Senin, 15 Juli 2019 - 06:16:35 WIB
Pungli di Lapas Kapuas Resahkan NapiKategori: Bedah Jaya Pos - Dibaca: 76 kali

Baca Juga:Warga Jakpus Gantung Harapan Kepada Gubernur BaruPemberangkatan CJH Sulteng, Penerbangan Reguler Tidak TergangguKades Rimpian Lempar Tanggungjawab6 orang PSK Positif Terjangkit Menderita HIV

Kuala Kapuas, Jaya Pos

Pungutan tak resmi alias pungli, yang dilakukan oleh oknum petugas di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Kuala Kapuas, Kalimantan Tengah (Kalteng) ter­hadap warga binaan dikeluhkan oleh sejumlah narapidana (napi). Hal itu diungkapkan salah seorang napi, Fauzi kepada admin Mimbar Demokrasi “the Junaedi Gaol Institut”, M Junaedi L Gaol, Rabu (9/7).

Menurut Fauzi, bukan rahasia umum lagi kalau di rutan tersebut, ada fasilitas cuti bersyarat (CB) atau pembebasan bersyatat (PB). Fasilitas tersebut, merupakan bisnis para oknum sipir penjara.

Seperti biaya pengurusan CB, dipungut biaya kisaran antara Rp 3 juta hingga Rp 5 juta per-orang, Sedangkan untuk pengurusan PB, lebih besar lagi, biayanya mencapai Rp 6 juta hingga Rp15 juta per-orang.

Fauji, narapidana yang sudah menjalani separuh masa hukuman itu, seharusnya sudah dilakukan proses administrasi agar nanti saat manjalani sepertiga hukuman bisa mendapat cuti bersyarat (CB). Namun, meskipun Fauzi sudah berkelakuan baik tetap saja diminta setor uang biaya pengurusan CB.

Ternyata, di Rutan Kapuas CB maupun PB bukan tentang kelakuan, tetapi urusannya ada duit baru bisa dapat. Fauzi, warga tak mampu itu, mengaku pasrah apabila nantinya dirinya tak berhak dapatkan fasilitas CB karena tak punya uang. Dilansir dari akun facebook, Mimbar Demokrasi “the Junaedi Gaol Institut.” (Mandau)


0 Komentar













Isi Komentar :
Nama :
Komentar:
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 



TerpopulerProyek Kawasan Wisata Penataran Blitar Abaikan Spek Kadis dan Satker Disbudpar Lempar Tanggung Jawab (59647)Kejanggalan Pengadaan Barang dan Jasa di Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kab Sidoarjo Terciu (51496)Walikota Tanjungbalai Hadiri Seminar Nasional Yang Diselenggarakan Pusat Kajian Selat Malaka USU Me (49447)Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kab Pasuruan, Realisasi Drainase di Desa Rejosari Kecamatan (14979)Perempuan Misterius Titip Bayi, Gegerkan Warga Kolelet Picung (14258)BPPT MoU Dengan Pemkab Natuna Kaji Pemanfaatan Teknologi Guna Mendukung Percepatan Pembangunan Dae (14076)Sepasang Kekasih Tewas Di Hotel Kisaran (13807)Kejahatan Freddie Tan, Menjual Aset Triliunan Milik Pemprov DKI Jakarta (13302)Sintong Gultom Bubarkan Rapat Banmus DPRD Setiran Bonaran Situmeang (11866)Perselingkuhan Antar Kepsek Akhirnya Terbongkar (9275)
Bedah JayaposMaladministrasi Pelayanan Mutasi Kendaraan di Samsat Kota Bekasi Semakin ParahBekasi, Jaya Pos Pelayanan mutasi kendaraan di Samsat Kota Bekasi sarat dengan maladministrasi, dimana ...


Punya Beking di Kejagung, Pejabat Masih "Kutip" KontraktorPengelolaan DAK 64 Miliar, Disdik Ketapang Diduga Berkubang di Pusaran KKNTender Dibatalkan, Ada Tekanan Dahsyat ?Proyek Talud Pengaman Pantai Pering Diduga Tidak Sesuai SpekAPBDes Pademonegoro Diduga Masuk Kantong KadesRealisasi APBDes Sidokepung Kecamatan Buduran Tidak TransparanLahan Pertanian Milik Pemprov Jatim Disewakan di Kecamatan Tutur, Uangnya Kemana ?
Laporan KhususAmryatul Anam dan Melan Puspitasari Terpillih Menjadi Pradana Ambalan Pandu-KunthiJawa Tengah, Jaya Pos Amryatul Anam dan Melan Puspitasari terpilih menjadi Pradana Ambalan Pandu-Kunthi pada ...


Sekang Dewek Nggo Dewek Volly Pantai, Staf Teritorial JuaraBupati Tasikmalaya: Teruslah Berkreasi, Berkarya Dalam Gerakan PramukaRaperda Perubahan APBD 2019 Disahkan20 Anggota DPRD Kota Padang Panjang Dilantik dan DisumpahIlyas Panji Alam Sholat Idul Adha di Masjid An-NurPUBLIKASI KINERJA DINAS LINGKUNGAN HIDUP KABUPATEN BOGOR TAHUN 2019Bertemu di IPDN, Bupati Bantaeng Bincang Akrab dengan Wapres