Kamis, 07 November 2019 - 06:31:55 WIB
Dua Periode Jabatan Bupati Agam, Jalan dan Jembatan di Kecamatan Ampek Nagari Masih Ditemukan Rusak Kategori: Bedah Jaya Pos - Dibaca: 212 kali

Baca Juga:Proyek Parkir RSUD Sidoarjo Sarat Permainan , Pemenang Proyek Ancam Pukul WartawanSudah 3 Kali Kajari Dumai Berganti, Proses Hukum Dugaan Pidana Korupsi DipertanyakanKorupsi Anggaran Pansus DPRD Kota Bandung, Ebet Hidayat Diancam 20 Tahun PenjaraTerdakwa Hasan Saputra Diminta Segera Ditahan

Agam, Jaya Pos

Masyarakat mepertanyakan kinerja Bupati dan Anggota DPRD dapil II Agam, sebab hingga sampai saat ini kondisi jalan dan jembatan di Kecamatan Ampek Nagari Kabupaten Agam sungguh sangat memprihatinkan dan diminta segera bisa diperjuangkan dan diperbaiki karena saat ini kerusakan cukup parah bahkan lobang menganga di pinggir jalan dikhawatirkan dapat membahayakan para pengguna jalan khususnya para pengendara.

Salah satu tokoh masyarakat sekitar yang dikonfirmasi, Safroni (41) kepada Jaya Pos menemukakan, kerusakan jalan dan jembatan sudah sangat lama, mulai dari rusak sedang sampai sekarang rusak parah. “Kabarnya sudah didatangi pihak PU Agam, namun sampai sekarang belum juga ada perbaikan,” ujarnya, Rabu (31/10).

Terkait itu, pihaknya mengaku cemas dan khawatir akan membahayakan pengguna jalan. “Untuk itu, mohon bapak Bupati dan Anggota Dewan memperhatikan hal ini, jika tidak kecelakaan bisa saja terjadi hingga merenggut nyawa pengguna jalan,” sebutnya.

Sebagaimana pengakuan warga sekitar, menurut Safroni, korban jatuh sudah pernah terjadi di sepanjang jalan, dan korban mengalami luka serius. “Lokasi jembatan rusak ada di Nagari Sitanang Kecamatan Ampek Nagari. Sementara jalan yang bolong atau badan jalan berlobang itu berada di Jorong Balai Ahad Nagari Lubuk Basung,” ungkapnya.

Untuk itu masyarakat setempat berharap kiranya wakil rakyat dan Pemkab Agam melalui dinas terkait dalam hal ini PU dapat segera memperbaiki jalan dan jembatan itu, karena dikhawatirkan kondisi jalan seperti sekarang ini akan menyebabkan bertambahnya korban kecelakaan.

Sebagaimana jalan dan jembatan tersebut merupakan sarana yang menghubungkan 3 kecamatan yaitu Palembayan, Ampek Nagari dan Lubuk Basung Kabupaten Agam. “Padahal, jalan dan jembatan ini selalu dilalui oleh warga yang datang dan pergi dari Kecamatan Palembayan menuju Ampek Nagari dan ke pusat perkantoran Pemkab Agam maupun sebaliknya, dikarenakan akses terdekat untuk dilewati dan selalu menjadikan jalan dan jembatan ini penghubung utama.

Sementara itu, Camat Ampek Nagari Roza Safdefianti saat dikonfirmasi menyebutkan, sebenarnya pihaknya sudah mengetahui jalan tersebut mengalami kerusakan namun karena tidak masuk dalam musrenbang sehingga dimasukkan dalam perbaikan sementara oleh PU.

“Karena alat berat yang melintas disana saat pembangunan nagari lumayan berat sehingga jalan kembali rusak. Rasanya baru paling lama 4 bulan ini,” sebutnya.

“Bagaimana PU akan mengerjakan tapi ketersedian plat bondek tidak ada yang memenuhi standar (ukuran 2 mm)? Itu sebabnya diperbaiki dulu dengan menggunakan kayu supaya tidak menjadi masalah dalam pengerjaaan, menunggu plat bonek datang,” sebutnya.

Sebelumnya menurut Roza-sapaan akrabnya, mengemukakan pihaknya sudah bergotong-royong, tapi belum mengecek apakah itu masuk perbaikan yang akan dikerjakan ke Batukambing menuju Sitanang atau tidak.

Roza melanjutkan, di bulan Juli lalu, pihaknya sudah melaporkan hal itu (untuk anggaran tahun ini), namun terkendala plat bondek yang tidak sesuai spesifikasi, dimana yang ada di Pekanbaru ukuran 0,75 mm sementara yang dibutuhkan ketebalan 2 mm.

Namun sampai berita ini diturunkan, pihak Dinas PU Kabupaten Agam belum berhasil dikonfirmasi, apakah perbaikan jalan dan jembatan ini sudah dimasukan ke dalam APBD TA 2019 atau 2020 nanti.(Regar)


0 Komentar













Isi Komentar :
Nama :
Komentar:
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 



TerpopulerProyek Kawasan Wisata Penataran Blitar Abaikan Spek Kadis dan Satker Disbudpar Lempar Tanggung Jawab (60522)Walikota Tanjungbalai Hadiri Seminar Nasional Yang Diselenggarakan Pusat Kajian Selat Malaka USU Me (58495)Kejanggalan Pengadaan Barang dan Jasa di Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kab Sidoarjo Terciu (52314)Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kab Pasuruan, Realisasi Drainase di Desa Rejosari Kecamatan (15831)Perempuan Misterius Titip Bayi, Gegerkan Warga Kolelet Picung (15112)BPPT MoU Dengan Pemkab Natuna Kaji Pemanfaatan Teknologi Guna Mendukung Percepatan Pembangunan Dae (14908)Sintong Gultom Bubarkan Rapat Banmus DPRD Setiran Bonaran Situmeang (14852)Sepasang Kekasih Tewas Di Hotel Kisaran (14592)Kejahatan Freddie Tan, Menjual Aset Triliunan Milik Pemprov DKI Jakarta (14207)Perselingkuhan Antar Kepsek Akhirnya Terbongkar (10129)
Bedah JayaposBelum Sebulan, Proyek Senilai 15 M Sudah RusakPasuruan, Jaya Pos Pengerjaan pemeliharaan dan rehab jalan dengan nilai hampir 15 miliar di Kabupaten ...


Terbukti Menyimpang, Sekolah Penerima DAK Diberi Sanksi Panitia Kegiatan TdS di Agam Disinyalir Lakukan KKNSDN Cilayang 1 -Cikeusal Diduga Pungli SiswaPemilik Tanah 200 Hektar Melaporkan Khairuddin Pulungan ke Polda RiauKasektor Kecamatan Cakung Lindungi Bangunan Melanggar AturanTernyata Pembangunan RPS SMKN 3 Kuala Kapuas Sudah Molor 1 Bulan lebihGalian C Tidak Miliki Izin Marak di Pasbar
Laporan KhususBuild The Synergy Menjadi Tema HUT Semen Baturaja ke-45 Tahun IniBaturaja, Jaya Pos Bagi PT Semen Baturaja (Persero) Tbk (SMBR) perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) tidak selalu ...


Pomparan Op Sondi Resmi Datang Melepas Kerinduannya Ke Kampung Hula-HulanyaWali Kota Mojokerto Sambut Peserta Napak Tilas Kiai Nawawi Di Hari Pahlawan Tahun 2019Kantor Balai Desa Lamaran Tarung Direhab PENCAPAIAN TARGET PAJAK BPHTB BAPPENDA KABUPATEN BOGOR TAHUN 2019Solsel Terima Penghargaan WTPDisbun Jatim Genjot Produktifitas Kakao JatimFESTIVAL SITU FRONT CITY (SFC) TAHUN 2019