Sabtu, 27 Oktober 2012 - 07:27:00 WIB
Korupsi Anggaran Pansus DPRD Kota Bandung, Ebet Hidayat Diancam 20 Tahun PenjaraKategori: Jawa Barat - Dibaca: 287 kali

Baca Juga:Terdakwa Hasan Saputra Diminta Segera DitahanNur Mahmudi Terobsesi Nyapres 2014Kadindik Kab. Tangerang ‘Restui" Pungli di SMPN 1 Kelapa DuaTerkait Kasus Judi Leng, Kajari Simalungun Akan Diperiksa Pihak Kejatisu

Bandung, Jaya Pos

Para terdakwa korupsi dana rapat kerja pansus DPRD Kota Bandung 2008-2009 diancam dengan pasal berlapis. Ketiga terdakwa masing-masing  Ebet Hidayat, Ernawan Mulyana dan Asep Komara oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) diancam hukuman maksimal 20 tahun penjara.

Ebet Hidayat adalah mantan Sekretaris DPRD Kota Bandung. Sementara Ernawan Mulyana sebagai Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) dan Asep Komara sebagai Ketua Panitia Pengadaan Barang dan Jasa. “Dakwaan primer, perbuatan terdakwa diancam dengan Pasal 2 ayat 1 UU Nomor 31 tahun 1999 sebagaimana telah diubah dalam UU Nomor 20 tahun 2001 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi,” ujar JPU dalam sidang pembacaan dakwaan yang digelar di Pengadilan Tipikor Bandung (25/10).

Kerugian negara terjadi ketika adanya refund (pengembalian) kelebihan dana biaya rapat di Hotel Papandayan dan Hotel Grand Pasundan dengan total berkisar Rp 675 juta selama periode tahun 2008-2009.

Dalam dakwaan tersebut juga dibeberkan aliran dana hasil korupsi itu kepada siapa saja. Uang haram itu disebutkan juga dinikmati beberapa Kepala Bagian di Sekretariat DPRD Kota Bandung, Darma Wanita, PKK, Hilda (putri Ebet Hidayat), Ernawati (Keponakan Ebet Hidayat), Mohamad Tatang Abudin SH, dan Jaja Suharja. Atas perbuatan tersebut, JPU juga mengancam ketiga terdakwa dengan dakwaan subsidair  pasal 3 UU Nomor 31 tahun 1999 sebagaimana telah diubah dalam UU Nomor 20 tahun 2001 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi.

Tim Pengacara Ebet melarang para jurnalis mengambil gambar terdakwa dengan alasan tidak mau diekspos. “Kami keberatan karena perkara ini belum ingkrah sehingga tidak bisa diekspose seperti itu,” ujar pengacara Ebet Cs setelah sebelumnya mengangkat tangannya. Majelis hakim yang diketuai oleh Setiabudi Tejocahyono pun mengingatkan para jurnalis agar menghormati aturan sidang dan menghargai adanya azas praduga tak bersalah.

Suasana sidang yang aneh ini menurut para jurnalis yang biasa meliput di PN Bandung baru pertama kali. “Hal ini baru pertama kalinya, karena biasanya hakim  tak pernah melarang wartawan mengambil gambar dalam sidang korupsi, termasuk oleh hakim Setiabudi”, keluh Yara, jurnalis sebuah koran terbitan Bandung.@lf


0 Komentar













Isi Komentar :
Nama :
Komentar:
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 



TerpopulerWalikota Tanjungbalai Hadiri Seminar Nasional Yang Diselenggarakan Pusat Kajian Selat Malaka USU Me (73876)Proyek Kawasan Wisata Penataran Blitar Abaikan Spek Kadis dan Satker Disbudpar Lempar Tanggung Jawab (61095)Kejanggalan Pengadaan Barang dan Jasa di Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kab Sidoarjo Terciu (52841)Sintong Gultom Bubarkan Rapat Banmus DPRD Setiran Bonaran Situmeang (20988)Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kab Pasuruan, Realisasi Drainase di Desa Rejosari Kecamatan (16428)Perempuan Misterius Titip Bayi, Gegerkan Warga Kolelet Picung (15695)BPPT MoU Dengan Pemkab Natuna Kaji Pemanfaatan Teknologi Guna Mendukung Percepatan Pembangunan Dae (15324)Sepasang Kekasih Tewas Di Hotel Kisaran (15019)Kejahatan Freddie Tan, Menjual Aset Triliunan Milik Pemprov DKI Jakarta (14900)Sanksi Tegas Menanti PNS yang Nambah Libur (11506)
Bedah JayaposKasus Suap, JPU Ketapang Tuntut Mantan Politikus PDI-P 1,5 Tahun PenjaraKetapang, Jaya Pos Perjalanan kasus suap dan gratifikasi yang menyeret mantan Ketua DPRD Ketapang, ...


KPU Pandeglang DidemoDinas Perumahan Rakyat Kawasan Permukiman, Ciptakarya dan Penataan Ruang Kota Surabaya DipolisikanTambang Mas Liar Menjamur Lagi Di BengkayangKejati Kalteng Diminta Usut Dugaan Korupsi Proyek Penggantian Jembatan di KapuasSoal Hibah Gubernur 7 M Untung Bisa Dijerat TPPUKetua Kelompok Budi Karya Leniyanti Diduga Palsukan Data AnggotaBuntut Dugaan Penyelewengan Anggaran Pada Humas Mojokerto, Semakin Terkuak Dengan Adanya Jumpa Pers
Laporan KhususDesa Klambir Lima Kebon Adakan Pemilihan BPDHamparan Perak, Jaya Pos Desa Klambir Lima Kebun Kecamatan Hamparan Perak Deli Serdang mengadakan pemilihan ...


BumNag Sumpur Kudus Maju Dengan Segudang PrestasiDPRD Sampaikan Laporan Pansus Atas LKPJ Bupati Muba TA 2019Membangun Masa Depan Kabupaten Bogor Dengan PancakarsaFachrori Launching Calendar of Event Upaya Promosikan Wisata JambiDPRD Muba Serahkan Rekomendasi Terhadap LKPJ Bupati TA 2019Menpan RB Tjahjo Kumolo: MPP Pekanbaru Terbaik di IndonesiaSahirah Dzakyyah Memilih Ponpes Darul Ulum Untuk Pendidikannya