Senin, 16 September 2019 - 05:52:11 WIB
Oprasi Patuh Lodaya 2019 "Tingkat Pelanggaran Lalulintas Meningkat 166 Persen"Kategori: Jawa Barat - Dibaca: 70 kali

Baca Juga:Pemkab Indramayu Bangun MCK Plus di Desa BodasMencoba Kabur Saat Diringkus, Gembong Curanmor Terkapar DidorOrang Tua Murid SDN 05 Pagi Kedaung Kaliangke Resah Menunggu Status AnakProyek Parkir RSUD Sidoarjo Diduga Ada Permainan

Garut, Jaya Pos

Membludaknya ken­da­raan di Kabupaten Garut, baik roda dua maupun roda empat menunjukan bahwa taraf hidup masyarakat Kabupaten Garut sudah meningkat. Akan tetapi, kepemilikan kendaraan oleh masyarakat kerap tidak mematuhi aturan yang sesuai dengan peraturan lalulintas juga aturan kepemilikanya, sehingga banyak menimbulkan pelanggaran dijalanan.

Konferensi pers yang di­pimpin oleh Kapolres Garut AKBP Budi Wiguna SIK di­dampingi Wakapolres Kompol Kholok SIK, Kabag OP Kompol Apri Rahman, SE, Kasatlantas AKP Rizky Adi Saputro SH SIK, Kasi Propam Iptu Nurdin, Kanit Regiden Iptu Aceng Jaenudin, Baur SIM Aiptu Tata Setiawan, Kasubag humas Ipda Muslih SH, Kamis (12/09) di Mako Polres Garut jalan jendral sudirman, memaparkan hasil kegiatan oprasi patuh lodaya tahun 2019 yang digelar selama 14 hari telah mengeluarkan surat tilang sebanyak 5.465 surat dan tegguran sebanyak 2.225 surat.

Dari hasil pelanggaran la­lu­lintas, pihaknya berhasil­ meng­amankan SIM 1.416 kartu, STNK 3854 surat, ken­daraan roda dua sebanyak 163 unit dan roda empat dari ber­bagai jenis sebanyak 31 unit.

“Pelanggaran laulintas tahun ini signifikan meningkat mencapai 166% dari tahun lalu. Hal tersebut jelas memperlihatkan bahwa banya prilaku masyarakat yang sengaja tidak mengindahkan peraturan lalulintas,” tandasnya.

Budi mengatakan, dari berbagai pelanggaran tersangkut beberapa perkara, diantaranya gun helm SNI 2691 perkara, melawan arus 672 perkara, berkendara dibawah umur 549 perkara, gun safety belt 196 perkara, gun hp saat berkendara 186 perkara, ber­kendara dibawah pengaruh alkohol 1 perkara, lain lain 910 perkara. Sementara barang bukti yang disita diantara­nya SIM 1417 lembar, STNK 3854 lembar, roda dua 163 unit dan roda empat 31 unit. Jenis kendaraan yang terlibat pelanggaran yaitu, sepeda motor 4525 unit, mobil penumpang 555 unit, mobil bus 59 unit dan mobil barang 326 unit.

Sementara profesi pelaku pelanggaran diantaranya pegawai negri sipil 238 perkara, karyawan swasta 2789 perkara, pelajar mahasiswa 1377 perkara, pengemudi (sopir) 120 perkara, lain lain 941 perkara.

Dikatakan Budi bahwa pihaknya meminta kesadaran masyarakat agar menatuhi peraturan lalulintas untuk kepentingan keselamatan dirinya. Dengan sikap dan kepribadian yang benar akan mengurangi dampak kecelakaan dijalanan juga ketertiban administrasi surat menyurat yang legal agar tindak kejahatan bisa diminimalisir.

“Masyarakat tidak usah takut dengan operasi jika semua unsur tentang ketertiban lalulintas dipatuhi dan dipenuhi sebagai tanggung jawab terhadap dirinya sendiri, dan menghimbau kepada unsur pegawai pemerintahan agar jangan lalai dalam pembayaran pajak baik tahunan maupun lima tahunan karena pemerintah sudah menganggarkan untuk semua ketertiban berlalulintas di dinas intansi masing-masing dan harus jadi tauladan bagi masyarakat banyak,” tegasnya. (Hartono)


0 Komentar













Isi Komentar :
Nama :
Komentar:
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 



TerpopulerWalikota Tanjungbalai Hadiri Seminar Nasional Yang Diselenggarakan Pusat Kajian Selat Malaka USU Me (66562)Proyek Kawasan Wisata Penataran Blitar Abaikan Spek Kadis dan Satker Disbudpar Lempar Tanggung Jawab (60956)Kejanggalan Pengadaan Barang dan Jasa di Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kab Sidoarjo Terciu (52720)Sintong Gultom Bubarkan Rapat Banmus DPRD Setiran Bonaran Situmeang (18428)Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kab Pasuruan, Realisasi Drainase di Desa Rejosari Kecamatan (16287)Perempuan Misterius Titip Bayi, Gegerkan Warga Kolelet Picung (15549)BPPT MoU Dengan Pemkab Natuna Kaji Pemanfaatan Teknologi Guna Mendukung Percepatan Pembangunan Dae (15265)Sepasang Kekasih Tewas Di Hotel Kisaran (14956)Kejahatan Freddie Tan, Menjual Aset Triliunan Milik Pemprov DKI Jakarta (14718)Diduga Mabuk, Tarian Gemulai Siswi SMAN 1 Mojosari Mojokerto Viral (10935)
Bedah JayaposKejati Babel Usut Dugaan Penyimpangan Pembelian Biji TimahBangka Belitung, Jaya Pos Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) yang ...


Proyek Jl Pelang-Batu Tajam Ketapang Rp 56,4 M Terindikasi Gagal MutuKejari Kabupaten Bandung Setor Uang Pengganti Perkara Tipikor ke Kas NegaraDiduga Lakukan Pungli, Kepala Desa Dan Panitia PTSL Dilaporkan Ke Kejari PandeglangDiduga Belum Kantongi IMB, Pembangunan Tower Pemancar Dari Ratelindo Berjalan MulusPetugas Tahanan Kejari Kabupaten Bandung Amankan Pembesuk Bawa SabuDaud Pasaribu SH, : Fakta Persidangan, Objek Perkara Merupakan Harta Warisan Ibu Sinap Untuk PoniyemDewan Kunjungi Proyek 2.2 Milyar, Pelaksana Tuding Bekas PPK Persulit Mereka
Laporan KhususKerajinan Ijuk Panumbangan Tembus Pasar Tanah AirCiamis, Jaya Pos Kualitas produk sapu ijuk dari Desa Tanjungmulya Kecamatan Panumbangan sudah tak diragukan ...


Kesakralan Gunung Pusuk Buhit Perlu DipertahankanDPRD Muba Tanggapi Audiensi Baznas MubaSiap Tanggap Bencana, Kodim 0711 Pemalang Menamam Rumput VertiverPemkab Gumas Gelar Forum Konsultasi Publik Penyempurnaan Rancangan RKPD 2021Kabid Humas Polda Sulsel Silaturrahmi Dengan Wartawan MarosEbid Diana Putra: Kita Akan Wujudkan Masyarakat SejahteraPemkab Sukabumi Kembali Pertahankan Opini WTP