Jumat, 19 Juli 2019 - 07:00:29 WIB
Keterbatasan Kemampuan Keuangan Daerah Menuntut Dilakukan Inovasi dan KreatifitasKategori: Jawa Barat - Dibaca: 50 kali

Baca Juga:HUT Harian Jaya Pos Ke-V, Dilaksanakan Di PUTRI DUYUNG Taman Impian Jaya Ancol JakartaKepala Imigrasi Blitar Legalkan Calo dan Berkas PalsuPengusaha Bangun Rumah, Bongkar Tembok Pembatas Lapangan BolaWarga Jakpus Gantung Harapan Kepada Gubernur Baru

Ciamis, Jaya Pos

Bupati Ciamis H Herdiat Sunarya secara resmi menutup kegiatan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJM) Kabupaten Ciamis 2019-2024 di aula kantor Bappeda Ciamis, beberapa waktu lalu.

H Herdiat menjelaskan, kegiatan Muserenbang RPJMD tersebut memiliki arti penting karena terdapat kesepakatan terhadap rancangan RPJMD tahun 2019-2024.

“Sebelumnya telah dilakukan penajaman, sinkronisasi dan klarifikasi dengan berbagai pemangku kepentingan, melalui kegiatan pra Musrenbang. Telah dilakukan pula verifikasi Renstra OPD. Dengan demikian diharapkan dapat tersusun dokumen perencanaan yang lebih komprehensif,” kata H Herdiat di hadapan tamu undangan yang dihadiri Wakil Bupati Ciamis Yana D Putra, pimpinan Forkopimda, Ketua DPRD, Sekretaris Bapeda Provinsi Jabar Eko Priastono ST MPPM, Sekda Kab Ciamis Drs H Asep Sudarman MPd, Kepala BI Tasikmalaya, para Kepala SKPD, unsur Muspika, Kasubag Umum BNN, dan yang lainnyta.

Lebih lanjut H Herdiat menjelaskan, RPJMD 2019-2024 merupakan periode terakhir dari RPJMD Ciamis 2005-2025. “Pada periode terakhir ini diarahkan untuk pencapaian kesejahteraan melalui penciptaan struktur sosial dan ekonomi masyarakat yang kokoh berlandaskan kemandirian dan keunggulan kompetitif yang didukung oleh sumber daya manusia yang memiliki daya saing, infrastruktur yang baik dan tata kelola pemerintahan yang efisien dan efektif,” paparnya.

Dijelaskan pula, berdasarkan arah kebijakan RPJPD, hasil analisi kondisi dan potensi, permasalahan, serta tantangan yang ada, maka Pemkab Ciamis telah menetapkan visi Kabupaten Ciamis tahun 2019-2024, yaitu “Mantapnya Kemandirian Ekonomi Sejahtera untuk Semua”.

Untuk membidik visi tersebut telah, dirumuskan 6 misi pembangunan yaitu meningkatkan kualitas sumberdaya manusia, meningkatkan ketersediaan infrastruktur wilayah yang mendukung perkembangan wilayah, membangun perekonomian berbasis pemberdayaan masyarakat, ekonomi kerakyatan dan potensi unggulan lokal, memanfaatkan sumberdaya alami dan lingkungan hidup secara bijaksana untuk mendukung pembangunan berkelanjutan, meningkatkan tata kelola pemerintahan yang efektif dan efisien, penguatan otonomi desa dalam rangka mewujudkan masyarakat dan desa.

Dia mengakui, ada beberapa tantangan yang dihadapi, diantaranya kemampuan keuangan daerah yang terbatas sehingga harus melakukan inovasi meningkatkan pendapatan daerah. “Disini perlu sinergitas semua komponen, sehingga kita dapat menjawab semua tantangan yang ada dengan melakukan inovasi dan kreatifitas dalam rangka meningkatkan pendapatan daerah melalui eksistensi dan intensifikasi potensi pendapatan daerah serta berupaya mencari sumber pendanaan, baik yang berasal dari APBD Propinsi Jawa Barat maupun dari APBN,” katanya.

Sementara Sekretaris Bappeda Provinsi Jabar Eko Priastono mengatakan, RPJMD akan dijadikan tolak ukur keberhasilan pembangunan daerah penyusunan RPJMD Ciamis. Menurut dia, harus selaras dengan RPJMD Prov Jabar tahun 2018-2023 yang mengusung visi “Jabar Kahiji”. “Pada visi Jabar Kahiji di dalamnya terdapat visi-misi pembangunan Jabar dalam rangka mempercepat pertumbuhan berbasis lingkungan, meningkatkan improvisasi daya saing keumatan dengan menggunakan teknologi.

Meningkatkan kualitas manusia, meningkatkan infrastruktur, meningkatkan sumber daya alam, meningkatkan otonomi desa dengan mengoptimalkan dana desa, kolaborasi dana pembangunan dari BUMN, BUMD, Dana Masyarakat, Investor dalam maupun luar negeri.

Dalam mewujudkan pembangunan itu memerlukan dana yang cukup besar sehingga dalam pendanaannya harus berkolaborasi dengan berbagai pihak. Kebijakan penataan ruang Jabar berbasis pada perkembangan wilayah setempat. Pembangunan Ciamis disamping infrastruktur adalah wisata Situ Wangi Kawali dan perkembangan kebudayaan,” kata Eko.

Kepala Bappeda Ciamis H Ika Darmaiswara didampingi Kabid Daper & Litbang Iskandar menyatakan apresiasinya kepada semua pihak yang telah menyukseskan acara musrenbang tersebut. Menurut Ika, tahap demi tahap dokumen RPJMD ini akan dibahas dan disetujui DPRD dan Pemprov Jabar. Dasar RPJMD ini adalah UU No 25 tahun 2004, No 23 tahun 2014 dan No 86 tahun 2017 tentang Tata Cara Perencanaan Pengendalian dan Evaluasi Pembangunan Daerah.(Mamay)


0 Komentar













Isi Komentar :
Nama :
Komentar:
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 



TerpopulerProyek Kawasan Wisata Penataran Blitar Abaikan Spek Kadis dan Satker Disbudpar Lempar Tanggung Jawab (59647)Kejanggalan Pengadaan Barang dan Jasa di Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kab Sidoarjo Terciu (51496)Walikota Tanjungbalai Hadiri Seminar Nasional Yang Diselenggarakan Pusat Kajian Selat Malaka USU Me (49447)Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kab Pasuruan, Realisasi Drainase di Desa Rejosari Kecamatan (14979)Perempuan Misterius Titip Bayi, Gegerkan Warga Kolelet Picung (14258)BPPT MoU Dengan Pemkab Natuna Kaji Pemanfaatan Teknologi Guna Mendukung Percepatan Pembangunan Dae (14076)Sepasang Kekasih Tewas Di Hotel Kisaran (13807)Kejahatan Freddie Tan, Menjual Aset Triliunan Milik Pemprov DKI Jakarta (13302)Sintong Gultom Bubarkan Rapat Banmus DPRD Setiran Bonaran Situmeang (11866)Perselingkuhan Antar Kepsek Akhirnya Terbongkar (9275)
Bedah JayaposMaladministrasi Pelayanan Mutasi Kendaraan di Samsat Kota Bekasi Semakin ParahBekasi, Jaya Pos Pelayanan mutasi kendaraan di Samsat Kota Bekasi sarat dengan maladministrasi, dimana ...


Punya Beking di Kejagung, Pejabat Masih "Kutip" KontraktorPengelolaan DAK 64 Miliar, Disdik Ketapang Diduga Berkubang di Pusaran KKNTender Dibatalkan, Ada Tekanan Dahsyat ?Proyek Talud Pengaman Pantai Pering Diduga Tidak Sesuai SpekAPBDes Pademonegoro Diduga Masuk Kantong KadesRealisasi APBDes Sidokepung Kecamatan Buduran Tidak TransparanLahan Pertanian Milik Pemprov Jatim Disewakan di Kecamatan Tutur, Uangnya Kemana ?
Laporan KhususAmryatul Anam dan Melan Puspitasari Terpillih Menjadi Pradana Ambalan Pandu-KunthiJawa Tengah, Jaya Pos Amryatul Anam dan Melan Puspitasari terpilih menjadi Pradana Ambalan Pandu-Kunthi pada ...


Sekang Dewek Nggo Dewek Volly Pantai, Staf Teritorial JuaraBupati Tasikmalaya: Teruslah Berkreasi, Berkarya Dalam Gerakan PramukaRaperda Perubahan APBD 2019 Disahkan20 Anggota DPRD Kota Padang Panjang Dilantik dan DisumpahIlyas Panji Alam Sholat Idul Adha di Masjid An-NurPUBLIKASI KINERJA DINAS LINGKUNGAN HIDUP KABUPATEN BOGOR TAHUN 2019Bertemu di IPDN, Bupati Bantaeng Bincang Akrab dengan Wapres