Selasa, 18 Februari 2020 - 06:40:27 WIB
Bupati Serahkan Bantuan Pada Warga Terdampak Banjir Di Desa TempuranKategori: Jawa Timur - Dibaca: 38 kali

Baca Juga:Pembanguna Bandara Incluve Civil Ranai Mulai DilelangRenovasi Jembatan Ogan Satu Baturaja Bermotif Iklan TelkomselPolres Siantar Diduga Tangkap Lepas 2 Pelaku CabulAnambas Berbenah Diri, Mengungkap Kualitas Daerah, Susun Status Lingkungan Hidup

Mojokerto, Jaya Pos

Turut hadir mendampingi Bupati, Komandan Kodim 0815, Asisten I, Kepala OPD (Organisasi Perangkat Daerah) dan Forkopimca (Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan) Kabupaten Mojokerto. Bupati Pungkasiadi menyerahkan bantuan berupa 518 paket Sembako kepada 518 KK terdampak banjir di Desa Tempuran Kecamatan Sooko, selain paket Sembako, para korban juga mendapat bantuan paket kesehatan keluarga, family kit, paket sandang, peralatan makan dan peralatan bayi dari BPBD Provinsi Jawa Timur dan BPBD Kabupaten Mojokerto.

Pada arahannya Bupati mengimbau kepada semua perangkat daerah agar menyiagakan seluruh sumber dayanya guna menghadapi dan melakukan penanganan kejadian bencana, karena hanya dengan kerja sama dan komitmen yang kuat penanggulangan bencana di wilayah Kabupaten Mojokerto akan terlaksana dengan baik, “Perangkat daerah teknis saya minta untuk selalu proaktif dan bersinergi dalam penanganan bencana baik dalam hal pengarahan personil maupun mobilisasi peralatan, ini adalah bentuk penjaminan pemenuhan hak masyarakat yang terkena bencana serta pemulihan kondisi dari dampak bencana” instruksi bupati.

Kepala BPBD Kabupaten Mojokerto, M. Zaini dalam paparannya meminta agar masyarakat masih tetap waspada, mengingat potensi bencana alam khususnya banjir masih berpeluang untuk terjadi, curah hujan di kabupaten mojokerto pun diprediksi masih tinggi, “Dari data prakiraan cuaca BMKG, dapat dilaporkan jika curah hujan bulan Februari-April cuaca masih tinggi, saya mohon bantuan kepada semua OPD untuk terus mensosialisasikan kepada masyarakat, kepada warga Tempuran khususnya, bahwa status tanggap darurat akan dilaksanakan sampai tanggal 17 Februari 2020, dan kami mengajak kepada seluruh masyarakat agar kiranya jangan membuang sampah di sungai” kata Zaini.

Kepala Desa Tempuran Slamet mengatakan, banjir di lingkungannya disebabkan oleh dam sipon yang tersumbat dan pola aliran sungai yang terganggu dan meminta penanganan bencana agar juga diarahkan di titik penyebab banjir terjadi “Dam sipon punya tiga pintu air, dengan pola aliran zig zag, pintu dam banyak yang tersumbat oleh sampah, ditambah lagi kiriman air dari wilayah lain yang  mengalir ke daerah kami, karena tanggul juga tidak begitu tinggi sehingga air meluber, untuk itu kami minta bantuan agar dilakukan normalisasi sungai Desa Tempuran dan juga dipasang filter serta pompa untuk menyedot aliran sungai dari dam sipon supaya mengalir ke Sungai Brantas” pinta Slamet.

Dalam penanganan bencana BPBD Kabupaten Mojokerto sudah menyiapkan dua langkah  antisipasi yang meliputi masa tanggap jangka pendek dengan me­ngurangi kiriman air dari Sentul dan Pulo, serta membentuk Desa Tempuran sebagai desa tangguh bencana, sedangkan untuk jangka panjangnya­ akan dilakukan normalisasi sungai dan peninggian tanggul yang segera ditangani oleh leading Dinas PUPR. (Ad)


0 Komentar













Isi Komentar :
Nama :
Komentar:
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 



TerpopulerWalikota Tanjungbalai Hadiri Seminar Nasional Yang Diselenggarakan Pusat Kajian Selat Malaka USU Me (72238)Proyek Kawasan Wisata Penataran Blitar Abaikan Spek Kadis dan Satker Disbudpar Lempar Tanggung Jawab (61055)Kejanggalan Pengadaan Barang dan Jasa di Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kab Sidoarjo Terciu (52809)Sintong Gultom Bubarkan Rapat Banmus DPRD Setiran Bonaran Situmeang (20579)Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kab Pasuruan, Realisasi Drainase di Desa Rejosari Kecamatan (16393)Perempuan Misterius Titip Bayi, Gegerkan Warga Kolelet Picung (15661)BPPT MoU Dengan Pemkab Natuna Kaji Pemanfaatan Teknologi Guna Mendukung Percepatan Pembangunan Dae (15311)Sepasang Kekasih Tewas Di Hotel Kisaran (15005)Kejahatan Freddie Tan, Menjual Aset Triliunan Milik Pemprov DKI Jakarta (14831)Sanksi Tegas Menanti PNS yang Nambah Libur (11331)
Bedah JayaposKasus Suap, JPU Ketapang Tuntut Mantan Politikus PDI-P 1,5 Tahun PenjaraKetapang, Jaya Pos Perjalanan kasus suap dan gratifikasi yang menyeret mantan Ketua DPRD Ketapang, ...


KPU Pandeglang DidemoDinas Perumahan Rakyat Kawasan Permukiman, Ciptakarya dan Penataan Ruang Kota Surabaya DipolisikanTambang Mas Liar Menjamur Lagi Di BengkayangKejati Kalteng Diminta Usut Dugaan Korupsi Proyek Penggantian Jembatan di KapuasSoal Hibah Gubernur 7 M Untung Bisa Dijerat TPPUKetua Kelompok Budi Karya Leniyanti Diduga Palsukan Data AnggotaBuntut Dugaan Penyelewengan Anggaran Pada Humas Mojokerto, Semakin Terkuak Dengan Adanya Jumpa Pers
Laporan KhususDesa Klambir Lima Kebon Adakan Pemilihan BPDHamparan Perak, Jaya Pos Desa Klambir Lima Kebun Kecamatan Hamparan Perak Deli Serdang mengadakan pemilihan ...


BumNag Sumpur Kudus Maju Dengan Segudang PrestasiDPRD Sampaikan Laporan Pansus Atas LKPJ Bupati Muba TA 2019Membangun Masa Depan Kabupaten Bogor Dengan PancakarsaFachrori Launching Calendar of Event Upaya Promosikan Wisata JambiDPRD Muba Serahkan Rekomendasi Terhadap LKPJ Bupati TA 2019Menpan RB Tjahjo Kumolo: MPP Pekanbaru Terbaik di IndonesiaSahirah Dzakyyah Memilih Ponpes Darul Ulum Untuk Pendidikannya