Kamis, 16 Mei 2019 - 06:36:59 WIB
Kontraktor - Kontraktor "Nakal" Di Trenggalek Terancam Masuk Blacklist PemkabKategori: Jawa Timur - Dibaca: 31 kali

Baca Juga:SMPN 10 Kota Sukabumi Sekolah Unggulan OlahragaGubernur Terima Perwakilan Pengusaha dan Pekerja, Terkait Usulan Penetapan UMK/UMP BantenEksploitasi Pekerja oleh Outsourching di Disparbudpora SidoarjoPT POS Luncurkan Program Weselpos Rumah Zakat

Trenggalek, Jaya Pos

Kali ini sikap tegas ditunjukan oleh pihak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Trenggalek terhadap para rekanan yang akan melaksanakan pekerjaanya, namun tidak sesuai dengan standart mutu. Hal itu dilakukan agar tiap pekerjaan yang dilaksanakan benar-benar bisa sesuai dengan regulasi maupun parameter yang ada.

Sebagaimana disampaikan oleh Wakil Bupati Trenggalek, Mohammad Nur Arifin yang secara tegas akan mengambil sikap pada rekanan “nakal” tersebut dengan melakukan “blacklis” (memasukan dalam daftar hitam_red) jika memang terbukti melakukan kecurangan atau kesalahan prosedural.

Dikatakan Gus Ipin (panggilan akrab Mohammad Nur Arifin) bahwa keputusan tersebut tidak serta merta dan tiba-tiba dilakukan, melainkan setelah melalui berbagai pro­ses dan evaluasi bersama stakeholder terkait.

“Itu dilakukan tidak dengan tiba-tiba, namun setelah melalui evaluasi dan kajian bersama antara pihak Pemkab dan Tim Pengawal dan Pengamanan Pemerintah dan Pembangunan Daerah (TP4D) dari Kejaksaan Negeri Trenggalek terkait pelaksanaan proyek-proyek di tahun 2018,” jelasnya, Kamis (9/5).

Menurutnya, dari hasil evaluasi tersebut ditemukan beberapa hal yang dianggap sudah melanggar aturan dan ketentuan, diantaranya pe­kerjaan yang molor, kualitas dibawah standart mutu serta indikasi adanya praktik-praktik pinjam pakai bendera perusahaan rekanan.

“Ditemukan pula sejumlah pengerjaan proyek pembangunan yang tidak sesuai dengan kesepakatan waktu pengerjaan,” imbuhnya.

Disampaikannya, molornya pembangunan itu disebabkan oleh beberapa faktor, antara lain ketidaktaatan pelaksana pembangunan terhadap kesepakatan awal ataupun banyaknya pekerjaan yang dikerjakan oleh rekanan tersebut. “Kalau yang menang lelang itu satu perusahaan, kemudian membangun beberapa kegiatan, ya, bagaimana enggak molor,” katanya.

Wakil Bupati termuda di Indonesia ini menambahkan, Pemkab sebenarnya telah memberi peringatan kepada beberapa perusahaan kontraktor nakal yang sebenarnya mereka itu satu perusahaan akan tetapi punya banyak bendera. Kemudian, bendera-bendera yang dipunyai diikutkan semua dalam menawar proyek-proyek di Trenggalek sehingga malah kebingungan sendiri pada akhirnya.

“Nah, itu akhirnya ketika ada garapan-garapan banyak, binggung cari sub penggarap dan segala macam. Akhirnya, alat yang dipakai untuk garap di sini dulu, baru di tempat lain di waktu yang sama, akhirnya penggarapannya molor,” keluh Gus Ipin.

Dalam catatan yang ada di Pemkab Trenggalek hingga saat ini, ada 3-4 perusahaan bermasalah yang pernah menggarap proyek di Kabupaten Trenggalek. Namun, selain mereka ada juga beberapa kontraktor atau perusahaan lain juga dalam tahap evaluasi baik administrasi maupun rekam jejak (track record)-nya.

Untuk itulah, demi mengindari molornya pembangunan yang di akibatkan oleh faktor lain, Gus Ipin meminta Organisasi Perangkat Daerah (OPD) sebagai pengguna anggaran agar bisa melakukan langkah-langkah antisipasi, diantaranya tidak memenangkan kontraktor yang menawar proyek dengan nilai penurunan cukup drastis dan didalam lelang tidak perlu melampirkan persyaratan rumit. Lelang proyek pembangunan tahun ini, diharapkan bentuknya sederhana sehingga memungkinkan untuk OPD mencantumkan syarat-syarat yang mudah.

“Tujuannya agar peserta lelang bisa lebih banyak, otomatis akan kompetitif. Kalau yang nawar banyak, akan lebih bagus. Artinya, bisa bersaing dari sisi kualitas. Nanti hasilnya kita kaji ulang,” ujarnya.

Selain itu, suami dari Novita ini juga meminta dalam mengerjakan proyek pekerjaan seyogyanya mengutamakan penggunaan material-material dan kearifan lokal. Karena itu sangat penting guna mendukung Industri Kecil Menengah (IKM) serta pemberdayaan masyarakat di Trenggalek.

“Dihimbau pada rekanan yang menang lelang, dalam mengerjakan pekerjaan untuk memprioritaskan kearifan lokal lebih dulu baik pengadaan material maupun sumberdaya manusianya,” pungkasnya. (Hwi)


0 Komentar













Isi Komentar :
Nama :
Komentar:
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 



TerpopulerProyek Kawasan Wisata Penataran Blitar Abaikan Spek Kadis dan Satker Disbudpar Lempar Tanggung Jawab (59356)Kejanggalan Pengadaan Barang dan Jasa di Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kab Sidoarjo Terciu (51232)Walikota Tanjungbalai Hadiri Seminar Nasional Yang Diselenggarakan Pusat Kajian Selat Malaka USU Me (32244)Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kab Pasuruan, Realisasi Drainase di Desa Rejosari Kecamatan (14702)Perempuan Misterius Titip Bayi, Gegerkan Warga Kolelet Picung (13990)BPPT MoU Dengan Pemkab Natuna Kaji Pemanfaatan Teknologi Guna Mendukung Percepatan Pembangunan Dae (13831)Sepasang Kekasih Tewas Di Hotel Kisaran (13588)Kejahatan Freddie Tan, Menjual Aset Triliunan Milik Pemprov DKI Jakarta (13001)Sintong Gultom Bubarkan Rapat Banmus DPRD Setiran Bonaran Situmeang (9832)Perselingkuhan Antar Kepsek Akhirnya Terbongkar (9010)
Bedah JayaposSHM Ganda Diduga Dilakukan oleh Oknum Pegawai BPN Kota PekanbaruPihak Firman Tampubolon sudah pernah membuat Laporan Polisi dengan No. LP/48/I/2009 tertanggal 13 ...


Gus Irawan Yang Merekomondasikan, Abdul Karim Yang Kerjakan, Nilai Proyek Tidak Tahu Berapa ? Bangunan Pompanisasi Di Desa Gendro Mangkrak dan Perlu di AuditRS MMC Jambi Diduga Curangi Gaji Karyawan, Lebaran Terancam Tidak Terima THR Proyek U-ditch Dukuh Menanggal III Terindikasi dicurangi Pejabat Pemeriksa, Dinas Tutup Mata?Diduga Oknum DPRD Labuhanbatu Kerjakan Proyek Siluman di Kecamatan PangkatanDugaan Kegiatan Fiktif di Desa Kedung BocokAda Apa Dengan JPU, Otak Pengeroyokan dan Perusakan Dituntut 10 Bulan Penjara
Laporan KhususPatik Dalam Kehidupan BatakCatatan: Aliman Tua Limbong (Wartawan Jaya Pos) - Bagian ke Sepuluh Pada tulisan terdahulu sudah dipaparkan ...


Safari Ramadan Wabub Bantaeng Sampaikan Pentingnya BersilaturrahimDPRD Sampaikan Rekomendasi Terhadap LKPj Walikota Tahun 2018DPRD Subang Gelar Rapat Paripurna LKPJ Bupati Tahun 2018 Pemkab OKI Gelar Safari RamadhanKedua Kalinya, Sergai Raih WTP dari BPK RIPemilu Sudah Usai Saatnya Duduk Bersama Membangun DaerahTanah Datar Peringkat I PPD Tingkat Nasional