Sabtu, 06 Oktober 2012 - 06:25:59 WIB
Wawan Ridwan, Sekdes Gandawesi Dituding Dalangi Pemberitaan SepihakKategori: Bedah Jaya Pos - Dibaca: 394 kali

Baca Juga:Borok Kinerja Kadiskominfo Anambas Mulai TerkuakSMPN 10 Kota Sukabumi Sekolah Unggulan OlahragaGubernur Terima Perwakilan Pengusaha dan Pekerja, Terkait Usulan Penetapan UMK/UMP BantenEksploitasi Pekerja oleh Outsourching di Disparbudpora Sidoarjo

Majalengka, Jaya Pos

Pemberitaan berjudul “Warga Gandawesi Pertanyakan ADD” di salah satu koran terbitan Cirebon edisi Rabu (26/9) lalu, mengundang reaksi keras para tokoh dan masyarakat Desa Gandawesi. Pada pemberitaan disebut, sejumlah warga Desa Gandawesi Kecamatan Ligung Kabupaten Majalengka mengeluhkan sikap Kepala Desa (Kades) Aan Munandar.

Salah seorang mengaku tokoh masyarakat namun tidak bersedia disebut namanya menyebutkan, dana ADD tahun 2012 sebesar 118 juta tidak jelas penggunaannya. Bukan hanya itu, dana peradaban sebesar 1 miliar tidak diketahui kemana dialokasikan.

Lebih jauh oknum tersebut mengatakan, Desa Gandawesi memiliki aset tanah Titisara seluas 22,804 m2 yang menghasilkan pemasukan 24,7 juta pertahun. Sayang, dana tersebut tidak masuk kas desa tapi masuk kantong kepala desa. “Selama ini, warga maupun BPD tidak berani mengungkap penyelewengan Kades,” ucap oknum tanpa memberi alasan jelas kenapa tak berani.

“Kami tidak bermaksud menggulingkan Kades namun hanya sekedar mengingatkan agar dirinya tidak terlalu arogan dan memimpin desa seenaknya,” ucapnya. Nah, nyanyian sumbang oknum tanpa dasar inilah yang mengundang reaksi keras para tokoh dan masyarakat Gandawesi.

Sementara, Kepala Desa Gandawesi, Aan Munandar didampingi tokoh pemuda Ade Aspin, tokoh masyarakat R Sutisna, para sesepuh masyarakat dan mantan Kades Tegalaren Yoyo Wardaya SM Hk ketika ditemui, Rabu kemarin, dengan tegas membantah tudingan tersebut.

“Belum pernah seorang wargapun datang menemui saya menanyakan penggunaan dana tersebut. Kok tiba tiba mencuat berita yang tak dapat dipertanggung jawabkan kebenarannya di media. Pengalokasian dana semua jelas tercantum di LPj yang ditanda tangani BPD, LPM dan pihak terkait lainnya serta diketahui Camat Ligung. Saya tau otak dibelakang semua ini, tak lain Wawan Ridwan, Sekretaris Desa,” tegas Aan.

Ketika ditanya kenapa menuding Wawan sebagai otaknya, Aan mengatakan, selama ini Wawan selalu menjadi Trouble Maker di desanya. Wawan sering menghasut masyarakat dengan isu tak bertanggungjawab.

Sebagai Sekdes, lanjut dia, seharusnya Wawan bertanggung jawab dalam setiap kegiatan. Namun kenyataanya, Wawan jarang masuk kantor tanpa alasan yang jelas.

Sebagai seorang bersetatus PNS, tambahnya, seharusnya Wawan menjadi contoh bagi aparat lainnya. Tindakan Wawan  menyebarkan  berita sepihak di koran merupakan bukti yang tak dapat dipungkiri.
Sadir, Ketua Blok Ganda Makmur RT 03/03, salah seorang yang disuruh Wawan menyebarkan Koran berisikan pemberitaan tentang diri (kades) mengaku siap menjadi saksi.  

Sutisna maupun Ade Aspin selaku Tokoh Desa Gandawesi sangat menyayangkan pemberitaan tersebut. Berbagai kejanggalan tampak jelas dalam pemberitaan itu. Seorang mengaku tokoh masya­rakat namun tidak mau namanya disebut, pantas dipertanyakan. “Kalau hanya bermaksud mengingatkan Kades kenapa tidak menemuinya langsung, kenapa menyampaikan informasi bohong ke media,” ucap bertubi-tubi.

Ironisnya, wartawan pe­nulis berita itu tidak melakukan check and recheck dan konfirmasi kepada nara sumber sebelum mengekspose laporan warga hingga terjadi pemberitaan sepihak. Hal ini jelas menyalahi kode etik kewartawanan dan UU Pers sehingga timbul kesan wartawan bersangkutan belum profesional di bidangnya atau ada udang dibalik gunung.

Yoyo Wardaya SM Hk secara tegas menyatakan, berita itu jelas berita bohong dan fitnah, merupakan upaya pembunuhan karakter kepala desa. Sebagai praktisi hukum, Wardaya menyarankan Aan menyelesaikan permasalahan secara hukum. “Wartawan sebagai sosial kontrol dalam suatu pemberitaan harus selalu memegang teguh azas praduga tak bersalah dan tidak dibenarkan menghukum seseorang melalui pemberitaan atau Trial By The Press,” ucapnya.

Camat Ligung, H Gatot Sulaeman AP MSi ketika dihubungi melalui telepon selularnya mengatakan, hasil pemeriksaan sejauh ini belum menemukan adanya penyelewengan dana. Penggunaan dana ADD tahun 2012 dan dana peradaban dilaksanakan sesuai juklak dan juknis. “All Is Running Well,” ucap Gatot dari seberang sana. Alexander Sibarani


0 Komentar













Isi Komentar :
Nama :
Komentar:
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 



TerpopulerProyek Kawasan Wisata Penataran Blitar Abaikan Spek Kadis dan Satker Disbudpar Lempar Tanggung Jawab (59560)Kejanggalan Pengadaan Barang dan Jasa di Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kab Sidoarjo Terciu (51416)Walikota Tanjungbalai Hadiri Seminar Nasional Yang Diselenggarakan Pusat Kajian Selat Malaka USU Me (43545)Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kab Pasuruan, Realisasi Drainase di Desa Rejosari Kecamatan (14905)Perempuan Misterius Titip Bayi, Gegerkan Warga Kolelet Picung (14180)BPPT MoU Dengan Pemkab Natuna Kaji Pemanfaatan Teknologi Guna Mendukung Percepatan Pembangunan Dae (14007)Sepasang Kekasih Tewas Di Hotel Kisaran (13743)Kejahatan Freddie Tan, Menjual Aset Triliunan Milik Pemprov DKI Jakarta (13204)Sintong Gultom Bubarkan Rapat Banmus DPRD Setiran Bonaran Situmeang (11042)Perselingkuhan Antar Kepsek Akhirnya Terbongkar (9182)
Bedah JayaposGetwien Menduga Ada Pihak Sengaja Rekayasa Kasus Menantunya Untuk Cari NamaRiau, Jaiya Pos Terkait tuduhan dan fitnah yang tersebar di berbagai media yang menyebutkan bahwa Mindo ...


Ketua BPD Bukit Kemuning Tuding Kades Gelapkan DDKangkangi Izin, Aktivitas Mall Matahari dan Gedung Novita Pertaruhkan Nyawa Pengunjung UNTIRTA Pertanyakan Tanah Hibah Yang Diberikan Pemkab PandeglangPekerjaan Bersumber DD di Desa Boddi Kecamatan Mandalle Terkesan AmburadulPungli di Lapas Kapuas Resahkan NapiMerek U-Ditch Bercampur Pek Saluran Pumpungan 3 Menyimpang Dinas Lakukan PembiaranDiduga Persulit Warga Mengurus Dokumen, Andar: Copot Lurah dan Kasie Pemerintahan Kelurahan Rawamang
Laporan KhususBupati OKI Buka Gerak PKK dan BBGRM XVI Kayuagung, Jaya Pos Posisi stategis Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) Provinsi Sumatera Selatan, yang ...


Rencana Proyek RSUD di Pantura Capai Rp 500 MTMMD, Wujud Nyata Kemanunggalan TNI-RakyatBupati Tanjab Barat Pimpin Rapat Persiapan HUT RI Ke 74 dan Tanjab Barat Ke 54Pemerintah Segera Cairkan DAK Nonfisik Jenis Baru Tahun 2019Bupati Ketapang Pimpin Upacara Pembukaan TMMD 105 Adat Suku BatakJelang Pemecahan Rekor Dunia Menyelam Massal di Manado