Minggu, 21 Oktober 2012 - 09:53:12 WIB
Kasus 303 Dilimpahkan ke Pengadilan, Diduga Kajari Simalungun Terlibat Terima SuapKategori: Sumatera Utara - Dibaca: 592 kali

Baca Juga:Kabid Perizinan Tertentu Sidoarjo Diduga “Peras” Pengusaha Rp 100 JutaPembangunan Lanjutan RSU Daya Makassar Menuai Sorotan, Aparat Hukum Diminta Segera BertindakPSB Marak Jual-Beli Bangku ?Semua Anggota DPR Ikut Main Proyek

Simalungun, Jaya Pos

Kasus perjudian atau istilah lain disebut 303, yang dilimpahkan Polsek Tanah Jawa pada tanggal 27 Juli 2012 ke Kejaksaan Negeri Simalungun dengan empat orang tersangkanya yakni Yahya Sinaga alias Op Tasya (63), Giat Bonifansius Hutauruk (40), Rudy Anto Aritonang alias Rudi (31) serta seorang PNS PPL Hatonduhan Sadiaman Saragih (51) baru saja dilimpahkan ke PN Simalungun, dan telah disidangkan pada Senin, (15/10) lalu.

Anehnya, pada saat persidangan dalam agenda dakwaan yang dibacakan JPU (Jaksa Penuntut Umum), Victor Purba SH tersangka yang dihadirkan hanya 3 orang. Bahkan, Ketua Majelis Hakim, Monalisa SH mencecar JPU, Victor Purba pertanyaan, namun JPU lebih banyak diam pada saat persidangan sehingga siding diundur satu minggu kedepan.

Sebelumnya, pasca kasusnya belum dilimpahkan ke PN Simalungun, salah satu tersangka yakni Sadiaman Saragih (51) ketika disambangi di salah satu kedai kopi di wilayah Nagori Hatonduhan, baru lalu menyatakan bahwa kasus ini sudah diurus ke Kejaksaan Negeri Simalungun. “Saya ada memberikan sepasang ayam hutan buat Kajari Simalungun. Polin O Sitanggang SH sebagai maharnya melalui seorang mediator. Tapi kalau bisa minta tolong agar masalah ini jangan dibesar-besarkan,” ungkap Sadiaman.

Kejanggalan terlihat dalam kasus ini saat Jaya Pos melihat surat dakwaan yang dilimpahkan Kejari Simalungun ke PN Simalungun dengan nomor reg.PDM-152/SIANT/EP 2/07./2012 yang tertulis bahwa para tersangka di rutan 19 Juli s/d 7 Agustus dan di JPU sebagai tahanan rumah 27 Juli s/d 15 Agustus, sementara Sadiaman Saragih pada tanggal 28 September 2012 sudah menghirup udara segar.

Disini, tampak kebohongan yang dilakukan oleh pihak JPU Victor Purba SH pada surat dakwaan yang dibacakan pada saat persidangan, apalagi kasus ini diduga telah dipetieskan oleh pihak Kejari, namun karena sudah terendus oleh media, Kejari terpaksa melimpahkan kasusnya ke PN Simalungun.

Salah seorang penasehat hukum yang sering beracara di PN Simalungun, yang meminta identitasnya dirahasiakan mengungkapkan bahwa hal ini sudah melanggar dari tupoksi institusi Kejaksaan RI. Bahkan bisa dikatakan kasus ini sudah kadaluarsa, sebab masa penangguhan penahanan hanya 60 hari buat pihak Kejari, Kalau pihak kejaksaan melimpahkan kasus ini ke PN Simalungun pada tanggal 9 Oktober 2012, berapa lama masa penangguhan untuk para tersangka tersebut?

Sangat diharapkan agar Kejaksaan Agung RI segera menurunkan tim ke Kejari Simalungun untuk mengungkap kasus yang diduga juga sudah melibatkan Kajari Simalungun Polin O Sitanggang, Bila benar terjadi kesalahan di pihak Kejari agar Jamwas Kejaksaan Agung RI segera menindak para jaksa nakal ini.Hrp


0 Komentar













Isi Komentar :
Nama :
Komentar:
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 



TerpopulerWalikota Tanjungbalai Hadiri Seminar Nasional Yang Diselenggarakan Pusat Kajian Selat Malaka USU Me (73863)Proyek Kawasan Wisata Penataran Blitar Abaikan Spek Kadis dan Satker Disbudpar Lempar Tanggung Jawab (61093)Kejanggalan Pengadaan Barang dan Jasa di Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kab Sidoarjo Terciu (52841)Sintong Gultom Bubarkan Rapat Banmus DPRD Setiran Bonaran Situmeang (20986)Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kab Pasuruan, Realisasi Drainase di Desa Rejosari Kecamatan (16428)Perempuan Misterius Titip Bayi, Gegerkan Warga Kolelet Picung (15695)BPPT MoU Dengan Pemkab Natuna Kaji Pemanfaatan Teknologi Guna Mendukung Percepatan Pembangunan Dae (15324)Sepasang Kekasih Tewas Di Hotel Kisaran (15018)Kejahatan Freddie Tan, Menjual Aset Triliunan Milik Pemprov DKI Jakarta (14897)Sanksi Tegas Menanti PNS yang Nambah Libur (11504)
Bedah JayaposKasus Suap, JPU Ketapang Tuntut Mantan Politikus PDI-P 1,5 Tahun PenjaraKetapang, Jaya Pos Perjalanan kasus suap dan gratifikasi yang menyeret mantan Ketua DPRD Ketapang, ...


KPU Pandeglang DidemoDinas Perumahan Rakyat Kawasan Permukiman, Ciptakarya dan Penataan Ruang Kota Surabaya DipolisikanTambang Mas Liar Menjamur Lagi Di BengkayangKejati Kalteng Diminta Usut Dugaan Korupsi Proyek Penggantian Jembatan di KapuasSoal Hibah Gubernur 7 M Untung Bisa Dijerat TPPUKetua Kelompok Budi Karya Leniyanti Diduga Palsukan Data AnggotaBuntut Dugaan Penyelewengan Anggaran Pada Humas Mojokerto, Semakin Terkuak Dengan Adanya Jumpa Pers
Laporan KhususDesa Klambir Lima Kebon Adakan Pemilihan BPDHamparan Perak, Jaya Pos Desa Klambir Lima Kebun Kecamatan Hamparan Perak Deli Serdang mengadakan pemilihan ...


BumNag Sumpur Kudus Maju Dengan Segudang PrestasiDPRD Sampaikan Laporan Pansus Atas LKPJ Bupati Muba TA 2019Membangun Masa Depan Kabupaten Bogor Dengan PancakarsaFachrori Launching Calendar of Event Upaya Promosikan Wisata JambiDPRD Muba Serahkan Rekomendasi Terhadap LKPJ Bupati TA 2019Menpan RB Tjahjo Kumolo: MPP Pekanbaru Terbaik di IndonesiaSahirah Dzakyyah Memilih Ponpes Darul Ulum Untuk Pendidikannya