Jumat, 16 Agustus 2019 - 10:39:02 WIB
PUBLIKASI KINERJA DINAS LINGKUNGAN HIDUP KABUPATEN BOGOR TAHUN 2019Kategori: Laporan Khusus - Dibaca: 102 kali

Baca Juga:Jamkesda dan Jampersal di Inhu Tak Jelas, Kepala Dinas Kebakaran JenggotPolsek Cengkareng Diduga Paksakan Kasus ke Ranah HukumEskavator Senilai Rp 1,3 Miliar Milik Dinas PU Ketapang TerkuburPuluhan Miliar Dana Tunjanan Sertifikasi Ratusan Guru Diduga Diselewengkan

BOGOR, JAYA POS

Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bogor dibentuk oleh Peraturan Daerah (Perda) Kabupaten Bogor No 12 Tahun 2016 tentang Pembentukan dan Susunan Perangkat Daerah, dengan tugas pokok melaksanakan urusan pemerintahan di bidang lingkungan hidup dan tugas pembantuan.

Terkait dengan Misi Kabupaten Bogor, DLH mengemban Misi yang KETIGA yaitu Mewujudkan Pembangunan Daerah yang Merata, Berkeadilan dan Berkelanjutan serta mendukung Panca Karsa Bogor Membangun.
Untuk mendukung Misi, Tujuan dan Panca Karsa tersebut, sampai de­ngan Juli 2019, kegiatan-kegiatan yang sudah dilaksanakan oleh DLH ­yaitu:

1. Forum Perangkat Daerah Dinas Lingkungan Hidup:

Telah dilaksanakan pada Selasa, 19 Pebruari 2019, kegiatan ini dihadiri oleh unsur perangkat daerah, kecamatan dan stakeholder. Tujuan kegiatan tersebut adalah untuk menyelaraskan program dan kegiatan tahun 2020 hasil Musrenbang RKPD di kecamatan, mempertajam indikator serta target program dan kegiatan perangkat daerah sesuai dengan tugas dan fungsinya serta menyelaraskan program dan kegiatan antar perangkat daerah dalam rangka optimalisasi pencapaian sasaran sesuai dengan kewenangan dan sinergitas pelaksanaan prioritas pembangunan daerah.

2. HARI PEDULI SAMPAH NASIONAL:

Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) diperingati setiap tanggal 21 Februari sejak tahun 2006, dengan motivasi utama untuk semakin baik dalam pengelolaan sampah sebagai upaya melindungi segenap bangsa dan tumpah Darah Indonesia. Pengelolaan sampah perlu dilakukan secara komprehensif dan terpadu dari hulu ke hilir agar memberikan manfaat bagi masyarakat dan aman bagi lingkungan.

HPSN Tingkat Kabupaten Bogor dilaksanakan pada tanggal 24 Pebruari 2019, meliputi kegiatan: Gerakan Bersih Sungai Kalibaru (Kelurahan Nanggewer-Perbatasan Kota Depok) dan Clean Up Cibinong.

Maksud dan Tujuan Kegiatan HPSN 2019:

1. Membangun kesadaran bersama untuk pelembagaan hidup bersih
dan sehat melalui pengelolaan sampah;
2. Mendorong budaya bersih dan produktif di tengah masyarakat
dengan dinamika dan partisipasi masyarakat sebagai modal sosial;
3. Meningkatkan peran aktif dan langkah-langkah pemda serta
masyarakat­ luas dalam pengelolaan sampah;
4. Sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat luas tentang permasala-
han dan solusi untuk mengatasi sampah mulai dari sumbernya;
5. Membangun sinergi upaya pemda, masyarakat, dan dunis usaha
dalam pengelolaan sampah.

3. BOGOR ANTIK (Bogor Asri Tanpa Plastik):

PERATURAN BUPATI BOGOR NO 13 TAHUN 2019 tentang PENGURANGAN PENGGUNAAN PLASTIK DAN STYROFOAM
Penerapan pengurangan plastik dan styrofoam dilaksanakan terhitung mulai tanggal17 Agustus 2019, dilakukan oleh:

1. Pusat perbelanjaan dan toko modern, dilarang menyediakan kantong
plastik;

2. Restoran modern, café, hotel dan pusat kuliner/jajanan, dilarang
menyediakan sedotan plastik, kecuali untuk orang difable atau orang
yang mengalami kesulitan untuk minum tanpa bantuan sedotan;

3. Restoran modern, café, hotel, pusat kuliner/jajanan dilarang menyediakan styrofoam untuk kemasan makanan dan minuman.
Masyarakat memiliki hak dan kesempatan yang sama dan seluas-luas­nya untuk berperan aktif dalam mengurangi penggunaan kantong plastik, sedotan dan styrofoam.

4. Uji Laboratorium Kualitas Emisi Sumber Bergerak Untuk Kendaraan Bermotor Roda Empat: berdasarkan PP No 41 Tahun 1999 tentang Pengendalian Pencemaran Udara dan Keputusan Menteri Negara Lingkungan Hidup No 5 Tahun 2006 tentang Baku Mutu Emisi Sumber Bergerak, DLH Kabupaten Bogor melakukan uji emisi sumber bergerak untuk kendaraan bermotor roda empat. Hal ini dilakukan untuk mengetahui emisi gas buang yang berasal dari kendaraan bermotor di wilayah Kabupaten Bogor.

Udara emisi dari hasil pembakaran kendaraan bermotor pada umumnya memiliki dampak negatif terhadap lingkungan khususnya kehidupan manusia di bumi. Karena hasil pembakaran kendaraaan yang disebut dengan emisi gas buang yang berasal dari kendaraan bermotor yang lalu lalang setiap waktunya.

Terdapat 5 unsur dalam gas buang kendaraan yang diukur yaitu Senyawa HC (Hidrokarbon), CO (Karbon Monoksida), O2 (Oksigen), dan Senyawa Nox (Nitrogen Oksida).

Kegiatan tersebut dilaksanakan selama 7 hari kerja, dimulai dari tanggal 19 Juni 2019 s/d 26 Juni 2019 dengan target pengujian terhadap 300 pengguna kendaraan roda empat khususnya yang melintas di komplek Pemkab Bogor dan Kecamatan Sukaraja Kabupaten Bogor. 

5. Workshop Laporan Semester (Dokumen ­Lingkungan)

Pelaksanaan workshop dibagi menjadi 2 angkatan, angkatan pertama diselenggarakan pada tanggal 26 Juni 2019, angkatan kedua pada 27 Juni 2019, dihadiri 100 pelaku usaha se Kabupaten Bogor.

Maksud dan tujuan kegiatan ini agar peserta dapat memahami dan mengetahui sistem laporan semesteran secara on line, melakukan penguatan pada aspek tata kelola pelaporan Amdal dan UKL-UPL/RKL-RPL yang dilakukan oleh kegiatan usaha di wilayah Kabupaten Bogor, melakukan inventarisasi bank data laporan pelaksanaan AMDAL dan UKL-UPL/RKL-RPL secara periodik (semester) di wilayah Kabupaten Bogor, memudahkan DLH Kabupaten Bogor untuk menerima dokumen laporan pelaksanaan AMDAL dan UKL-UPL/RKL-RPL secara periodik, memudahkan kegiatan usaha di wilayah Kabupaten Bogor dalam proses korespondensi dokumen laporan pelaksanaan AMDAL dan UKL-UPL/RKL-RPL secara periodik.

6. Workshop Peningkatan Kualitas Bank Sampah Tahun 2019

Bank Sampah merupakan salah satu strategi dan solusi untuk memba­ngun kepedulian masyarakat agar dapat peduli dengan sampah sehingga mendapatkan manfaat ekonomi langsung dari sampah.

Jadi, Bank Sampah tidak dapat berdiri sendiri melainkan harus ada partisipasi masya­rakat sehingga manfaat langsung yang dirasakan tidak hanya ekonomi, namun pembangunan lingkungan yang bersih, hijau dan sehat.

Tujuan kegiatan ini agar pengurus Bank Sampah dapat memahami kebijakan dan peraturan-peraturan tentang pengelolaan Bank Sampah, termotivasi dalam membangun bank sampah yang mandiri dan berkelanjutan, meningkatkan komunikasi dengan masyarakat.

Workshop dilaksanakan pada tanggal 15 Juli 2019 s/d 16 Juli 2019 bertempat di Hotel Royal Safari Garden dan dibuka oleh Bupati Bogor serta diikuti oleh 100 orang Penggiat Lingkungan Hidup/Pengelola Bank Sampah.

7. Sosialisasi Pengendalian dan Pengawasan Pemanfaatan SDA

Sejalan dengan Pasal 33 ayat (3) UUD 1945 yang menentukan bahwa bumi, air dan kekayaan alam yang terkandung di dalamnya dikuasai oleh negara dan dipergunakan untuk sebesar-besarnya kemakmuran rakyat, maka pengolahan sumberdaya alam harus berorientasi kepada konservasi sumber daya alam (natural resource oriented) untuk menjalin kelestarian dan keberlangsungan sumber daya alam, dengan menggunakan pendekatan yang bercorak komprehensif dan terpadu.

Salah satu upaya dalam rangka pengendalian pemanfaatan sumber daya alam adalah dengan melakukan pengelolaan sumber daya alam dengan metode peduli lingkungan, salah satunya prinsip ekoefisiensi. Dengan meningkatkan efisiensi terhadap pemanfaatan suatu produksi, akan semakin banyak bahan dan energi yang termanfaatkan sehingga semakin sedikit limbah yang terbuang.

Sosialisasi Pengendalian dan Pengawasan Pemanfaatan SDA dilaksanakan tanggal 25 Juli 2019. Tema sosialisasi ini adalah “Perbaikan kualitas lingkungan hidup yang diakibatkan oleh kegiatan pemanfaatan sumber daya air tanah di Kabupaten Bogor.

Maksud dan tujuan kegiatan ini adalah terwujudnya pembinaan dan pengawasan terhadap pemanfaatan potensi SDA dengan indikator bahwa setiap pemegang izin usaha yang melakukan kegiatan usaha pemanfaatan SDA perlu memperhatikan kewajiban-kewajibannya sesuai dengan ketentuan, peraturan serta perundangan yang berlaku untuk turut serta dalam pengelolaan lingkungan hidup di Kabupaten Bogor.

8. Bogor Kabupatenku Green and Clean (BKCG) 2019: 

Kegiatan ini bertujuan untuk memperbaiki kualitas lingkungan melalui Kegiatan Kampung Ramah Lingkungan, telah mendaftar sebanyak 221 Kampung Ramah Lingkungan dari 39 kecamatan di wilayah Kabupaten Bogor untuk ikut BKCG 2019.

Kampung ramah lingkungan yang sudah mendaftar tersebut ditindaklanjuti dengan pendampingan oleh Fasilitator, Workshop, Pembinaan Pengelolaan Lingkungan Hidup termasuk diantaranya Penghijauan, Pengelolaan Sampah dari sumber serta konservasi.

Penilaian kampung ramah lingkungan pada Bogor KabupatenKu Green and Clean 2019 bertujuan mengedukasi, memotivasi dan membina kampung ramah lingkungan yang melaksanakan kegiatan pengelolaan lingkungan hidup secara terstruktur, mandiri dan berkesinambungan; memberi apresiasi terhadap kampung ramah lingkungan yang telah memenuhi kriteria tertentu agar dapat terus berkesinambungan dan menjadi percontohan bagi kampung lain di kecamatannya.

Jadwal Kegiatan:
Penilaian I : 22 Juli 2019 s/d 2 Agustus 2019
Penilaian II : Sepetember 2019
Awarding : Oktober 2019

Kategori Kampung Ramah Lingkungan :

1. Kampung Ramah Lingkungan (KRL) Pratama, yaitu KRL yang baru dibentuk, atau KRL yang sudah dibentuk tapi belum mendapatkan penghargaan dari tingkat kabupaten. Kategori penganugerahan: Kampung Pengelolaan Sampah Terbaik, Kampung Penghijauan dan Penataan Lingkungan Terbaik, Kampung Sanitasi Terbaik, Kampung Partisipasi Masyarakat Terbaik, Best of The Best;

2. Kampung Ramah Lingkungan (KRL) Madya, yaitu KRL yang sudah pernah mendapatkan penghargaan dari tingkat kabupaten pada tahun sebelumnya dan setiap RT nya sudah melaksanakan pengelolaan lingkungan hidup secara serempak, Kategori penganugerahan: Kampung Pengelolaan Sampah Terbaik, Kampung Ekonomi Kreatif, Kampung Terhijau, Partisipasi Masyarakat Terbaik, Best of The Best;

3. Kampung Ramah Lingkungan (KRL) Jawara, yaitu KRL yang sudah pernah mendapatkan penghargaan Madya dari tingkat kabupaten sebe­lumnya, dan memiliki minimal KRL Imbas.(Boston)


0 Komentar













Isi Komentar :
Nama :
Komentar:
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 



TerpopulerProyek Kawasan Wisata Penataran Blitar Abaikan Spek Kadis dan Satker Disbudpar Lempar Tanggung Jawab (59697)Walikota Tanjungbalai Hadiri Seminar Nasional Yang Diselenggarakan Pusat Kajian Selat Malaka USU Me (52368)Kejanggalan Pengadaan Barang dan Jasa di Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kab Sidoarjo Terciu (51549)Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kab Pasuruan, Realisasi Drainase di Desa Rejosari Kecamatan (15039)Perempuan Misterius Titip Bayi, Gegerkan Warga Kolelet Picung (14304)BPPT MoU Dengan Pemkab Natuna Kaji Pemanfaatan Teknologi Guna Mendukung Percepatan Pembangunan Dae (14130)Sepasang Kekasih Tewas Di Hotel Kisaran (13849)Kejahatan Freddie Tan, Menjual Aset Triliunan Milik Pemprov DKI Jakarta (13356)Sintong Gultom Bubarkan Rapat Banmus DPRD Setiran Bonaran Situmeang (12385)Perselingkuhan Antar Kepsek Akhirnya Terbongkar (9325)
Bedah JayaposKasus Tanah Kas Desa RancaudikSubang, Jaya Pos Sejak berlakunya regulasi Otonomi Desa, selain melahirkan hikmah juga mengundang masalah. ...


Terkait Izin Tambang Pasir Laut Galesong, Diduga Antara Pengusaha dan Oknum di Dinas ESDM Ada KonspiBobroknya Pengerjaan Jalan di Kabupaten Dharmasraya, Hitungan Bulan Sudah RetakPenangkapan Kasus Narkoba Oleh Polres Pangkep Diduga Tidak Prosedural Dan RekayasaPembangunan Wisma Haji Lanjutan DipertanyakanPembangunan Gedung Produksi Kabupaten Dharmasraya Diduga Tidak Sesuai RABDenpom Pekanbaru Menertibkan Perjudian di TapungKades Sinamanenek Diduga Merugikan Warganya
Laporan KhususKetua PWI OKU Tutup Acara Penyuluhan Bahasa Indonesia dan Melantik PWI PeduliBaturaja, Jaya Pos Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Purwadi SP ...


Polsek Jatisari Adakan Sosialisasi Di PKBM Tunas Baru DPRD Muba Setujui Perubahan R-APBD TA 2019DPRD Minta Pemkab Muba Fokus Tingkatkan PADEka Kartika Lantik Anggota DPRD Provinsi Kepri45 Anggota DPRD Muba Periode 2019-2024 Resmi Dilantik50 Anggota DPRD Subang Periode 2019-2024 DilantikSrikandi Baru Terpilih dan Dilantik dari Dapil II