Sabtu, 13 April 2019 - 07:16:28 WIB
Soal Gambar Tercoblos di Malaysia, Jokowi: Laporkan ke BawasluKategori: Jakarta - Dibaca: 243 kali

Baca Juga:Security Mogok Kerja, Conoco Philips Bebas PengamananJR Kepri Pembina Upacara Hari Jadi Provinsi Kepri di SMPN 20 BatamSoal Tender Proyek Kadis PUTR Pangkep BungkamPemkab Natuna Masih Kekurangan Pegawai

Jokowi me­ngatakan, ada mekanisme yang jelas bila terjadi pelanggaran dalam pesta demokrasi lima tahunan tersebut. Karenanya, dirinya meminta agar hal tersebut tidak dimainkan sebagai isu.

Jakarta, Jaya Pos

Kembali, berita heboh soal gambar salah satu pasangan calon (paslon) tercoblos pada surat suara di negeri Jiran Malaysia. Sontak hal ini memunculkan sorotan dari para pihak, baik kubu Paslon No Urut 1 maupun Paslon No Urut 2.

Terkait hal ini, calon presiden nomor 01 Joko Widodo (Jokowi) pun buka suara terkait beredarnya video di media sosial (medsos) soal penemuan surat suara pemilu 2019 tercoblos untuk pasangan nomor 01 Joko Widodo-Ma’ruf Amin di Malaysia.

Untuk itu, dengan tegas Jokowi meminta agar kabar tersebut dicek kebenarannya. Sebab menurut dia, jika itu benar dan sebuah pelanggaran maka segara dilaporkan ke Badan Pengawasan Pemilu (Bawaslu).

“Dicek saja lah, kalau itu benar dan itu merupakan pelanggaran laporkan saja ke Bawaslu,” kata Jokowi usai kampanye di Hotel Bumi Wiyata, Kota Depok, Kamis (11/4).

Jokowi mengatakan, ada mekanisme yang jelas bila terjadi pelanggaran dalam pesta demokrasi lima tahunan tersebut. Karenanya, dirinya meminta agar hal tersebut tidak dimainkan sebagai isu. “Mekanismenya jelas kok, enggak usah diangkat isu-isu yang enggak jelas,” ujarnya.

Dalam kesempatan ini, Jokowi juga membantah bahwa perhitungan suara sudah dilakukan untuk pemilihan di luar negeri. Ia menegaskan bahwa penghitungan suara akan dilakukan serentak pada 17 April mendatang.

“Nanti juga penghitungannya berjenjang. Jadi jangan sampai ada yang ngomong curang, dihitung juga belum. Berjenjang,” katanya.

Sebelumnya, Bawaslu meminta Pemilu 2019 di Malaysia dihentikan usai beredar video di medsos penemuan surat suara tercoblos untuk paslon 01 Jokowi-Ma’ruf.

Anggota Bawaslu Fritz Edward Siregar mengonfirmasi kebenaran video itu. Ia menyebut surat suara itu ditemukan oleh Panitia Pemilihan Luar Negeri (PPLN) Kuala Lumpur. “Kami akan meminta KPU menghentikan pemungutan suara di seluruh Malaysia untuk sementara,” kata Fritz saat dihubungi, Kamis (11/4).

Fritz menyebut penghentian harus dilakukan sampai ada semua terbukti bahwa ada atau tidak ada tindakan kecurangan terstruktur, sistematis, dan masif.

Ia menyebut sebelumnya Bawaslu sudah meminta KPU untuk mengawasi kinerja PPLN kurang baik. Kejadian ini menjadi buktinya.

Menurut Ketua Panitia Pemilihan Luar Negeri (PPLN) di Malaysia, Wajid Fauzi mengklaim belum mendapat laporan soal gambar Jokowi tercoblos tersebut.  “Kita belum dapat laporan dari lapangan. Masih diperiksa,” kata Fauzi saat dihubungi, Kamis.

Fauzi menyatakan, anggota PPLN di Kuala Lumpur masih mendalami laporan itu. Dia juga belum mengetahui berapa jumlah surat suara yang sudah tercoblos.

Komisioner KPU Ilham Saputra mengklaim pihaknya masih melakukan komunikasi dengan pokja luar negeri Malaysia terkait dugaan surat suara Jokowi pada Pemilu 2019 sudah tercoblos.

Jokowi Klaim Pemerintah Tak Ada Urusan

Presiden Jokowi mengatakan, permasalahan pemilu seperti kasus surat suara tercoblos di Malaysia untuk dirinya, adalah kewenangan penuh KPU dan Bawaslu sebagai penyelenggara pemilu.

Menurut dia, pemerintah tak bisa mencampuri urusan lembaga penyelenggara pemilu yang bersifat independen itu. “Ingat ya, ini urusan pemilu, urusannya KPU yang independen. KPU di luar negeri itu ada yang namanya PPLN (Panitia Pemilihan Luar Negeri).

Tidak ada urusan pemerintahan yang di sini, enggak ada,” ucap Jokowi, di Sentul, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Jumat (12/4). Ia pun menyerahkan kasus penemuan surat suara pemilu 2019 yang tercoblos untuk dirinya di Malaysia ke Bawaslu dan kepolisian.

“Kita serahkan ke Bawaslu. (Pelanggaran) pemilu ini kan (kewenangan) Bawaslu. Kalau mekanisme pidana ya di polisi. Itu aja udah,” katanya.

Selama proses pemeriksaan tersebut, Jokowi meminta agar tak ada lagi pihak yang meresahkan masyarakat dengan melakukan hal serupa.

“Dicek saja, investigasi, baik oleh Bawaslu atau kepolisian. Kalau ada yang dilanggar, Bawaslu bisa menindak, kalau ada pidananya, Polri harus tegas lakukan tindakan hukum. Supaya ini jadi pemilu yang jujur, adil, jangan meresahkan masyarakat dengan hal seperti itu,” kata dia.(Red)

 


0 Komentar













Isi Komentar :
Nama :
Komentar:
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 



TerpopulerProyek Kawasan Wisata Penataran Blitar Abaikan Spek Kadis dan Satker Disbudpar Lempar Tanggung Jawab (59560)Kejanggalan Pengadaan Barang dan Jasa di Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kab Sidoarjo Terciu (51416)Walikota Tanjungbalai Hadiri Seminar Nasional Yang Diselenggarakan Pusat Kajian Selat Malaka USU Me (43545)Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kab Pasuruan, Realisasi Drainase di Desa Rejosari Kecamatan (14905)Perempuan Misterius Titip Bayi, Gegerkan Warga Kolelet Picung (14180)BPPT MoU Dengan Pemkab Natuna Kaji Pemanfaatan Teknologi Guna Mendukung Percepatan Pembangunan Dae (14007)Sepasang Kekasih Tewas Di Hotel Kisaran (13743)Kejahatan Freddie Tan, Menjual Aset Triliunan Milik Pemprov DKI Jakarta (13204)Sintong Gultom Bubarkan Rapat Banmus DPRD Setiran Bonaran Situmeang (11042)Perselingkuhan Antar Kepsek Akhirnya Terbongkar (9182)
Bedah JayaposGetwien Menduga Ada Pihak Sengaja Rekayasa Kasus Menantunya Untuk Cari NamaRiau, Jaiya Pos Terkait tuduhan dan fitnah yang tersebar di berbagai media yang menyebutkan bahwa Mindo ...


Ketua BPD Bukit Kemuning Tuding Kades Gelapkan DDKangkangi Izin, Aktivitas Mall Matahari dan Gedung Novita Pertaruhkan Nyawa Pengunjung UNTIRTA Pertanyakan Tanah Hibah Yang Diberikan Pemkab PandeglangPekerjaan Bersumber DD di Desa Boddi Kecamatan Mandalle Terkesan AmburadulPungli di Lapas Kapuas Resahkan NapiMerek U-Ditch Bercampur Pek Saluran Pumpungan 3 Menyimpang Dinas Lakukan PembiaranDiduga Persulit Warga Mengurus Dokumen, Andar: Copot Lurah dan Kasie Pemerintahan Kelurahan Rawamang
Laporan KhususBupati OKI Buka Gerak PKK dan BBGRM XVI Kayuagung, Jaya Pos Posisi stategis Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) Provinsi Sumatera Selatan, yang ...


Rencana Proyek RSUD di Pantura Capai Rp 500 MTMMD, Wujud Nyata Kemanunggalan TNI-RakyatBupati Tanjab Barat Pimpin Rapat Persiapan HUT RI Ke 74 dan Tanjab Barat Ke 54Pemerintah Segera Cairkan DAK Nonfisik Jenis Baru Tahun 2019Bupati Ketapang Pimpin Upacara Pembukaan TMMD 105 Adat Suku BatakJelang Pemecahan Rekor Dunia Menyelam Massal di Manado