Selasa, 09 Juli 2019 - 07:47:53 WIB
Halal Bihalal Kelembagaan PNPM Mandiri Perdesaan Pasca ProgramKategori: Jawa Timur - Dibaca: 115 kali

Baca Juga:75 Pemuda Ikuti Penyuluhan Bahaya NarkobaDiduga Kedudukan Orangtua Dapatkan Proyek, Perbaikan Sekolah di Simalungun Tak Sesuai JuknisSeorang Karyawan di PT Incasi Raya Pangean Tewas MengenaskanRawa Glodok Perlu Uluran Tangan

Mojokerto, Jaya Pos

Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM) Mandiri pasca program di Kabupaten Mojokerto telah banyak mengalami perkembangan yang signifikan, terlihat dari perkembangan modal awal dana perguliran sebesar Rp. 15 miliar lebih per laporan 31 Desember 2018 telah bertambah menjadi Rp. 70 miliar lebih.

Kabar baik ini dibahas Wakil Bupati Mojokerto Pungkasiadi pada kesempatan halal bihalal kelembagaan PNPM-Mandiri Perdesaan Pasca Programdi Mojo Kembangsore Park Kecamatan Pacet.

“Dana awal perguliran telah mengalami perkembangan yang signifikan dari Rp 15 miliar menjadi Rp. 70 miliar atau naik sekitar 455%,” kata wabup.

Pada tahun 2018 idle fund (dana menganggur) yang tercatat yakni Rp. 22 miliar lebih mengendap di rekening bank dan tidak diinvestasikan pada aset atau surat berharga lainnya, maka PNPM-MPd mengembangkannya dalam bentuk kegiatan lebih variatif tak hanya berkutat pada kegiatan simpan pinjam masyarakat.

Wabup Pungkasiadi dalam kesempatan ini mengapresiasi tiga kecamatan yakni Pacet, Kutorejo dan Pungging yang telah menyimpan idle fund di BUMD Pemkab Mojokerto yakni BPR Majatama.

Dirinya ingin agar langkah ini bisa diikuti kecamatan lain di Kabupaten Mojokerto untuk meningkatkan iklim peningkatan usaha ekonomi masyarakat yang lain.

“Kegiatan perguliran dana yang melibatkan desa-desa pada kecamatan menjadikan kelembagaan PNPM-MPd punya peluang membentuk BUMDES, dari situ nanti bisa lahir unit-unit usaha bermanfaat, misalnya pengembangan daerah wisata dan perdagangan, inilah tujuan kita untuk mengentaskan kemiskinan melalui pemberdayaan masyarakat,” tambahnya.

Dengan perguliran Simpan Pinjam Perempuan (SPP) dan Usaha Ekonomi Produktif (UEP) PNPM Mandiri di Kabupaten Mojokerto telah menjelma menjadi potensi ekonomi bagi 2.070 kelompok yang melibatkan 38.471 anggota masyarakat.

PNPM Mandiri Perdesaan sendiri merupakan kelanjutan Program Pengembangan Kecamatan (PPK) dan Program Pengentasan Kemiskinan di Perkotaan (PPK) untuk dilaksanakan sebagai instrumen percepatan penanggulangan kemiskinan dan perluasan kesempatan kerja berbasis pemberdayaan masyarakat.

Wabup juga menjabarkan beberapa progres perkembangan pembangunan di Kabupaten Mojokerto seperti angka kemiskinan, kesehatan dan infrastruktur.

Dirinya menyebut angka kemiskinan Kabupaten Mojokerto saat ini berkisar di angka 10,08%. Angka tersebut ditargetkan untuk terus diturunkan tentunya dengan program-program pembangunan yang membawa manfaat bagi masyarakat.

“Alokasi untuk pembangunan bidang kesehatan yang diinstruksikan pemerintah pusat sebesar 20%, namun kita coba 29%, bidang pendidikan 10%, kita upayakan 14% dan bidang infrastruktur 25%, kita bisa buat jadi 33%. Semua kita lakukan secara imbang untuk mempercepat kesejahteraan bagi masyarakat,” terangnya.

Acara juga dihadiri Asisten Pemerintahan dan Kesra Agus M. Anas, Kepala Dinas Pemberdayaaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Ardi Sepdianto, kepala OPD, dan Camat Pacet Moch. Malik beserta Muspika. (Ad)


0 Komentar













Isi Komentar :
Nama :
Komentar:
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 



TerpopulerProyek Kawasan Wisata Penataran Blitar Abaikan Spek Kadis dan Satker Disbudpar Lempar Tanggung Jawab (60015)Walikota Tanjungbalai Hadiri Seminar Nasional Yang Diselenggarakan Pusat Kajian Selat Malaka USU Me (54856)Kejanggalan Pengadaan Barang dan Jasa di Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kab Sidoarjo Terciu (51857)Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kab Pasuruan, Realisasi Drainase di Desa Rejosari Kecamatan (15359)Perempuan Misterius Titip Bayi, Gegerkan Warga Kolelet Picung (14624)BPPT MoU Dengan Pemkab Natuna Kaji Pemanfaatan Teknologi Guna Mendukung Percepatan Pembangunan Dae (14439)Sepasang Kekasih Tewas Di Hotel Kisaran (14132)Kejahatan Freddie Tan, Menjual Aset Triliunan Milik Pemprov DKI Jakarta (13697)Sintong Gultom Bubarkan Rapat Banmus DPRD Setiran Bonaran Situmeang (13693)Perselingkuhan Antar Kepsek Akhirnya Terbongkar (9645)
Bedah JayaposPAD Dishub Bukittinggi Diduga Terjadi Kebocoran, Oknum ASN Tidak Beretika Perlu PembinaanBukittinggi, Jaya Pos Tingkat kebocoran sektor Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari retribusi perparkiran di ...


Kasektor Citata Kramat Jati Diduga Lindungi Bangunan BermasalahProyek Jalan PUPR Lahat AmburadulPT DWK Diduga Produksi CPO Dioplos MikoTiang Oktagonal Segi 8 Bengkok, Dishub Surabaya Lakukan PembiaranKegiatan Pamsimas di Kabupaten Sidoarjo Diduga Mark UpPembangunan Gerai Pusat Oleh-Oleh Diduga Gunakan Bangunan LamaPendataan Dinas Sosial Bukittinggi Diduga Pilih Kasih Pada Warga Miskin
Laporan KhususPemkab Gumas Raih Penghargaan Dari Menkumham RIKuala Kurun, Jaya Pos Pemerintah Kabupaten Gunung Mas (Gumas) Kalimantan Tengah (Kalteng) melalui Bagian ...


Menjelang Hari Jadi Kabupaten Indramayu Lantik WabupWalikota Padang Panjang Kembali Terima Penghargaan Pembina ProklimPemkab Bantaeng Raih Penghargaan STBM Award Tingkat NasionalJumaga Nadeak Kembali Dilantik Pimpin DPRD KepriPimpinan Tiga Daerah ke Bantaeng Ikuti Monev Bersama KPKHari Kesaktian Pancasila Pemkot Manado Gelar Upacara Bendera45 Anggota DPRD Labuhanbatu Periode 2019 - 2014 Dilantik