Minggu, 19 Mei 2019 - 08:26:49 WIB
Gus Irawan Yang Merekomondasikan, Abdul Karim Yang Kerjakan, Nilai Proyek Tidak Tahu Berapa ?Kategori: Bedah Jaya Pos - Dibaca: 154 kali

Baca Juga:Wawan Ridwan, Sekdes Gandawesi Dituding Dalangi Pemberitaan SepihakBorok Kinerja Kadiskominfo Anambas Mulai TerkuakSMPN 10 Kota Sukabumi Sekolah Unggulan OlahragaGubernur Terima Perwakilan Pengusaha dan Pekerja, Terkait Usulan Penetapan UMK/UMP Banten

Labuhanbatu, Jaya Pos

Pemasangan lampu jalan tenaga surya di Labuhanbatu sebanyak 100 titik yang dikerjakan oleh oknum anggota DPRD Kabupaten Labuhanbatu, Abdul Karim Hasibuan masih menjadi pertanyaan besar bagi masyarakat Labuhanbatu, Sumatera Utara.

Terungkapnya hal ini saat ada masyarakat bertanya kepada wartawan ka­lau ada pemasangan lampu jalan tenaga surya di Desa Sidorukun, Kecamatan Pangkatan, Kabupaten Labuhanbatu tahun 2018 yang  dikerjakan oleh Oknum DPRD Kabupaten Labuhanbatu, Abdul Karim Hasibuan dan tidak memiliki plang proyek dan dipasang pada jalan yang sudah memiliki lampu jalan dari Dusun 3 sampai Dusun 6 Desa Sidorukun sebanyak 10 tiang. 

Masyarakat beranggapan bahwa proyek tersebut tidak tepat sasaran dan pemboroson uang negara karena lampu jalan tenaga surya tersebut dipasang berdampingan dengan lampu jalan yang dipasang oleh PLN.

Kepala Desa Sidorukun, Suprapto (8/5) menyampaikan kalau Pemerintahan Desa Sidorukun tidak pernah memohon lampu jalan tenaga surya, dan tidak pernah ada surat pemberitahuan adanya proyek tersebut. “Hanya tiba - tiba ibu Rahmah datang dan minta ijin mau memasang lampu jalan tenaga surya dari Kementerian mema­lui Abdul Karim Hasibuan,”  jelasnya. 

Suami Rahmah saat ditemui menyampaikan bahwa proyek tersebut dari Gus Irawan Pasaribudan di­serahkan kepada Abdul Karim Hasibuan. ”proyek tersebut dari Gus Irawan Pasaribu dan diserahkan kepada Abdul Karim Hasibuan dan untuk pemasangan Di Desa Sidorukun diserahkan kepada istri saya,” bebernya. 

“Istri saya hanya pelaksana untuk menentukan sepuluh titik dan mencarikan pekerja untuk menggali pondasi dan mengecor pondasi,  dan yang membayar pekerja adalah Alwin adeknya pak Karim,” jelasnya suami Rahmah. 

Abdul Karim Hasibuan (9/5) saat di konfirmasi melalui telepon selulernya menyampaikan bahwa bukan dirinya pemilik proyek lampu tenaga surya tersebut. ”Saya hanya mengarahkan pemasangannya di Labuhanbatu sebanyak 100 titik yang dibagi 10 titik setiap desa,” jelasnya.

Abdul Karim mengaku kalau pemasangan lampu tenaga surya adalah proyek dari Menteri ESDM, tetapi dirinya tidak mengetahui  berapa nilai proyek yang dipasang di Labuhanbatu.

Anggota DPR RI, Gus Irawan Pasaribu saat dikomfurmasi (9/5) melalui SMS menyampaikan bahwa dirinya hanya merekomondasikan proyek lampu jalan tenaga surya itu sesui dengan permohonan Kabupaten Labuhanbatu. 

“Kalau pekerjaan itu pasti melalui proses tender se-Indonesia oleh Menteri ESDM dan saya tidak tahu siapa pemenang terdernya pada saat itu dan juga saya tidak pernah tahu berapa kontrak pekerjaannya,  karena saya tidak pernah ngurusi itu,  tanya saja sama Menteri ESDM,” jelas Gus Irawan Pasaribu.(At) 


0 Komentar













Isi Komentar :
Nama :
Komentar:
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 



TerpopulerProyek Kawasan Wisata Penataran Blitar Abaikan Spek Kadis dan Satker Disbudpar Lempar Tanggung Jawab (59697)Walikota Tanjungbalai Hadiri Seminar Nasional Yang Diselenggarakan Pusat Kajian Selat Malaka USU Me (52393)Kejanggalan Pengadaan Barang dan Jasa di Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kab Sidoarjo Terciu (51551)Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kab Pasuruan, Realisasi Drainase di Desa Rejosari Kecamatan (15040)Perempuan Misterius Titip Bayi, Gegerkan Warga Kolelet Picung (14306)BPPT MoU Dengan Pemkab Natuna Kaji Pemanfaatan Teknologi Guna Mendukung Percepatan Pembangunan Dae (14132)Sepasang Kekasih Tewas Di Hotel Kisaran (13849)Kejahatan Freddie Tan, Menjual Aset Triliunan Milik Pemprov DKI Jakarta (13356)Sintong Gultom Bubarkan Rapat Banmus DPRD Setiran Bonaran Situmeang (12386)Perselingkuhan Antar Kepsek Akhirnya Terbongkar (9325)
Bedah JayaposKasus Tanah Kas Desa RancaudikSubang, Jaya Pos Sejak berlakunya regulasi Otonomi Desa, selain melahirkan hikmah juga mengundang masalah. ...


Terkait Izin Tambang Pasir Laut Galesong, Diduga Antara Pengusaha dan Oknum di Dinas ESDM Ada KonspiBobroknya Pengerjaan Jalan di Kabupaten Dharmasraya, Hitungan Bulan Sudah RetakPenangkapan Kasus Narkoba Oleh Polres Pangkep Diduga Tidak Prosedural Dan RekayasaPembangunan Wisma Haji Lanjutan DipertanyakanPembangunan Gedung Produksi Kabupaten Dharmasraya Diduga Tidak Sesuai RABDenpom Pekanbaru Menertibkan Perjudian di TapungKades Sinamanenek Diduga Merugikan Warganya
Laporan KhususKetua PWI OKU Tutup Acara Penyuluhan Bahasa Indonesia dan Melantik PWI PeduliBaturaja, Jaya Pos Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Purwadi SP ...


Polsek Jatisari Adakan Sosialisasi Di PKBM Tunas Baru DPRD Muba Setujui Perubahan R-APBD TA 2019DPRD Minta Pemkab Muba Fokus Tingkatkan PADEka Kartika Lantik Anggota DPRD Provinsi Kepri45 Anggota DPRD Muba Periode 2019-2024 Resmi Dilantik50 Anggota DPRD Subang Periode 2019-2024 DilantikSrikandi Baru Terpilih dan Dilantik dari Dapil II