Minggu, 23 Juni 2019 - 07:18:21 WIB
Bupati Banyumas Nominator Penerima Satyalencana PembangunanKategori: Laporan Khusus - Dibaca: 586 kali

Baca Juga:Kepala Puskesmas Tulangan Halangi Wartawan Ambil Gambar ProyekJajang Rahmat Anak yang MalangHUT HARIAN JAYA POS KE- VSMPN 42 Surabaya Alergi Wartawan , Diduga Selewengkan Dana BOS dan Jual Buku BSE

Purwokerto, Jaya Pos

Bupati Banyumas Achmad Husein masuk nominasi penerima Penghargaan Satyalancana Pembangunan Bidang Koperasi dan UKM Tahun 2019 dari Presiden Republik Indonesia.

Untuk mendapatkan penghargaan tersebut bupati melakukan ekspose program yang memacu pertumbuhan Koperasi dan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) di hadapan tim verifikasi penilai Satya Lencana Pembangunan bidang Koperasi dan UKM tingkat nasional di Ruang Joko Kahiman, Rabu (19/6).

Dalam pemaparannya Bupati menyebut, berkembangnya Koperasi dan UMKM Kabupaten Banyumas tak lepas dari letak geografis yang strategis, dimana Purwokerto sebagai ibukota kabupaten berada di persimpangan dimana semua transportasi melewati Kota Purwokerto.

“Semua jurusan kereta api maupun bus melewati Kota Purwokrto sehingga sangat memberikan peluang, berkembangnya Koperasi dan UMKM Kabupaten Banyumas. Meski harus berjuang keras karena sekitar tahun 2013 angka kemiskinan di Banyumas lebih dari 19% sekarang meski masih tinggi tetapi berhasil diturunkan menjadi 13,5%,” kata Bupati.

Untuk mewujudkan berkembangnya koperasi dan UMKM menurut Bupati, harus berkolaborasi dengan bentuk kemitraan dan kerja sama. Pemkob Banyumas sudah menjalin kerja sama dengan berbagai pihak. Dari aspek kebijakan kata Husein, Bupati juga memberikan dana bergulir bagi ribuan UMKM.

“Dengan dana bergulir serta kerja sama ribuan UMKM dapat berjalan, namun yang lebih terasa adalah berkembangnya usaha yang telihar kecil seperti pelatihan pengrajin bandol dengan berkembang menjadi produksi sepatu, kerjainan batik papringan kerja sama dengan Bank Indonesia, ternak jangkrik, maggot dan lainya,” kata Bupati.

Pada kesempatan tersebut Bupati juga terus mendorong pengrajin Lurik dan Batik Banyumas untuk terus dipaksa agar semua ASN (Aparatur Sipil Negara) mengenakan batik dan lurik yang diproduksi oleh pengrajin dari Banyumas.

“Meski awalnya harus dipaksa, agar pengrajin mampu memproduksi kebutuhan ASN. Dan bagi ASN juga harus dipaksa memakai produksi lokal dengan tanda khusus, yang nantinya mudah dipastikan itu produk pengrajin Banyumas,” tambah Bupati.

Dengan cara tersebut nantinya pengrajin terpacu untuk giat berproduksi dan kreatif yang akhirnya memakmurkan UMKM. Dan bagi ASN akan ada kebanggan memakai produk lokal. “Nanti semua ASN wajib memakai batik dan lurik yang benar-benar produk Banyumas,” jelasnya.

Sementara itu tim yang berasal dari Sekretariat Militer Presiden yang dipimpin Laksma TNI Imam Suprayitno SE MTr (Han) bersama Letkol CAJ Sandi MSi (Han) didampingi 2 staf Kementerian Koperasi dan UKM menjelaskan kehadirannya adalah dalam rangka sinkronisasi dan verifikasi dari data yang masuk di Jawa Tengah ada 2 bupati yaitu Bupati Banyumas bersama Bupati Brebes masuk nominasi penerima penghargaan.

“Proses masih cukup panjang, kami hadir untuk mencocokan data administrasi dan kenyataan di lapangan agar bapak Presiden nantinya memastikan penerima penghargaan adalah orang yang tepat,” kata Laksma Imam Suprayitno. (Jhon/Nas)


0 Komentar













Isi Komentar :
Nama :
Komentar:
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 



TerpopulerProyek Kawasan Wisata Penataran Blitar Abaikan Spek Kadis dan Satker Disbudpar Lempar Tanggung Jawab (60473)Walikota Tanjungbalai Hadiri Seminar Nasional Yang Diselenggarakan Pusat Kajian Selat Malaka USU Me (57594)Kejanggalan Pengadaan Barang dan Jasa di Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kab Sidoarjo Terciu (52264)Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kab Pasuruan, Realisasi Drainase di Desa Rejosari Kecamatan (15780)Perempuan Misterius Titip Bayi, Gegerkan Warga Kolelet Picung (15064)BPPT MoU Dengan Pemkab Natuna Kaji Pemanfaatan Teknologi Guna Mendukung Percepatan Pembangunan Dae (14861)Sintong Gultom Bubarkan Rapat Banmus DPRD Setiran Bonaran Situmeang (14731)Sepasang Kekasih Tewas Di Hotel Kisaran (14544)Kejahatan Freddie Tan, Menjual Aset Triliunan Milik Pemprov DKI Jakarta (14155)Perselingkuhan Antar Kepsek Akhirnya Terbongkar (10076)
Bedah JayaposTernyata Pembangunan RPS SMKN 3 Kuala Kapuas Sudah Molor 1 Bulan lebihKuala Kapuas, Jaya Pos Jangka waktu 5 (lima) bulan 150 hari kerja, yang direncanakan untuk membangun ruang ...


Galian C Tidak Miliki Izin Marak di PasbarOknum PT Adira Pasaman Barat Tipu KonsumenDiduga Tidak Sesuai Spek dan RAB Pekerjaan TPT AmbrolPembangunan Pamsimas Di Desa Putat Diduga Mark UpDua Periode Jabatan Bupati Agam, Jalan dan Jembatan di Kecamatan Ampek Nagari Masih Ditemukan Rusak Goliong, Kontraktor Asal Sungailiat Bangka MeradangLSM Gasak Desak Kejagung Awasi Kejari Ketapang Tangani Kasus Dugaan Korupsi Dana Desa
Laporan KhususDisbun Jatim Genjot Produktifitas Kakao JatimSurabaya, Jaya Pos Dinas Perkebunan Jawa Timur (Jatim) konsisten secara terus-menerus menggenjot ...


FESTIVAL SITU FRONT CITY (SFC) TAHUN 2019Kembangkan Geopark, Pemkab Sukabumi MoU dengan JepangRaih WTP Lima Kali Berturut, Pemkab Tanah Datar Dianugerahi Penghargaan Tingkat NasionalWabup Shodiq Pastikan Warga Terdampak Kabut Asap Terlayani Walikota Kota Depok M Idris: Al Qur'an Merupakan Pedoman HidupPemkab OKU Peringati Hari Sumpah Pemuda Tahun 2019Roni Mulyadi Dt Bungsu Ketua DPRD Tanah Datar 2019-2024