakhiri keterangannya kepada awak media.(Mh)


0 Komentar













Isi Komentar :
Nama :
Komentar:
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 



TerpopulerWalikota Tanjungbalai Hadiri Seminar Nasional Yang Diselenggarakan Pusat Kajian Selat Malaka USU Me (73780)Proyek Kawasan Wisata Penataran Blitar Abaikan Spek Kadis dan Satker Disbudpar Lempar Tanggung Jawab (61092)Kejanggalan Pengadaan Barang dan Jasa di Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kab Sidoarjo Terciu (52840)Sintong Gultom Bubarkan Rapat Banmus DPRD Setiran Bonaran Situmeang (20981)Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kab Pasuruan, Realisasi Drainase di Desa Rejosari Kecamatan (16424)Perempuan Misterius Titip Bayi, Gegerkan Warga Kolelet Picung (15693)BPPT MoU Dengan Pemkab Natuna Kaji Pemanfaatan Teknologi Guna Mendukung Percepatan Pembangunan Dae (15323)Sepasang Kekasih Tewas Di Hotel Kisaran (15018)Kejahatan Freddie Tan, Menjual Aset Triliunan Milik Pemprov DKI Jakarta (14889)Sanksi Tegas Menanti PNS yang Nambah Libur (11491)
Bedah JayaposKasus Suap, JPU Ketapang Tuntut Mantan Politikus PDI-P 1,5 Tahun PenjaraKetapang, Jaya Pos Perjalanan kasus suap dan gratifikasi yang menyeret mantan Ketua DPRD Ketapang, ...


KPU Pandeglang DidemoDinas Perumahan Rakyat Kawasan Permukiman, Ciptakarya dan Penataan Ruang Kota Surabaya DipolisikanTambang Mas Liar Menjamur Lagi Di BengkayangKejati Kalteng Diminta Usut Dugaan Korupsi Proyek Penggantian Jembatan di KapuasSoal Hibah Gubernur 7 M Untung Bisa Dijerat TPPUKetua Kelompok Budi Karya Leniyanti Diduga Palsukan Data AnggotaBuntut Dugaan Penyelewengan Anggaran Pada Humas Mojokerto, Semakin Terkuak Dengan Adanya Jumpa Pers
Laporan KhususDesa Klambir Lima Kebon Adakan Pemilihan BPDHamparan Perak, Jaya Pos Desa Klambir Lima Kebun Kecamatan Hamparan Perak Deli Serdang mengadakan pemilihan ...


BumNag Sumpur Kudus Maju Dengan Segudang PrestasiDPRD Sampaikan Laporan Pansus Atas LKPJ Bupati Muba TA 2019Membangun Masa Depan Kabupaten Bogor Dengan PancakarsaFachrori Launching Calendar of Event Upaya Promosikan Wisata JambiDPRD Muba Serahkan Rekomendasi Terhadap LKPJ Bupati TA 2019Menpan RB Tjahjo Kumolo: MPP Pekanbaru Terbaik di IndonesiaSahirah Dzakyyah Memilih Ponpes Darul Ulum Untuk Pendidikannya