Selasa, 25 Februari 2020 - 07:25:31 WIB
Penggunaan ADD/DD Tertutup, Pembangunan Semenisasi Desa Talang Danto Hitungan Hari Sudah RusakKategori: Bedah Jaya Pos - Dibaca: 219 kali

Baca Juga:Bantuan Sapi Digelontorkan, Bau Tidak Sedap Limbah Kotoran Sapi Resahkan Warga Terkait DAC 2010 Sekdakab Tulungagung Didatangi Penyidik PolresPenyalahgunaan Narkoba Meningkat, BNK Majalengka MandulPat Gulipat Sertifikat di BPN Sidoarjo

Pekanbaru, Jaya Pos

Pembangunan infrastruktur jalan semenisasi di RT 4 RW 2 Desa Talang Danto Kecamatan Tapung Hulu, masih hitungan hari tampak sudah rusak diduga asal jadi.

Pantauan Jaya Pos di lapangan (19/2), ba­ngunan semenisasi sepanjang lebih kurang 150 meter, lebar 3 meter, itu diduga tidak sesuai spec.
Selain semenisasi yang rusak, di lokasi proyek juga tidak ditemukan papan informasi kegiatan, sehingga apa dan bagaimana kegiatan tersebut, apakah menggunakan dana desa atau dana siluman, tidak jelas informasinya.

Sementara warga masyarakat yang berhasil ditemui Jaya Pos mengungkapkan, bangunan semenisasi tersebut baru dikerjakan dua minggu lalu, untuk awal tahun 2020. Masih menurut warga, hingga kini tidak diketahui apa kegiatan, dana bersumber dari mana serta berapa nilainya. 

Untuk menguak lebih jauh terkait hal ini, Kepala Desa (Kades) Talang Danto Adiar dan Ketua BPD tidak dapat dikonfirmasi baik melalui telepon genggam milik mereka maupun secara langsung.

Guna mengetahui dari mana sumber dana dan nilainya, Jaya Pos berupaya menemui Camat Tapung Hulu Sutani Rahman. Saat dikonfirmasi melalui ponselnya Sutani Rahman mengangkat lalu menyebut “salah sambung” kerena (mungkin) mengetahui bahwa yang menghubunginya adalah wartawan. Selanjutnya ponselnya pun dinonaktifkan.

Sebelumnya diketahui, Kades Talang Danto diduga tidak pernah pasang baliho struktur penggunaan ADD/DD. Meski diketahui, beberapa kali tidak pasang baliho struktur penggunaan alokasi pendapatan desa ADD/DD, dinilai Kades Talang Danto Adiar tidak pernah menerima teguran bahkan sanksi tegas dari pihak terkait.

Hal ini patut dicurigai, seluruh instansi Pemkab Kampar yang terlibat dalam pengawasan Dana Desa terkesan mengabaikannya alias tidak survei ke tempat kegiatan.

Selain itu, Kades Adiar juga disinyalir tidak pernah pasang baliho struktur penggunaan pendapatan desa yang sumber dananya dari APBD maupun APBN (DD).

Fakta lain di lapangan, Jaya Pos menemukan bangunan paving blok di depan kantor desa, diduga juga dikerjakan asal jadi, sehingga hasilnya terkesan abal-abal, sebab saat ini kondisinya sudah rusak.

Adapun bangunan lama semenisasi, drenase nampak sudah rusak akibat tidak bermutu. Ironisnya, akibat tidak adanya keterbukaan informasi publik terkait penggunaan ADD dan DD, sebagian masyarakat tidak mengenal apa itu Dana Desa.

Di tempat berbeda, Sekdes Talang Danto Muklis mengakui, selama Dana Desa diturunkan di erah Pemerintahan Presiden Jokowi, hanya sekali kades Adiar membuat baliho, namun ia mengaku tidak mengetahui kemana arah penggunaan anggaran yang nilainya Rp 1 miliar lebih. “Kita tidak tahu kemana saja dana tersebut digunakan,” sebutnya.

Bahkan dirinya juga tidak mengetahui sumber anggaran pembangunan paving blok di depan kantor desa. Sebab menurutnya, sebagai sekdes tidak pernah dilibatkan untuk perencanaan penggunaan dana desa, apalagi saat pencairan dananya. “Bahkan saya tidak pernah tau kapan anggaran cair dan berapa jumlahnya,” ujarnya seraya menyebut selama menjabat sekdes dirinya dianggap hanya sebagai formalitas.

Disinggung mengenai masalah pembuatan administrasi dan SPJ lewat meja Sekdes, Muklis mengatakan bahwa bendahara adalah adik kandung Kades Talang Danto yang selalu datang ke rumahnya dan tiba-tiba membawa sejumlah dokumen minta cepat ditandatangani tanpa disuruh baca isi dokumen tersebut. “Nanti dia mau pigi (pergi), pas masih pagi, adiknya Kades, Bendahara datang minta tanda tangan cepat-cepat,” jawab Muklis.

“Bang tanda tangan ini, Bang ini mau cepat, mau pigi lagi ke kecamatan Bang, langsung ke Bangkinang,” Sekdes menirukan ucapan Bendahara.
Selain tidak transparan atas penggunaan Dana Desa, Muklis mengatakan, Kades dan Bendahara yang tinggal serumah menyimpan arsip di rumah mereka, apalagi yang berkaitan dengan keuangan desa.

Selain serumah, Kades dan Bendahara merupakan kakak-beradik yang semua urusan desa, baik keuangan, mereka kerjakan di rumahnya, sehingga patut dicurigai arsip dan penggunaan dana desa diobok-obok.

Sehingga, Kades Talang Danto Kec Tapung Hulu Adiar, selama menjabat sejak tahun 2015-2019, diduga kuat tidak pernah terbuka terhadap pengelolaan keuangan desa. (dh/tem)


0 Komentar













Isi Komentar :
Nama :
Komentar:
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 



TerpopulerWalikota Tanjungbalai Hadiri Seminar Nasional Yang Diselenggarakan Pusat Kajian Selat Malaka USU Me (73781)Proyek Kawasan Wisata Penataran Blitar Abaikan Spek Kadis dan Satker Disbudpar Lempar Tanggung Jawab (61092)Kejanggalan Pengadaan Barang dan Jasa di Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kab Sidoarjo Terciu (52840)Sintong Gultom Bubarkan Rapat Banmus DPRD Setiran Bonaran Situmeang (20981)Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kab Pasuruan, Realisasi Drainase di Desa Rejosari Kecamatan (16424)Perempuan Misterius Titip Bayi, Gegerkan Warga Kolelet Picung (15693)BPPT MoU Dengan Pemkab Natuna Kaji Pemanfaatan Teknologi Guna Mendukung Percepatan Pembangunan Dae (15323)Sepasang Kekasih Tewas Di Hotel Kisaran (15018)Kejahatan Freddie Tan, Menjual Aset Triliunan Milik Pemprov DKI Jakarta (14889)Sanksi Tegas Menanti PNS yang Nambah Libur (11491)
Bedah JayaposKasus Suap, JPU Ketapang Tuntut Mantan Politikus PDI-P 1,5 Tahun PenjaraKetapang, Jaya Pos Perjalanan kasus suap dan gratifikasi yang menyeret mantan Ketua DPRD Ketapang, ...


KPU Pandeglang DidemoDinas Perumahan Rakyat Kawasan Permukiman, Ciptakarya dan Penataan Ruang Kota Surabaya DipolisikanTambang Mas Liar Menjamur Lagi Di BengkayangKejati Kalteng Diminta Usut Dugaan Korupsi Proyek Penggantian Jembatan di KapuasSoal Hibah Gubernur 7 M Untung Bisa Dijerat TPPUKetua Kelompok Budi Karya Leniyanti Diduga Palsukan Data AnggotaBuntut Dugaan Penyelewengan Anggaran Pada Humas Mojokerto, Semakin Terkuak Dengan Adanya Jumpa Pers
Laporan KhususDesa Klambir Lima Kebon Adakan Pemilihan BPDHamparan Perak, Jaya Pos Desa Klambir Lima Kebun Kecamatan Hamparan Perak Deli Serdang mengadakan pemilihan ...


BumNag Sumpur Kudus Maju Dengan Segudang PrestasiDPRD Sampaikan Laporan Pansus Atas LKPJ Bupati Muba TA 2019Membangun Masa Depan Kabupaten Bogor Dengan PancakarsaFachrori Launching Calendar of Event Upaya Promosikan Wisata JambiDPRD Muba Serahkan Rekomendasi Terhadap LKPJ Bupati TA 2019Menpan RB Tjahjo Kumolo: MPP Pekanbaru Terbaik di IndonesiaSahirah Dzakyyah Memilih Ponpes Darul Ulum Untuk Pendidikannya