Jumat, 19 Juli 2019 - 07:14:06 WIB
Ketua BPD Bukit Kemuning Tuding Kades Gelapkan DDKategori: Bedah Jaya Pos - Dibaca: 132 kali

Baca Juga:Disdik Gresik Terapkan Pendidikan Karakter Kepribadian PengajarHUT Harian Jaya Pos Ke-V, Dilaksanakan Di PUTRI DUYUNG Taman Impian Jaya Ancol JakartaKepala Imigrasi Blitar Legalkan Calo dan Berkas PalsuPengusaha Bangun Rumah, Bongkar Tembok Pembatas Lapangan Bola

Pekanbaru, Jaya Pos

Masih tetap saja terjadi penyimpa­ngan penggunaan anggaran di ber­bagai sektor. Seperti halnya yang terjadi di Desa Bukit Kemuning Kecamatan Kampung Hulu Kabupaten Kampar. Pejabat Kepala Desa (Kades) Suparna disinyalir telah me­nyalahgunakan PAD Desa Bukit Kemu­ning.

Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) H Sargiyanto mengemukakan, sejak camat melantik dirinya menjadi pengurus BPD Desa Bukit Kemuning yang baru, kades tidak pernah mengundang dirinya untuk membahas penggunaan anggaran Desa Bukit Kemuning. “Kades Suparna tidak pernah bermusyawarah dengan pihak BPD dalam melakukan pembangunan di Desa Bukit Kemuning,” sebutnya.

Bahkan, menurut Sargiyanto menilai Kades Suparna selalu mengambil kebijakan sendiri tanpa melibatkan BPD. “Sehingga kami menganggap kades telah menyalahgunakan wewenangnya dalam mengambil keputusan,” ujarnya.

Pada tanggal 17 Mei 2019 Ketua dan Wakil BPD Desa Bukit Kemuning beserta seluruh anggotanya membuat Surat Pernyataan atas tindakan Kades Bukit Kemuning dan menyatakan ketidaksetujuan mereka atas perbuatan kades yang dalam hal pengambilan uang kontrak pasar pada tahun 2018 tanpa ditenderkan dulu dan tanpa melakukan musyawarah dengan pihak BPD.

Masih menurut Sargiyanto, pada tanggal 19 Mei 2019 telah dilaksanakan rapat antara BPD dengan masyarakat Desa Bukit Kemuning dihadiri beberapa elemen masyarakat, Babinsa, mantan Kades, Linmas, RT, RW, Kadus, LSM, dan memutuskan pihak BPD harus meminta pertanggungjawaban kepada Kades Suparna sejak mulai menjabat sampai sekarang (2016-2019) dan BPD pun mengirimkan surat pernyataan itu kepada kepala desa, tetapi belum ada tanggapan apapun darinya.

Kades Desa Bukit Kemuning Suparna yang ditemui Jaya Pos mengatakan bahwa semua hal yang dituduhkan kepadanya tidak benar. “Saya sudah memberikan laporan kepada BPD lama dan BPD yang baru bisa mengecek di kantor desa.

Mengenai pembangunan prasarana di Desa Bukit Kemuning, menurutnya semua menggunakan dana desa dan semua sudah dilakukan sesuai aturan. Mengenai surat pernyataan yang dimaksudkan, sampai saat ini dirinya mengaku belum menerimanya.

LSM Mitra Mabes Polri Lidik Krimsus RI, Sofyan Akbar mengatakan bahwa Kades menggunakan dana desa dan diduga dalam menggunakan Anggaran ada penyimpangan penggunaan. “Temuan kami di lapangan dalam pembangunan lapangan futsal, pembangunan jalan dan pembangunan pasar tidak sesuai dengan bestek. Kami akan melaporkan Kades Suparna ke Polda Riau dan Ke Kejaksaan,” tegasnya.(Tim)


0 Komentar













Isi Komentar :
Nama :
Komentar:
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 



TerpopulerProyek Kawasan Wisata Penataran Blitar Abaikan Spek Kadis dan Satker Disbudpar Lempar Tanggung Jawab (59647)Kejanggalan Pengadaan Barang dan Jasa di Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kab Sidoarjo Terciu (51496)Walikota Tanjungbalai Hadiri Seminar Nasional Yang Diselenggarakan Pusat Kajian Selat Malaka USU Me (49447)Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kab Pasuruan, Realisasi Drainase di Desa Rejosari Kecamatan (14979)Perempuan Misterius Titip Bayi, Gegerkan Warga Kolelet Picung (14258)BPPT MoU Dengan Pemkab Natuna Kaji Pemanfaatan Teknologi Guna Mendukung Percepatan Pembangunan Dae (14076)Sepasang Kekasih Tewas Di Hotel Kisaran (13807)Kejahatan Freddie Tan, Menjual Aset Triliunan Milik Pemprov DKI Jakarta (13302)Sintong Gultom Bubarkan Rapat Banmus DPRD Setiran Bonaran Situmeang (11866)Perselingkuhan Antar Kepsek Akhirnya Terbongkar (9275)
Bedah JayaposMaladministrasi Pelayanan Mutasi Kendaraan di Samsat Kota Bekasi Semakin ParahBekasi, Jaya Pos Pelayanan mutasi kendaraan di Samsat Kota Bekasi sarat dengan maladministrasi, dimana ...


Punya Beking di Kejagung, Pejabat Masih "Kutip" KontraktorPengelolaan DAK 64 Miliar, Disdik Ketapang Diduga Berkubang di Pusaran KKNTender Dibatalkan, Ada Tekanan Dahsyat ?Proyek Talud Pengaman Pantai Pering Diduga Tidak Sesuai SpekAPBDes Pademonegoro Diduga Masuk Kantong KadesRealisasi APBDes Sidokepung Kecamatan Buduran Tidak TransparanLahan Pertanian Milik Pemprov Jatim Disewakan di Kecamatan Tutur, Uangnya Kemana ?
Laporan KhususAmryatul Anam dan Melan Puspitasari Terpillih Menjadi Pradana Ambalan Pandu-KunthiJawa Tengah, Jaya Pos Amryatul Anam dan Melan Puspitasari terpilih menjadi Pradana Ambalan Pandu-Kunthi pada ...


Sekang Dewek Nggo Dewek Volly Pantai, Staf Teritorial JuaraBupati Tasikmalaya: Teruslah Berkreasi, Berkarya Dalam Gerakan PramukaRaperda Perubahan APBD 2019 Disahkan20 Anggota DPRD Kota Padang Panjang Dilantik dan DisumpahIlyas Panji Alam Sholat Idul Adha di Masjid An-NurPUBLIKASI KINERJA DINAS LINGKUNGAN HIDUP KABUPATEN BOGOR TAHUN 2019Bertemu di IPDN, Bupati Bantaeng Bincang Akrab dengan Wapres