Sabtu, 22 Februari 2020 - 06:56:53 WIB
Proyek Peningkatan Jalan Utama BPTP Babel Diduga MenyimpangKategori: Bedah Jaya Pos - Dibaca: 259 kali

Baca Juga:Penyalahgunaan Narkoba Meningkat, BNK Majalengka MandulPat Gulipat Sertifikat di BPN SidoarjoPutusan PN Pangkep Kecewakan KorbanPembanguna Bandara Incluve Civil Ranai Mulai Dilelang

Bangka Belitung, Jaya Pos

Pelaksanaan proyek peningkatan jalan utama milik Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) tahun 2019 diduga menyimpang.

Proyek dengan nilai Rp 1 miliar ini sumber dana APBN yang di dalamnya terdapat item pekerjaan aspal oleh kontraktor CV Globalindo Nusantara hingga saat ini tidak dilaksana, padahal kontraktor mendapat dukungan AMP (Asphalt Mixing Plant).

“Memang ada item pekerjaan aspal pada proyek peningkatan jalan utama BPTP Babel yang tidak dilaksanakan kontraktor dikarenakan waktu yang tidak memungkinkan meskipun kontraktor mendapat dukungan AMP,” kata Anggi yang kala itu mengaku sebagai Konsultan Pengawas dari CV Games Konsultan, Rabu (19/2) bertempat di kantor BPTP Babel.

Lanjutnya, disamping itu pihak AMP yang memberi dukungan tidak dapat mengerjakan item pekerjaan aspal mengingat waktu kontrak mulai dari Januari hingga Desember.

“Disamping itu, pihak AMP kan tenaga/orangnya kontrak, jadi Januari sampai Desember plus tanggal 31 mereka tidak dapat lagi kerja, itu masalahnya dan kontraktor bukanlah pihak yang punya AMP, jadi tidak bisa memaksa,” sebut Anggi.

Dijelaskannya, kontrkator pelaksana sudah berupaya meminta bantuan kepada beberapa pemilik AMP yang ada di Pulau Bangka agar dapat meng­aspal proyek peningkatan jalan utama BPTP Babel namun saat itu tidak ada satu pun pemilik AMP yang bisa melaksanakan kegiatan aspal tersebut.

“Kontraktor sudah berupaya minta bantuan kepada semua pemilik AMP yang ada di Pulau Bangka namun tidak ada satu pun yang bisa melaksanakan pekerjaan aspal mengingat soal waktu, mereka (pemilik AMP) pun, jadwalnya ful,” jelas Anggi.

Disinggung apakah proyek ini Review Design, Anggi menyatakan jika proyek peningkatan jalan utama BPTP Babel tidak ada Revie Design. “Tidak ada Riview Design tetap seperti ini, agregat yang sudah dikerjakan, mana yang tidak dikerjakan dikembalikan (uang aspal) mungkin bisa setengah dari nilai proyek dikembalikan,” sebutnya.

Dikonfirmasi terpisah, Hermato selaku kontraktor tak menampik adanya pekerjaan aspal yang tidak dikerjakan disebabkan para pemilik AMP di Pulau Bangka saat itu tidak bisa mengerjakan.

Dikatakannya, proyek aspal yang tidak dikerjakan ditaksir senilai kurang lebih Rp 200 juta sedangkan untuk proses pencairan telah dilakukan seutuhnya sesuai dengan volume pekerjaan yang telah dikerjakan.

“Nilai aspal yang tidak dikerjakan sekitar Rp 200 juta, dalam proses pencairan utuh Rp 950 juta hanya saja 5 persennya untuk pemeliharaan,” kata Hermanto seraya menyampaikan bahwa pelaksanaan proyek peningkatan jalan utama BPTP Babel sudah dikerjakan maksimal bahkan volume pekerjaan agregat dikerjakan melebihi volume yang ada di RAB.

Sementara Kepala Seksi Penerangan Hukum (Kasi Penkum) Kejati Babel Roy Arland mengatakan akan segera menindaklanjuti laporan yang masuk ke pimpinan berkaitan dengan adanya dugaan penyimpangan dalam pelaksanaan proyek peningkatan jalan utama BPTP Babel.

Terkait hal ini, Kepala BPTP Babel Suharyanto ketika disambangi di kantornya di Jl Muntok Km 4 Pangkalpinang sedang tidak berada di tempat. Begitu juga Aan selaku PPK proyek saat dihubungi melalui sambungan telepon terdengar nada aktif namun enggan untuk menjawab.(Oby)


0 Komentar













Isi Komentar :
Nama :
Komentar:
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 



TerpopulerWalikota Tanjungbalai Hadiri Seminar Nasional Yang Diselenggarakan Pusat Kajian Selat Malaka USU Me (73784)Proyek Kawasan Wisata Penataran Blitar Abaikan Spek Kadis dan Satker Disbudpar Lempar Tanggung Jawab (61092)Kejanggalan Pengadaan Barang dan Jasa di Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kab Sidoarjo Terciu (52840)Sintong Gultom Bubarkan Rapat Banmus DPRD Setiran Bonaran Situmeang (20981)Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kab Pasuruan, Realisasi Drainase di Desa Rejosari Kecamatan (16424)Perempuan Misterius Titip Bayi, Gegerkan Warga Kolelet Picung (15693)BPPT MoU Dengan Pemkab Natuna Kaji Pemanfaatan Teknologi Guna Mendukung Percepatan Pembangunan Dae (15323)Sepasang Kekasih Tewas Di Hotel Kisaran (15018)Kejahatan Freddie Tan, Menjual Aset Triliunan Milik Pemprov DKI Jakarta (14889)Sanksi Tegas Menanti PNS yang Nambah Libur (11491)
Bedah JayaposKasus Suap, JPU Ketapang Tuntut Mantan Politikus PDI-P 1,5 Tahun PenjaraKetapang, Jaya Pos Perjalanan kasus suap dan gratifikasi yang menyeret mantan Ketua DPRD Ketapang, ...


KPU Pandeglang DidemoDinas Perumahan Rakyat Kawasan Permukiman, Ciptakarya dan Penataan Ruang Kota Surabaya DipolisikanTambang Mas Liar Menjamur Lagi Di BengkayangKejati Kalteng Diminta Usut Dugaan Korupsi Proyek Penggantian Jembatan di KapuasSoal Hibah Gubernur 7 M Untung Bisa Dijerat TPPUKetua Kelompok Budi Karya Leniyanti Diduga Palsukan Data AnggotaBuntut Dugaan Penyelewengan Anggaran Pada Humas Mojokerto, Semakin Terkuak Dengan Adanya Jumpa Pers
Laporan KhususDesa Klambir Lima Kebon Adakan Pemilihan BPDHamparan Perak, Jaya Pos Desa Klambir Lima Kebun Kecamatan Hamparan Perak Deli Serdang mengadakan pemilihan ...


BumNag Sumpur Kudus Maju Dengan Segudang PrestasiDPRD Sampaikan Laporan Pansus Atas LKPJ Bupati Muba TA 2019Membangun Masa Depan Kabupaten Bogor Dengan PancakarsaFachrori Launching Calendar of Event Upaya Promosikan Wisata JambiDPRD Muba Serahkan Rekomendasi Terhadap LKPJ Bupati TA 2019Menpan RB Tjahjo Kumolo: MPP Pekanbaru Terbaik di IndonesiaSahirah Dzakyyah Memilih Ponpes Darul Ulum Untuk Pendidikannya