Jumat, 05 April 2019 - 05:37:05 WIB
Lanjutan Kasus Signature Park, Warga Harapkan Hakim Bersikap Adil Dan Obyektif Kategori: Jakarta - Dibaca: 159 kali

Baca Juga:Tragis, Pohon Tumbang Timpa Gedung SDN 22 Tanjung Baru Baturaja Masyarakat Minta Jalan Punggur Segera DilebarkanKantor Kepala Desa Langkan Selalu TutupPengerjaan Jalan Susukan - Sukarame Dipertanyakan

Jakarta, Jaya Pos

Sidang lanjutan gugatan perdata antara ahli waris selaku penggugat melawan Apartemen Signature Park selaku tergugat di Pengadilan Ne­geri Jakarta Timur, dilakukan Kamis ( 28/3) dengan agenda putusan.

Seperti yang diberitakan sebelumnya bahwa gugatan ini dilakukan ahli waris terhadap Apartemen Signature Park atas pembatalan perdamaian. Pasalnya, dinilai cacat hukum dan ditemukan kejanggalan yakni berupa tanda tangan ahli waris orang yang sudah meninggal.

Sebelum persidangan puluhan ahli waris atas tanah di Cawang Jakarta Timur melakukan aksi di depan halaman kantor Pengadilan Negeri Jakarta Timur, hal teraebut dilakukan dengan harapan putusan hakim atas gugatan mereka terhadap apartemen berpihak kepada ahli waris.

Patuan Anggi Nainggolan selaku kuasa hukum ahli waris menjelaskan sidang kali ini terpending, “Ini wajar saja terpending pasalnya menyangkut kebenaran mungkin majelis  belum siap. Karena hal ini diperlukan hakim-hakim yang jujur dan objektif dan tidak boleh salah karen yang tertindas rakyat miskin,” jelasnya kepada wartawan. “Karena saya lihat data - datanya benar dan lawannya orang besar pengusaha dan banyak uang, saya prihatin dan mau membantu mereka agar tidak tertindas,” tandas Patuan.

Menurut Patuan, jadi tidak ada alasan majelis untuk tidak membatalkan perjanjian akta di notaris yang di rekayasa tersebut. Pasalnya tidak mungkin orang meninggal bisa menandatangani, akta itu mereka tidak pernah lakukan dan ahli waris tidak pernah melakukan perdamaian.

Masih kata Patuan, bahwa pihaknya telah melaporkan seorang notaris yang diduga membuat akte perdamaian antara penggugat dengan tergugat. “Kita berharap polisi objektif sesuai dengan Undang-Undang, sudah jelas kan faktanya pasal 266 hukumannya diatas 5 tahun, masa orang meninggal dimasukan ke dalam aktenya itu,” ujarnya.

Sebelumnya pernah dilakukan mediasi sebelum masuk pokok perkara sesuai dengan Sema Nomor 1 Tahun 2016 namun dalam mediasi pada tahun 2011 timbul akte tersebut. “Dari sana baru kita mengetahui dan dipelajari bahwa tidak masuk di akal dalam akte perdamaian masa orang meninggal bisa masuk dan tidak semua ahli waris dilibatkan, bahkan pemiliknya orang lain bukan klien kami,” ungkap Patuan.

Patuan menegaskan ja­di tidak pernah ada perda­maian dan dalam akte per­damaian tersebut juga ditemukan kejanggalan yakni munculnya nama seseorang yang telah meninggal.”Perdamaian pada tahun 2011 sedangkan yang meninggal tahun 2008, makanya polisi tangkap notaris itu,” pungkasnya. (@D2)


0 Komentar













Isi Komentar :
Nama :
Komentar:
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 



TerpopulerProyek Kawasan Wisata Penataran Blitar Abaikan Spek Kadis dan Satker Disbudpar Lempar Tanggung Jawab (59560)Kejanggalan Pengadaan Barang dan Jasa di Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kab Sidoarjo Terciu (51416)Walikota Tanjungbalai Hadiri Seminar Nasional Yang Diselenggarakan Pusat Kajian Selat Malaka USU Me (43545)Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kab Pasuruan, Realisasi Drainase di Desa Rejosari Kecamatan (14905)Perempuan Misterius Titip Bayi, Gegerkan Warga Kolelet Picung (14180)BPPT MoU Dengan Pemkab Natuna Kaji Pemanfaatan Teknologi Guna Mendukung Percepatan Pembangunan Dae (14007)Sepasang Kekasih Tewas Di Hotel Kisaran (13743)Kejahatan Freddie Tan, Menjual Aset Triliunan Milik Pemprov DKI Jakarta (13204)Sintong Gultom Bubarkan Rapat Banmus DPRD Setiran Bonaran Situmeang (11042)Perselingkuhan Antar Kepsek Akhirnya Terbongkar (9182)
Bedah JayaposGetwien Menduga Ada Pihak Sengaja Rekayasa Kasus Menantunya Untuk Cari NamaRiau, Jaiya Pos Terkait tuduhan dan fitnah yang tersebar di berbagai media yang menyebutkan bahwa Mindo ...


Ketua BPD Bukit Kemuning Tuding Kades Gelapkan DDKangkangi Izin, Aktivitas Mall Matahari dan Gedung Novita Pertaruhkan Nyawa Pengunjung UNTIRTA Pertanyakan Tanah Hibah Yang Diberikan Pemkab PandeglangPekerjaan Bersumber DD di Desa Boddi Kecamatan Mandalle Terkesan AmburadulPungli di Lapas Kapuas Resahkan NapiMerek U-Ditch Bercampur Pek Saluran Pumpungan 3 Menyimpang Dinas Lakukan PembiaranDiduga Persulit Warga Mengurus Dokumen, Andar: Copot Lurah dan Kasie Pemerintahan Kelurahan Rawamang
Laporan KhususBupati OKI Buka Gerak PKK dan BBGRM XVI Kayuagung, Jaya Pos Posisi stategis Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) Provinsi Sumatera Selatan, yang ...


Rencana Proyek RSUD di Pantura Capai Rp 500 MTMMD, Wujud Nyata Kemanunggalan TNI-RakyatBupati Tanjab Barat Pimpin Rapat Persiapan HUT RI Ke 74 dan Tanjab Barat Ke 54Pemerintah Segera Cairkan DAK Nonfisik Jenis Baru Tahun 2019Bupati Ketapang Pimpin Upacara Pembukaan TMMD 105 Adat Suku BatakJelang Pemecahan Rekor Dunia Menyelam Massal di Manado