Sabtu, 02 November 2019 - 06:17:59 WIB
Pekerjaan Paket PISEW di Desa Banjarwungu dan Kemuning Jadi Ajang BancakanKategori: Bedah Jaya Pos - Dibaca: 217 kali

Baca Juga:Kadindik Kab. Tangerang ‘Restui" Pungli di SMPN 1 Kelapa DuaTerkait Kasus Judi Leng, Kajari Simalungun Akan Diperiksa Pihak Kejatisu Bantuan RTLH Tidak Tepat Sasaran, Rumah Rusak Tidak TerakomodirDiperlakukan Semena-mena, Penyidik Polsek Cengkareng Dilaporkan Warga ke Propam dan Kapolda

Sidoarjo, Jaya Pos

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kemen PUPR), Direktorat Jenderal Cipta Karya, Balai Prasa­rana Permukiman Wilayah Jawa Timur Satuan Kerja Pengembangan Kawasan Permukiman Provinsi Jawa Timur dalam Program Kerja Pengembangan Infrastruktur Sosial Ekonomi Wilayah (PISEW) tahun anggaran 2019, melakukan pekerjaan dengan nama kegiatan pembangunan TPT, Jalan Paving dan Pelebaran Jembatan senilai Rp 590 juta dan BOP Rp 10 juta yang dikerjakan di 2 desa yaitu Desa Banjarwungu dan Kemuning.

Menurut keterangan yang diperoleh Jaya Pos dari papan informasi yang terdapat di lokasi kegiatan, untuk Desa Banjarwungu, volume kegiatan (1) Tembok Penahan Tanah (TPT) 782,5, tinggi 0.30 s/d 1,30 cm. (2) Jalan Paving Panjang 457,5 dan lebar 3 meter dan (3) Pelebaran Jembatan panjang 3 meter lebar 0,4 s/d 1,1 meter dengan ketebalan 0,2 m.

Sementara volume kegiatan untuk Desa Kemuning, (1) TPT panjang 405, tinggi 0,35 s/d 1,30 m, (2) Jalan Paving panjang 228,5 lebar 1,1 s/d 3 m.
Dalam hal ini, pekerjaan dilaksanakan secara swakelola oleh BKAD (Badan Kerjasama Antar Desa) Sumber Barokah Kecamatan Tarik Kabupaten Sidoarjo, No Pks 126/PKS-PISEW/Jatim/2019 tanggal 30 April 2019 dan dengan waktu pelaksanaan 120 hari kalender.

Namun ketika dilakukan pengecekan dengan cara diukur, ditemukan banyak kekurangan yang dapat dikategorikan penyimpangan, seperti pada (1) ketinggian pasangan batu di lokasi kegiatan paling tinggi 1 meter, (2) ketebalan pasangan batu paling tebal 30 cm, (3) mutu beton pada paving stone kurang dari K300, (4) tidak menggunakan kastin tapi diganti dengan cor beton mutu rendah dan (5) tidak menggunakan uskup.

Melihat ketidaksesuaian dengan apa yang tertera di papan informasi dengan fisik kegiatan, Jaya Pos lalu melakukan penelusuran lebih jauh dengan mewawancarai warga di sekitar lokasi kegiatan. Dari 5 orang yang dimintai pendapat, disimpulkan tidak ada keterbukaan dari pihak pengelolaan dana PISEW di Desa Banjarwungu dan Desa Kemuning Kecamatan Tarik Kabupaten Sidoarjo.

Yuwono Kepala Desa Kemuning yang disambangi di kantornya untuk konfirmasi, yang bersangkutan sedang tidak berada di tempat. Demikian pula dengan Kades Banjarwungu, sedang tidak masuk kantor. Dikonfirmasi melalui telepon seluler, Kades menyarankan agar menemui Kepala Dusun Buntut Desa Kemuning yang disebut sebagai Kasatlak pekerjaan PISEW dimaksud.

Sementara dari hasil ukur dan hitungan yang dilakukan konsultan independen yang turut ikut dalam tim, menyimpulkan bahwa total biaya yang dihabiskan untuk fisik kegiatan senilai Rp 358.532.100 itu sudah termasuk PPn dan PPh senilai Rp 67.850.000.

Sehingga, bila dialokasikan dana senilai Rp 600 jut maka masih ada sisa Rp 241.467.900. Uang sejumlah ini, menurut konsultan, diduga menjadi ajang bancakan oleh oknum yang terlibat dalam kegiatan PISEW di kedua desa tersebut.

Menyikapi hal ini, Ketua LSM WAR (Wadah Aspirasi Rakyat) Ir Didik Wahono SH MSi yang juga turut hadir di lapangan, Kamis (31/10) menyayangkan terjadinya aksi ambil untung yang diduga dilakukan oleh satlak dan kroninya sehingga pekerjaan yang dilakukan sampai saat ini belum mampu diselesaikan.

Lebih jauh Didik menegaskan bahwa pihaknya tidak akan segan-segan untuk melaporkan orang orang yang terlibat kepada aparat hukum. (Zein)


0 Komentar













Isi Komentar :
Nama :
Komentar:
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 



TerpopulerWalikota Tanjungbalai Hadiri Seminar Nasional Yang Diselenggarakan Pusat Kajian Selat Malaka USU Me (66562)Proyek Kawasan Wisata Penataran Blitar Abaikan Spek Kadis dan Satker Disbudpar Lempar Tanggung Jawab (60956)Kejanggalan Pengadaan Barang dan Jasa di Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kab Sidoarjo Terciu (52720)Sintong Gultom Bubarkan Rapat Banmus DPRD Setiran Bonaran Situmeang (18428)Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kab Pasuruan, Realisasi Drainase di Desa Rejosari Kecamatan (16287)Perempuan Misterius Titip Bayi, Gegerkan Warga Kolelet Picung (15549)BPPT MoU Dengan Pemkab Natuna Kaji Pemanfaatan Teknologi Guna Mendukung Percepatan Pembangunan Dae (15265)Sepasang Kekasih Tewas Di Hotel Kisaran (14956)Kejahatan Freddie Tan, Menjual Aset Triliunan Milik Pemprov DKI Jakarta (14718)Diduga Mabuk, Tarian Gemulai Siswi SMAN 1 Mojosari Mojokerto Viral (10935)
Bedah JayaposKejati Babel Usut Dugaan Penyimpangan Pembelian Biji TimahBangka Belitung, Jaya Pos Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) yang ...


Proyek Jl Pelang-Batu Tajam Ketapang Rp 56,4 M Terindikasi Gagal MutuKejari Kabupaten Bandung Setor Uang Pengganti Perkara Tipikor ke Kas NegaraDiduga Lakukan Pungli, Kepala Desa Dan Panitia PTSL Dilaporkan Ke Kejari PandeglangDiduga Belum Kantongi IMB, Pembangunan Tower Pemancar Dari Ratelindo Berjalan MulusPetugas Tahanan Kejari Kabupaten Bandung Amankan Pembesuk Bawa SabuDaud Pasaribu SH, : Fakta Persidangan, Objek Perkara Merupakan Harta Warisan Ibu Sinap Untuk PoniyemDewan Kunjungi Proyek 2.2 Milyar, Pelaksana Tuding Bekas PPK Persulit Mereka
Laporan KhususKerajinan Ijuk Panumbangan Tembus Pasar Tanah AirCiamis, Jaya Pos Kualitas produk sapu ijuk dari Desa Tanjungmulya Kecamatan Panumbangan sudah tak diragukan ...


Kesakralan Gunung Pusuk Buhit Perlu DipertahankanDPRD Muba Tanggapi Audiensi Baznas MubaSiap Tanggap Bencana, Kodim 0711 Pemalang Menamam Rumput VertiverPemkab Gumas Gelar Forum Konsultasi Publik Penyempurnaan Rancangan RKPD 2021Kabid Humas Polda Sulsel Silaturrahmi Dengan Wartawan MarosEbid Diana Putra: Kita Akan Wujudkan Masyarakat SejahteraPemkab Sukabumi Kembali Pertahankan Opini WTP