Jumat, 05 Oktober 2012 - 08:30:12 WIB
Gubernur Terima Perwakilan Pengusaha dan Pekerja, Terkait Usulan Penetapan UMK/UMP BantenKategori: Banten - Dibaca: 237 kali

Baca Juga:Eksploitasi Pekerja oleh Outsourching di Disparbudpora SidoarjoPT POS Luncurkan Program Weselpos Rumah ZakatPT Palma Prima Plantation Diduga Sebagai Penadah Kayu Hasil Pemalakan LiarTahapan Pemilukada Kota Sukabumi Segera Dimulai

Banten, Jaya Pos

Gubernur Banten, Hj Ratu Atut Chosiyah didampingi Asisten Administrasi Umum dan Kesra Provinsi Banten, Eutik Suarta dan Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Erik Sehabudin, Selasa kemaren, menerima perwakilan pekerja dan perwakilan pengusaha (tripartit) di Pendopo Gubernur Banten, Kota Serang.

Pertemuan ini untuk membicarkan usulan kenaikan Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK) ataupun Upah Minimum Proivinsi (UMP) yang hingga saat ini belum mencapai sepakat.

Dalam penjelasannya di hadapan perwakilan pengusaha dan perwakilan pekerja/buruh, gubernur meminta agar pihak swasta/pengusaha selalu selalu bisa memberikan kontribusi dalam rangka program peningkatan ekonomi masyarakat khususnya para pekerja dengan menyelaraskan pada aturan-aturan ketenagakerjaan di wilayah kewenangan pemerintahan daerah dan Dinas Tenaga Kerja di Provinsi Banten serta menjaga kondusifitas dunia tenaga kerja bagi keberlangsungan iklim investasi dan iklim ketenagakerjaan di wilayah Banten.

“Saya berterima kasih kepada perwakilan tripartit yang telah menyampaikan aspirasi yang menjadi keinginan para pekerja dalam memperjuangkan UMK atau UMP karena hal tersebut merupakan hak bagi para pekerja menuju penghasilan yang lebih baik,” ujar gubernur.

Akan tetapi, menurutnya, ketentuan besaran UMK/UMP bukanlah semata-mata kewenangan tunggal Pemerintah Provinsi Banten. Menurut Gubernur, pihaknya akan terus mengupayakan apa-apa yang menjadi keinginan para pekerja maupun pengusaha untuk mencapai keinginan ke arah kesejahteraan yang lebih baik melalui mekanisme peraturan yang ada dan melalui koordinasi dengan pemerintah kab/kota.

Pada kesempatan tersebut, gubernur menambahkan, agar para pengusaha hendaknya tidak merasa ada kekhawatiran untuk berinvestasi di Banten karena pihaknya selalu menjaga kondusifitas, iklim investasi dan ketenagakerjaan.

“Terkait gejolak yang berkembang di kalangan pekerja, sebetulnya kita sangat mencintai para pekerja di wilayah Banten dan selalu memperjuangkan serta berupaya menampung aspirasinya. Apa yang menjadi keinginan pekerja merupakan hal yang selalu kita perjuangkan dan kita menginginkan satu soliditas menuju kesejahteraan para pekerja,” tuturnya.

Gubernur juga berjanji akan mengirimkan surat kepada para kepala daerah di kab/kota terutama yang wilayahnya berdekatan dengan Provinsi DKI Jakarta dengan maksud untuk mengantisipasi adanya gejolak di kalangan pekerja dan pengusaha.

Pembicaraan antara gubernur dengan perwakilan tripartit berlangsung sekitar 1 jam, dan perwakilan para pengusaha yang datang diwakili oleh Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Banten.Bgn


0 Komentar













Isi Komentar :
Nama :
Komentar:
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 



TerpopulerProyek Kawasan Wisata Penataran Blitar Abaikan Spek Kadis dan Satker Disbudpar Lempar Tanggung Jawab (59356)Kejanggalan Pengadaan Barang dan Jasa di Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kab Sidoarjo Terciu (51232)Walikota Tanjungbalai Hadiri Seminar Nasional Yang Diselenggarakan Pusat Kajian Selat Malaka USU Me (32243)Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kab Pasuruan, Realisasi Drainase di Desa Rejosari Kecamatan (14702)Perempuan Misterius Titip Bayi, Gegerkan Warga Kolelet Picung (13990)BPPT MoU Dengan Pemkab Natuna Kaji Pemanfaatan Teknologi Guna Mendukung Percepatan Pembangunan Dae (13831)Sepasang Kekasih Tewas Di Hotel Kisaran (13588)Kejahatan Freddie Tan, Menjual Aset Triliunan Milik Pemprov DKI Jakarta (13001)Sintong Gultom Bubarkan Rapat Banmus DPRD Setiran Bonaran Situmeang (9832)Perselingkuhan Antar Kepsek Akhirnya Terbongkar (9010)
Bedah JayaposSHM Ganda Diduga Dilakukan oleh Oknum Pegawai BPN Kota PekanbaruPihak Firman Tampubolon sudah pernah membuat Laporan Polisi dengan No. LP/48/I/2009 tertanggal 13 ...


Gus Irawan Yang Merekomondasikan, Abdul Karim Yang Kerjakan, Nilai Proyek Tidak Tahu Berapa ? Bangunan Pompanisasi Di Desa Gendro Mangkrak dan Perlu di AuditRS MMC Jambi Diduga Curangi Gaji Karyawan, Lebaran Terancam Tidak Terima THR Proyek U-ditch Dukuh Menanggal III Terindikasi dicurangi Pejabat Pemeriksa, Dinas Tutup Mata?Diduga Oknum DPRD Labuhanbatu Kerjakan Proyek Siluman di Kecamatan PangkatanDugaan Kegiatan Fiktif di Desa Kedung BocokAda Apa Dengan JPU, Otak Pengeroyokan dan Perusakan Dituntut 10 Bulan Penjara
Laporan KhususPatik Dalam Kehidupan BatakCatatan: Aliman Tua Limbong (Wartawan Jaya Pos) - Bagian ke Sepuluh Pada tulisan terdahulu sudah dipaparkan ...


Safari Ramadan Wabub Bantaeng Sampaikan Pentingnya BersilaturrahimDPRD Sampaikan Rekomendasi Terhadap LKPj Walikota Tahun 2018DPRD Subang Gelar Rapat Paripurna LKPJ Bupati Tahun 2018 Pemkab OKI Gelar Safari RamadhanKedua Kalinya, Sergai Raih WTP dari BPK RIPemilu Sudah Usai Saatnya Duduk Bersama Membangun DaerahTanah Datar Peringkat I PPD Tingkat Nasional