Selasa, 14 Mei 2019 - 07:05:28 WIB
Dewan Apresiasi Adanya KSB di TrenggalekKategori: Jawa Timur - Dibaca: 117 kali

Baca Juga:Eksploitasi Pekerja oleh Outsourching di Disparbudpora SidoarjoPT POS Luncurkan Program Weselpos Rumah ZakatPT Palma Prima Plantation Diduga Sebagai Penadah Kayu Hasil Pemalakan LiarTahapan Pemilukada Kota Sukabumi Segera Dimulai

Trenggalek, Jaya Pos

Kampung Siaga Bencana (KSB) adalah program yang dicanangkan oleh Kementerian Sosial (Kemensos) RI guna meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi bencana. Kemensos menargetkan jumlah KSB di tahun 2019 bertambah menjadi 200 - 300 atau mencapai dua hingga tiga kali lipat dari jumlah tahun-tahun sebelumnya, yang hanya membentuk 100 KSB per tahunnya.

Sebagaimana disampaikan salah satu anggota Komisi III, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Trenggalek, Mohammad Hadi kepada Jaya Pos saat dikonfirmasi terkait tanggapannya terhadap adanya KSB di Trenggalek, mengutip pernyataan dari Menteri Sosial di media beberapa waktu lalu bahwa Indonesia itu terletak di wilayah cincin api (ring of fire) sehingga masyarakatnya harus lebih siap dan waspada terhadap berbagai potensi bencana dibanding negara lain.

“Program KSB akan menjadi program unggulan dari Kemensos dan sebagai bagian dari kesiapsiagaan prabencana yang dipersiapkan bagi masyarakat,” ungkapnya, Kamis (9/5).

M Hadi menyebut, KSB adalah wadah formal dalam upaya penanggulangan bencana berbasis masyarakat. Sehingga daerah rawan bencana sangat perlu untuk dibentuk KSB.

“Di Trenggalek sendiri juga sudah dibentuk dua KSB, salah satunya di wilayah Desa Sumbreng, Kecamatan Munjungan,” imbuhnya.

Masyarakat di KSB akan diberikan pemahaman tentang kesiapsiagaan, simulasi, sosialisasi kerawanan hingga langkah penanggulangan terhadap bencana. Dan salah satu KSB yaitu KSB Sumbreng, Kecamatan Munjungan, Kabupaten Trenggalek terpilih menjadi percontohan bagi anggota Taruna Siaga Bencana (Tagana) se Jawa Timur.

“Ini bisa menjadi kebanggaan tersendiri bagi masyarakat Trengga­lek, karena KSB Sumbreng telah berperan aktif dalam mengambil langkah strategis khususnya hubungan sosial kemasyarakatan dalam pola penanggulangan bencana,” ujarnya.

Dia ikut bangga, pasalnya, diri­nya juga ikut membidani terbentuknya KSB Sumbreng ini yang sejak berdiri hingga lima tahun perjalanannya sudah mampu memberikan sumbangsih penanggulangan kebencanaan kepada masyarakat khususnya di Munjungan dan wilayah Trenggalek lainnya.

“Kebanggan tersendiri bagi KSB Sumbreng bisa dipercaya untuk menularkan ilmunya kepada Tagana di luar Trenggalek,” ujar M Hadi bangga.

Dikatakannya, menjadi tuan rumah simulasi siaga bencana mandiri dengan diikuti 20 kabupaten dan kota se-Jatim merupakan kebanggan bagi KSB Sumbreng dalam ikut membantu meminimalisir korban bencana di Trenggalek.

Trenggalek sendiri telah memiliki dua KSB, yakni KSB Sumbreng, Kecamatan Munjungan yang telah berjalan sekitar 5 tahun dan KSB Kecamatan Panggul yang digagas pada tahun 2018 kemarin. “Saat ini Trenggalek sudah punya dua KSB, yang di Kecamatan Panggul masih baru,” kata Sekretaris Komisi III ini.

Dijelaskannya, atensi siaga bencana ini merupakan inisiatif negara melalui Kemensos bersama stakeholder yang ditujukan kepada masyarakat untuk dididik sehingga bisa mandiri. Langkah tersebut sebagai upaya penanggulangan bencana pada saat awal terjadinya bencana.

“Jika datang bencana alam kemudian masyarakat hanya menunggu dari regu penolong, kemungkinan banyak korban bisa terjadi. Karena lokasi bencana terkadang sulit dijangkau, belum lagi saat akses terputus dan lainnya,” jelasnya.

Dengan adanya dua KSB di Trenggalek ini, dia berharap kejadian bencana bisa diketahui dan ditangani sejak dini khususnya di wilayah Kabupaten Trenggalek.

“Sebagai wakil rakyat, kami tetap akan memprioritaskan dan membantu masyarakat agar bisa secara mandiri melakukan penanganan awal bencana,” pungkas anggota legislatif asli dari Kecamatan Munjungan ini.(HWi)


0 Komentar













Isi Komentar :
Nama :
Komentar:
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 



TerpopulerProyek Kawasan Wisata Penataran Blitar Abaikan Spek Kadis dan Satker Disbudpar Lempar Tanggung Jawab (59562)Kejanggalan Pengadaan Barang dan Jasa di Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kab Sidoarjo Terciu (51420)Walikota Tanjungbalai Hadiri Seminar Nasional Yang Diselenggarakan Pusat Kajian Selat Malaka USU Me (43621)Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kab Pasuruan, Realisasi Drainase di Desa Rejosari Kecamatan (14905)Perempuan Misterius Titip Bayi, Gegerkan Warga Kolelet Picung (14181)BPPT MoU Dengan Pemkab Natuna Kaji Pemanfaatan Teknologi Guna Mendukung Percepatan Pembangunan Dae (14008)Sepasang Kekasih Tewas Di Hotel Kisaran (13743)Kejahatan Freddie Tan, Menjual Aset Triliunan Milik Pemprov DKI Jakarta (13205)Sintong Gultom Bubarkan Rapat Banmus DPRD Setiran Bonaran Situmeang (11054)Perselingkuhan Antar Kepsek Akhirnya Terbongkar (9182)
Bedah JayaposAnggaran Pembelian Kendaraan Roda 4 Diduga Mark Up, Kades Ciawi Berdalih Sisa Lebihnnya DisilpakanPandeglang, Jaya Pos Pembelian mobil ambulan Desa Ciawi, Kecamatan Patia yang direa­lisasikan dari ...


Getwien Menduga Ada Pihak Sengaja Rekayasa Kasus Menantunya Untuk Cari NamaKetua BPD Bukit Kemuning Tuding Kades Gelapkan DDKangkangi Izin, Aktivitas Mall Matahari dan Gedung Novita Pertaruhkan Nyawa Pengunjung UNTIRTA Pertanyakan Tanah Hibah Yang Diberikan Pemkab PandeglangPekerjaan Bersumber DD di Desa Boddi Kecamatan Mandalle Terkesan AmburadulPungli di Lapas Kapuas Resahkan NapiMerek U-Ditch Bercampur Pek Saluran Pumpungan 3 Menyimpang Dinas Lakukan Pembiaran
Laporan KhususApri Terima Satyalencana Karya Bhakti Praja Nugraha dari Wapres JKBintan, Jaya Pos Bupati Bintan Apri Sujadi kembali mendapatkan penghargaan nasional. Kali ini, orang nomor ...


Bupati OKI Buka Gerak PKK dan BBGRM XVI Rencana Proyek RSUD di Pantura Capai Rp 500 MTMMD, Wujud Nyata Kemanunggalan TNI-RakyatBupati Tanjab Barat Pimpin Rapat Persiapan HUT RI Ke 74 dan Tanjab Barat Ke 54Pemerintah Segera Cairkan DAK Nonfisik Jenis Baru Tahun 2019Bupati Ketapang Pimpin Upacara Pembukaan TMMD 105 Adat Suku Batak