Sabtu, 11 Mei 2019 - 06:38:12 WIB
Tambahkan Pembebasan 10 M2 Pada Proyek JLLB, Warga Resah Lahan Tempat Ibadah TerserobotKategori: Bedah Jaya Pos - Dibaca: 1627 kali

Baca Juga:PT Palma Prima Plantation Diduga Sebagai Penadah Kayu Hasil Pemalakan LiarTahapan Pemilukada Kota Sukabumi Segera DimulaiRudi Siahaan Terpilih jadi Pangulu Nagori Tiga BolonMenuai Protes Dari Orang Tua Murid, Waluyo Akui Kesalahan

Surabaya, Jaya Pos

Terkait proyek JLLB, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya dinilai sudah koopratif dengan melakukan penambahan sepanjang 10 meter persegi lahan yang terletak pada posisi kanan dan kiri antara batas proyek dengan rumah warga. Bahkan saat ini tinggal menunggu progress.

Hal ini disampaikan salah satu warga yang namanya tidak mau disebut. Menurutnya, sesuai tahapan, sebelumnya sudah dilakukan pembebasan dan pembayaran ganti rugi terhadap 107 persil lahan milik warga di Kelurahan Sememi Kecamatan Benowo Kota Surabaya.

Dan katanya, sebanyak 219 persil yang sudah dibebaskan oleh pemkot untuk pembangunan JLLB dari tahun 2016 hingga 2018, dan semuanya sudah diganti rugi yaitu tahun 2016 sebanyak 52 persil, 2017 sebanyak 166 persil, 2018 hanya 1 persil dan Januari 2019 sebanyak 107 persil. Jadi ada 326 persil yang sudah dibebaskan.

Dirinya juga menjelaskan, warga ditawarkan 2 opsi, apakah masing-masing warga, setelah pembayaran melakukan pembongkaran sendiri atau dibiarkan kosong lalu dibongkar oleh pihak rekanan pemkot. “Rencana tahun ini akan mempercepat pengerjaannya karena kontraknya siap kondisi segera mungkin yang diprioritaskan masih di wilayah kita yaitu Sememi Kecamatan Benowo,” ucapnya.

Disebutkan, untuk wilayah Sememi ke selatan masih dalam proses, karena pelok (penetapan lokasi)nya jadi satu. Hanya yang selesai dulu pembayarannya. “Peta bidang diketahui terletak di daerah Sememi Kecamatan Benowo dan lainnya menyusul lagi proses nominatif di BPN,” ujarnya.

Untuk jarak sesuai penetapan lokasi proyek JLLB, jaraknya kurang lebih 15 km hingga 18 km terdapat 4 kecamatan yaitu Benowo, Pakal, Sambi Kerep dan Lakarsantri.

“Bahkan menurut informasi dari petugas Badan Pertanahan Nasional (BPN) I Surabaya dan Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Pematusan (DPUBMP) sudah pernah meninjau lokasi, kunjungan mereka terlihat merevisi ulang peta bidang 8 persil terdampak proyek Jalur Lingkar Luar Barat (JLLB). Proses itu diambil sebelum tahapan penetapan peta bidang. Terdapat revisi Lokasi lahan yang direvisi ulang itu berada di 2 kelurahan, yakni Osowilangun dan Sememi. Semuanya masuk wilayah Kecamatan Benowo,” urainya.

Mengenai pengumuman peta bidang, pihaknya belum bisa memastikan kapan, hal itu juga perlu dikoordinasikan dengan DPUBMP. “Namun kemungkinan secepatnya peta bidang tersebut bisa segera diumumkan kepada pemilik persil. Terlebih, pembebasan lahan JLLB diproyeksikan rampung pada tahun ini. Terdapat tiga di antara delapan persil itu masuk ke dalam wilayahnya. Sedangkan sisahnya berada di Sememi,” urainya.

Setelah nanti peta bidang ditetapkan dan diumumkan ke pemilik, tambahnya, proses berlanjut pada penaksiran harga oleh tim apparsial. Namun, untuk tahap tersebut pemilik harus setuju dahulu dengan peta bidang yang ditetapkan oleh BPN

Dari hasil rencana tersebut, beberapa warga terkait penambahan lahan terbaru hasil rapat terdapat keluhan dan mengaku resah karena bila penambahan dilakukan 10 meter kanan dan kiri oleh pemkot, dinilai akan menyerobot lahan garasi mereka bahkan mengenai tempat ibadah (musholla). Tapi kalau penambahan hanya 6 sampai 7 meter, mereka aman.

Itu sebabnya beberapa warga tidak setuju dan apabila terdapat penambahan lagi dilakukan keseluruhan harus desain ulang gambar kontruksi,” ucapnya.

Protes warga terkait paket JLLB senilai Rp 124 milair berbuntut dari perencanaan gambar lama diganti baru. Warga mensinyalir, jika perubahan gambar terjadi maka garasi bahkan tempat ibadah akan ikut tergerus oleh pembebasan untuk proyek senilai Rp 124 miliar bersumber dana APBD tersebut.(Junn)


0 Komentar













Isi Komentar :
Nama :
Komentar:
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 



TerpopulerProyek Kawasan Wisata Penataran Blitar Abaikan Spek Kadis dan Satker Disbudpar Lempar Tanggung Jawab (59562)Kejanggalan Pengadaan Barang dan Jasa di Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kab Sidoarjo Terciu (51420)Walikota Tanjungbalai Hadiri Seminar Nasional Yang Diselenggarakan Pusat Kajian Selat Malaka USU Me (43621)Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kab Pasuruan, Realisasi Drainase di Desa Rejosari Kecamatan (14905)Perempuan Misterius Titip Bayi, Gegerkan Warga Kolelet Picung (14181)BPPT MoU Dengan Pemkab Natuna Kaji Pemanfaatan Teknologi Guna Mendukung Percepatan Pembangunan Dae (14008)Sepasang Kekasih Tewas Di Hotel Kisaran (13743)Kejahatan Freddie Tan, Menjual Aset Triliunan Milik Pemprov DKI Jakarta (13205)Sintong Gultom Bubarkan Rapat Banmus DPRD Setiran Bonaran Situmeang (11054)Perselingkuhan Antar Kepsek Akhirnya Terbongkar (9182)
Bedah JayaposAnggaran Pembelian Kendaraan Roda 4 Diduga Mark Up, Kades Ciawi Berdalih Sisa Lebihnnya DisilpakanPandeglang, Jaya Pos Pembelian mobil ambulan Desa Ciawi, Kecamatan Patia yang direa­lisasikan dari ...


Getwien Menduga Ada Pihak Sengaja Rekayasa Kasus Menantunya Untuk Cari NamaKetua BPD Bukit Kemuning Tuding Kades Gelapkan DDKangkangi Izin, Aktivitas Mall Matahari dan Gedung Novita Pertaruhkan Nyawa Pengunjung UNTIRTA Pertanyakan Tanah Hibah Yang Diberikan Pemkab PandeglangPekerjaan Bersumber DD di Desa Boddi Kecamatan Mandalle Terkesan AmburadulPungli di Lapas Kapuas Resahkan NapiMerek U-Ditch Bercampur Pek Saluran Pumpungan 3 Menyimpang Dinas Lakukan Pembiaran
Laporan KhususApri Terima Satyalencana Karya Bhakti Praja Nugraha dari Wapres JKBintan, Jaya Pos Bupati Bintan Apri Sujadi kembali mendapatkan penghargaan nasional. Kali ini, orang nomor ...


Bupati OKI Buka Gerak PKK dan BBGRM XVI Rencana Proyek RSUD di Pantura Capai Rp 500 MTMMD, Wujud Nyata Kemanunggalan TNI-RakyatBupati Tanjab Barat Pimpin Rapat Persiapan HUT RI Ke 74 dan Tanjab Barat Ke 54Pemerintah Segera Cairkan DAK Nonfisik Jenis Baru Tahun 2019Bupati Ketapang Pimpin Upacara Pembukaan TMMD 105 Adat Suku Batak