Rabu, 17 April 2019 - 06:14:06 WIB
Wiyagus Diminta Benahi, SI PBSI Jabar DikeluhkanKategori: Jawa Barat - Dibaca: 51 kali

Baca Juga:Dinas Kelautan & Perikanan Ajukan Dana Pengerukan ke PusatKinerja Ketua UPK Kecamatan Panimbang Dipertanyakan Jon Enardi Kembalikan Formulir PendaftaranSecurity Mogok Kerja, Conoco Philips Bebas Pengamanan

Bandung, Jaya Pos

Ketua Pengurus PBSI (Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia) Provinsi Jawa Barat, Akhmad Wiyagus diminta benahi personil pengelola Sistem Informasi (SI) PBSI Jabar.

Pasalnya, akhir-akhir ini pemblokiran sepihak terhadap SI PBSI Pengurus Kota (Pengkot) Bandung membuat tidak nyaman beberapa club anggota. Demikian dikatakan sumber Japos.co di lingkungan PBSI Pengkot Bandung.

“Sekira tanggal 28 Maret lalu SI kami sudah tidak bisa diakses. Dari 26 club anggota, ada beberapa yang tidak dapat mengakses SI. Club yang beberapa kali diblokir itu diantaranya PB Mentari V Cool sebanyak 3 kali pemblokiraan, PB Pelita Abadi 1 kali, PB Hans BC Bandung 2 kali dan PB Ganesha Bandung 1 kali. Kita menduga ada oknum di SI Pengprov Jabar memblokir system,” ungkap sumber tersebut kepada Japos.co (3/4).

Lanjut sumber japos.co, apa tujuan oknum yang mengutak-atik sistem informasi yang sangat vital bagi club terutama untuk menghadapi even-even yang ada di depan mata.

“Bila ada unsur politis mungkin dalam rangka pengkondisian nama seseorang untuk di desain jadi Ketua PBSI Pengkot Bandung yang masa kepengurusannya sudah berakhir. Kita akan lawan dan akan menempuh jalur hukum. Kita akan pergunakan UU ITE untuk menjerat oknum yang sudah merusak kenyamanan kita dalam membina olahraga. Saya kira pak Wiyagus selaku pimpinan yang baru mungkin harus banyak belajar bahwa adanya intrik-intrik tertentu yang membuat organisasi berpotensi tidak sehat. Ujung-ujungnya dibawah kepemimpinan pak Wiyagus prestasi bulutangkis Jabar akan anjlok. Tentunya ini tidak kita harapkan. Pak Wiyagus kami harap bisa bertindak cepat membenahi organisasi ini sesuai dengan AD/ART,” paparnya.

Sementara Guruh David Tampubolon dari PB Hans BC mengaku sangat dirugikan dengan pemblokiran sepihak ini. “Sebelum diblokir Hans BC mendaftar untuk 3 kelas yaitu (TPA) MR Lintang, (TRI) Catherin, dan (GRI) Catherin/Ardita untuk diturunkan pada kejuaraan Pembangunan Jaya Open 2019.

Tapi setelah diblokir data yang terimput Tournament Software.com (TS) jadi berubah hanya MR Lintang (TPA) yang masuk sedang (TRI) dan (GRI) jadi tidak terdaftar. Artinya ada perubahan konten/isi selama akun PBSI kami diblokir oleh oknum itu,” keluhnya.

Pengelola Sistem Informasi PBSI Pengurus Provinsi Jabar, Ujang Usep ketika ditemui Japosco di Sekretariat PBSI Pengprov Jabar, Gedung Koni, Jl. Pajajaran, Bandung (8/4), membantah pihaknya memblokir SI milik PBSI Pengkot Bandung.

“Kami memang meng­ambil alih SI sejak tanggal 3 April. Bila ada yang tidak bisa diakses sebelumnya itu bukan tanggungjawab kami. Mungkin saja sinyal lemah. Kalau mau memblokir untuk apa 4 club udah aja semuanya. Semua sudah saya kasih passwordnya, jadi sekarang sudah bisa diakses,” kilah pengurus yang beberapa kali dinonaktifkan atas dugaan pelanggaran ini.

Ujang juga membantah bahwa dia sempat dinonaktifkan dan saat itu masih melakukan utak-atik sistem informasi PBSI Jabar yang sudah bukan tugasnya lagi. “Dulu memang saya mengundurkan diri bukan dinonaktifkan. Saya dituduh macam-macam. Tapi sejak dikelola orang lain peningkatan jumlah atlit bulutangkis Jabar jadi sedikit cuma sekitar 300 an per tahunnya,” ujar­nya. (@lf)


0 Komentar













Isi Komentar :
Nama :
Komentar:
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 



TerpopulerProyek Kawasan Wisata Penataran Blitar Abaikan Spek Kadis dan Satker Disbudpar Lempar Tanggung Jawab (59356)Kejanggalan Pengadaan Barang dan Jasa di Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kab Sidoarjo Terciu (51232)Walikota Tanjungbalai Hadiri Seminar Nasional Yang Diselenggarakan Pusat Kajian Selat Malaka USU Me (32245)Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kab Pasuruan, Realisasi Drainase di Desa Rejosari Kecamatan (14702)Perempuan Misterius Titip Bayi, Gegerkan Warga Kolelet Picung (13990)BPPT MoU Dengan Pemkab Natuna Kaji Pemanfaatan Teknologi Guna Mendukung Percepatan Pembangunan Dae (13831)Sepasang Kekasih Tewas Di Hotel Kisaran (13588)Kejahatan Freddie Tan, Menjual Aset Triliunan Milik Pemprov DKI Jakarta (13001)Sintong Gultom Bubarkan Rapat Banmus DPRD Setiran Bonaran Situmeang (9832)Perselingkuhan Antar Kepsek Akhirnya Terbongkar (9010)
Bedah JayaposSHM Ganda Diduga Dilakukan oleh Oknum Pegawai BPN Kota PekanbaruPihak Firman Tampubolon sudah pernah membuat Laporan Polisi dengan No. LP/48/I/2009 tertanggal 13 ...


Gus Irawan Yang Merekomondasikan, Abdul Karim Yang Kerjakan, Nilai Proyek Tidak Tahu Berapa ? Bangunan Pompanisasi Di Desa Gendro Mangkrak dan Perlu di AuditRS MMC Jambi Diduga Curangi Gaji Karyawan, Lebaran Terancam Tidak Terima THR Proyek U-ditch Dukuh Menanggal III Terindikasi dicurangi Pejabat Pemeriksa, Dinas Tutup Mata?Diduga Oknum DPRD Labuhanbatu Kerjakan Proyek Siluman di Kecamatan PangkatanDugaan Kegiatan Fiktif di Desa Kedung BocokAda Apa Dengan JPU, Otak Pengeroyokan dan Perusakan Dituntut 10 Bulan Penjara
Laporan KhususPatik Dalam Kehidupan BatakCatatan: Aliman Tua Limbong (Wartawan Jaya Pos) - Bagian ke Sepuluh Pada tulisan terdahulu sudah dipaparkan ...


Safari Ramadan Wabub Bantaeng Sampaikan Pentingnya BersilaturrahimDPRD Sampaikan Rekomendasi Terhadap LKPj Walikota Tahun 2018DPRD Subang Gelar Rapat Paripurna LKPJ Bupati Tahun 2018 Pemkab OKI Gelar Safari RamadhanKedua Kalinya, Sergai Raih WTP dari BPK RIPemilu Sudah Usai Saatnya Duduk Bersama Membangun DaerahTanah Datar Peringkat I PPD Tingkat Nasional