Sabtu, 20 Juli 2019 - 08:00:30 WIB
Bongkar Dugaan Korupsi Mega Proyek Embung Gunung Mentas BelitungKategori: Kepulauan Babel - Dibaca: 421 kali

Baca Juga:PLTD Gardu Induk Dumai: Tingkat Kebisingan Mesin Mesti DiukurDisdik Gresik Terapkan Pendidikan Karakter Kepribadian PengajarHUT Harian Jaya Pos Ke-V, Dilaksanakan Di PUTRI DUYUNG Taman Impian Jaya Ancol JakartaKepala Imigrasi Blitar Legalkan Calo dan Berkas Palsu

Talud/dinding embung yang mengalami beberapa kali ambruk sulit untuk diperbaiki kembali, bahkan bisa dikatakan tidak bisa diperbaiki.

Bangka Belitung, Jaya Pos

Mega proyek prasarana air baku Gunung Mentas (Embung) Belitung Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) yang dilaksanakan selama 3 tahun dimulai dari tahun 2016 hingga tahun 2018 telah menghabiskan uang negara sebesar Rp 123 miliar sumber dana APBN.

Mega proyek milik Satker PJPA Babel ini sempat menghebohkan dan menuai sorotan tajam dari berbagai kalangan lantaran pekerjaannya disinyalir tidak sesuai dengan spek, seperti ambruknya beberapa kali talud/dinding embung. Hal ini tentu mengidikasikan jika mega proyek prasarana air baku Gunung Mentas (Embung) Belitung sarat dengan penyimpangan dan sudah sepantasnya aparat penegak hukum membongkar dugaan korupsi mega proyek tersebut.

Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun Jaya Pos menyebutkan bahwa mega proyek prasarana air baku Gunung Mentas (Embung) Belitung tidak selesai dikerjakan, sedangkan untuk talud/dinding embung yang mengalami beberapa kali ambruk sulit untuk diperbaiki kembali bahkan bisa dikatakan tidak bisa diperbaiki. Faktanya, hingga sekarang ambruknya talud/dinding embung tidak juga dapat diperbaiki.

“Proyek itu tidak selesai dikerjakan. Talud/dinding embung yang mengalami beberapa kali ambruk sulit untuk diperbaiki bahkan bisa dikatakan tidak bisa diperbaiki. Faktanya hingga sekarang belum juga diperbaiki,” tutur sumber yang minta namanya untuk tidak ditulis, beberapa waktu lalu.

Sementara, Kasatker PJPA Babel Joni tak menampik kalau talud/dinding embung mega proyek prasarana air baku Gunung Mentas (Embung) Belitung ada yang ambruk dan belum dilakukan perbaikan, namun dirinya berjanji akan segera melakukan perbaikan terhadap talud/dinding embung yang mengalami ambruk itu.

“Memang ada yang ambruk dan belum diperbaiki, rencananya minggu ini juga diperbaiki,” kata Joni ketika dihubungi melalui sambungan telepon, belum lama ini.

Diakuinya, mega proyek prasarana air baku Gunung Mentas (Embung) Belitung belum ke tahap FHO (serah terima barang-red) dikarenakan masih dalam masa pemeliharaan.“Kalau PHO sudah tapi FHO nya belum. ‘Kan masih masa pemeliharaan,” ungkap Joni sembari menyebut nomor teleponnya dalam pengawasan KPK.

Bersamaan dengan itu,Widy yang mengaku sebagai pagawai dari PT Fatimah mengungkapkan mega proyek prasarana air baku Gunung Mentas (Embung) Belitung tidak bisa beropersi disebabkan belum dibangunnya WTP (Weter Treatmen Plant) meskipun pelaksaanannya telah usai dikerjaakan.

“WTP atau tempat peng­olahannya belum dibangun. Proyek ini sudah selesai namun belum bisa beroperasi. Kalau saya dari pelaksana PT Fatimah Mas,” kata Widy saat ditemui di lokasi mega proyek prasarana air baku Gunung Mentas (Embung) Belitung.(Oby)


0 Komentar













Isi Komentar :
Nama :
Komentar:
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 



TerpopulerWalikota Tanjungbalai Hadiri Seminar Nasional Yang Diselenggarakan Pusat Kajian Selat Malaka USU Me (64028)Proyek Kawasan Wisata Penataran Blitar Abaikan Spek Kadis dan Satker Disbudpar Lempar Tanggung Jawab (60923)Kejanggalan Pengadaan Barang dan Jasa di Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kab Sidoarjo Terciu (52688)Sintong Gultom Bubarkan Rapat Banmus DPRD Setiran Bonaran Situmeang (18289)Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kab Pasuruan, Realisasi Drainase di Desa Rejosari Kecamatan (16242)Perempuan Misterius Titip Bayi, Gegerkan Warga Kolelet Picung (15507)BPPT MoU Dengan Pemkab Natuna Kaji Pemanfaatan Teknologi Guna Mendukung Percepatan Pembangunan Dae (15247)Sepasang Kekasih Tewas Di Hotel Kisaran (14942)Kejahatan Freddie Tan, Menjual Aset Triliunan Milik Pemprov DKI Jakarta (14640)Diduga Mabuk, Tarian Gemulai Siswi SMAN 1 Mojosari Mojokerto Viral (10885)
Bedah JayaposGara-Gara Korupsi Kades Bantardawa Diciduk Aparat Polres CiamisCiamis, Jaya Pos Diduga melakukan korupsi, aparat Satuan Reserse Kriminal Polres Ciamis menciduk Sahlan, ...


Hampir Sebulan Kerja dari Masa Denda Proyek Dermaga Belum Kunjung RampungKorban Ijazah Palsu STT Setia Gelar Demo, Tuntut Proses Sidang PK Terpidana DipercepatPembangunan Pagar Gedung Metrologi di Mark Up?Istri Mantan Bupati KKU Diduga Tidak Transparan Mengelola Dana HibahOknum Kepala SDN Jatinegara Kaum 15 Diduga Selewengkan Dana BOS dan BOP TA 2019Muhammad Sopian SE Diduga Gelapkan Dana BUMDes di Desa Limau ManisSPBU Tapung Hulu Terkesan Kebal Hukum, Pertamina Dinilai Mandul
Laporan KhususPelantikan IPK Kota Tanjungbalai Dihadiri Walikota SyahrialTanjungbalai, Jaya Pos Wali Kota Tanjungbalai H M Syahrial, SH MH menghadiri acara pelantikan ...


Pemkab Asahan Resmikan Kantor InspektoratSecara Aklamasi Terpilih Menjadi Ketua Kadin Kabupaten Garut Periode 2020-2025Setelah 33 Tahun, Padang Panjang Kembali Jadi Tuan Rumah MTQ SumbarKaruniaDukungan Program Wajib Mengaji IPKB Kabupaten Ciamis Diwarnai Aksi SosialKini, Pengerjaan Proyek Wisma Haji Kabupaten Indramayu Tahap FinishingSekda Kabupaten Tasikmalaya Serahkan PTSL dan Kunjungi Rutilahu