Minggu, 07 Oktober 2012 - 09:57:59 WIB
Kepala Puskesmas Tulangan Halangi Wartawan Ambil Gambar ProyekKategori: Jawa Timur - Dibaca: 399 kali

Baca Juga:Jajang Rahmat Anak yang MalangHUT HARIAN JAYA POS KE- VSMPN 42 Surabaya Alergi Wartawan , Diduga Selewengkan Dana BOS dan Jual Buku BSEDugaan Korupsi Rp4,4 M, Jaksa Akan Panggil Pejabat Disdik Kab Tangerang

Sidoarjo, Jaya Pos

Niat Pemerintah Kabupaten Sidoarjo untuk meningkatkan pelayanan kesehatan bagi masyarakat dapat dilihat dari dibangunya beberapa sarana dan prasarana kesehatan, salah satunya adalah pembanguan fisik Puskesmas Tulangan. Sayangnya, pembangunan puskesmas ini tidak bejalan transparan dan terkesan ditutup –tutupi.

LSM Komnas bersama – sama Jaya Pos telah melakukan pantauan sejak proses lelang terhadap proyek pengadaan gedung ini. Menurut Ketua Komnas, proyek ini sejak awal telah cacat secara administrasi, baik dalam proses penawaranya juga dalam proses pengumuman pemenangnya.

Dalam pengumuman pemenang, jelas terlihat panitia lelang tidak profesional dengan melakukan banyak kesalahan dalam penulisan objek yang akan dibangun, yang seharusnya  puskesmas, ternyata ditulis puskesmas  taman dan yang satu ditulis Puskesmas Balongbendo.

Masih menurut Suryanto, Ketua Komnas “bahwa kesalahan – kesalahan itu mengindikasikan pihak panitia tidak mandiri dan punya tendensi untuk memenangkan pengusaha yang sekarang mengerjakan pembangunan proyek Puskesmas Tulangan  yaitu PT Tunggal Jaya Raya yang beralamat di Jalan Wates II /4, Sidoarjo, NPWP 02.211.228.8-641 000, dengan harga penawaran Rp 2.605.500.000;00, dari pagu anggaran Rp 2.786.500.00;00, dan harga perkiraan sendiri (HPS ) Rp 2.730.250.000;00.

Sedikitnya peserta lelang yang turut mengikuti  penawaran inilah yang membuat Suryanto merupakan kejanggalan dan patut diduga ada permainan dalam lelang proyek ini.

Terlebih lagi di lapangan ditemukan papan proyek yang sama sekali tidak mencantumkan besaran biaya proyek yang dibiayai oleh ABPD ini dan dibawah satuan kerja Dinas Kesehatan Kab Sidoarjo. Lebih mencurigakan lagi, pihak user dalam hal ini Kepala Puskesmas Tulangan seakan tak mau fisik proyek diambil gambarnya oleh kalangan Wartawan dan LSM dengan cara menyuruh anak buahnya untuk menghadang  agar wartawan tidak bisa mengambil gambar proyek ini.

Sementara kondisi proyek itu sendiri diduga banyak kejanggalan, karena dalam proyek ini lokasi sama sekali tidak di urug  dan dalam pengerjaanya proyek ini telah merusak pondasi dan existing pagar, ini jelas merupakan pemborosan anggaran karena seharusnya life time pagar yang baru dibangun ini  masih bisa bertahan 5 tahun lagi dengan adanya pembangunan proyek yang asal- asalan ini. Maka, kondisi pagar sama menjadi rusak parah, dan seharusnya pihak kontraktor  memagari lokasi proyek. Maka, dengan telah adanya pagar maka diduga dana untuk pagar masuk ke kantong kontraktor secara Cuma-Cuma.

Bila dilihat dari kengototan kepala puskesmas untuk menghalangi wartawan dalam tugasnya diduga kuat kepala puskesmas telah mendapat suap dari  kontraktor pelaksana. Inilah yang  menjadikan Kepala Puskesmas Tulangan  tidak ingin proyekya dicontrol oleh  kalangan LSM dan wartawan. Zein


0 Komentar













Isi Komentar :
Nama :
Komentar:
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 



TerpopulerProyek Kawasan Wisata Penataran Blitar Abaikan Spek Kadis dan Satker Disbudpar Lempar Tanggung Jawab (59647)Kejanggalan Pengadaan Barang dan Jasa di Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kab Sidoarjo Terciu (51496)Walikota Tanjungbalai Hadiri Seminar Nasional Yang Diselenggarakan Pusat Kajian Selat Malaka USU Me (49447)Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kab Pasuruan, Realisasi Drainase di Desa Rejosari Kecamatan (14979)Perempuan Misterius Titip Bayi, Gegerkan Warga Kolelet Picung (14258)BPPT MoU Dengan Pemkab Natuna Kaji Pemanfaatan Teknologi Guna Mendukung Percepatan Pembangunan Dae (14076)Sepasang Kekasih Tewas Di Hotel Kisaran (13807)Kejahatan Freddie Tan, Menjual Aset Triliunan Milik Pemprov DKI Jakarta (13302)Sintong Gultom Bubarkan Rapat Banmus DPRD Setiran Bonaran Situmeang (11866)Perselingkuhan Antar Kepsek Akhirnya Terbongkar (9275)
Bedah JayaposMaladministrasi Pelayanan Mutasi Kendaraan di Samsat Kota Bekasi Semakin ParahBekasi, Jaya Pos Pelayanan mutasi kendaraan di Samsat Kota Bekasi sarat dengan maladministrasi, dimana ...


Punya Beking di Kejagung, Pejabat Masih "Kutip" KontraktorPengelolaan DAK 64 Miliar, Disdik Ketapang Diduga Berkubang di Pusaran KKNTender Dibatalkan, Ada Tekanan Dahsyat ?Proyek Talud Pengaman Pantai Pering Diduga Tidak Sesuai SpekAPBDes Pademonegoro Diduga Masuk Kantong KadesRealisasi APBDes Sidokepung Kecamatan Buduran Tidak TransparanLahan Pertanian Milik Pemprov Jatim Disewakan di Kecamatan Tutur, Uangnya Kemana ?
Laporan KhususAmryatul Anam dan Melan Puspitasari Terpillih Menjadi Pradana Ambalan Pandu-KunthiJawa Tengah, Jaya Pos Amryatul Anam dan Melan Puspitasari terpilih menjadi Pradana Ambalan Pandu-Kunthi pada ...


Sekang Dewek Nggo Dewek Volly Pantai, Staf Teritorial JuaraBupati Tasikmalaya: Teruslah Berkreasi, Berkarya Dalam Gerakan PramukaRaperda Perubahan APBD 2019 Disahkan20 Anggota DPRD Kota Padang Panjang Dilantik dan DisumpahIlyas Panji Alam Sholat Idul Adha di Masjid An-NurPUBLIKASI KINERJA DINAS LINGKUNGAN HIDUP KABUPATEN BOGOR TAHUN 2019Bertemu di IPDN, Bupati Bantaeng Bincang Akrab dengan Wapres