Jumat, 05 April 2019 - 05:37:05 WIB
Lanjutan Kasus Signature Park, Warga Harapkan Hakim Bersikap Adil Dan Obyektif Kategori: Jakarta - Dibaca: 204 kali

Baca Juga:Tragis, Pohon Tumbang Timpa Gedung SDN 22 Tanjung Baru Baturaja Masyarakat Minta Jalan Punggur Segera DilebarkanKantor Kepala Desa Langkan Selalu TutupPengerjaan Jalan Susukan - Sukarame Dipertanyakan

Jakarta, Jaya Pos

Sidang lanjutan gugatan perdata antara ahli waris selaku penggugat melawan Apartemen Signature Park selaku tergugat di Pengadilan Ne­geri Jakarta Timur, dilakukan Kamis ( 28/3) dengan agenda putusan.

Seperti yang diberitakan sebelumnya bahwa gugatan ini dilakukan ahli waris terhadap Apartemen Signature Park atas pembatalan perdamaian. Pasalnya, dinilai cacat hukum dan ditemukan kejanggalan yakni berupa tanda tangan ahli waris orang yang sudah meninggal.

Sebelum persidangan puluhan ahli waris atas tanah di Cawang Jakarta Timur melakukan aksi di depan halaman kantor Pengadilan Negeri Jakarta Timur, hal teraebut dilakukan dengan harapan putusan hakim atas gugatan mereka terhadap apartemen berpihak kepada ahli waris.

Patuan Anggi Nainggolan selaku kuasa hukum ahli waris menjelaskan sidang kali ini terpending, “Ini wajar saja terpending pasalnya menyangkut kebenaran mungkin majelis  belum siap. Karena hal ini diperlukan hakim-hakim yang jujur dan objektif dan tidak boleh salah karen yang tertindas rakyat miskin,” jelasnya kepada wartawan. “Karena saya lihat data - datanya benar dan lawannya orang besar pengusaha dan banyak uang, saya prihatin dan mau membantu mereka agar tidak tertindas,” tandas Patuan.

Menurut Patuan, jadi tidak ada alasan majelis untuk tidak membatalkan perjanjian akta di notaris yang di rekayasa tersebut. Pasalnya tidak mungkin orang meninggal bisa menandatangani, akta itu mereka tidak pernah lakukan dan ahli waris tidak pernah melakukan perdamaian.

Masih kata Patuan, bahwa pihaknya telah melaporkan seorang notaris yang diduga membuat akte perdamaian antara penggugat dengan tergugat. “Kita berharap polisi objektif sesuai dengan Undang-Undang, sudah jelas kan faktanya pasal 266 hukumannya diatas 5 tahun, masa orang meninggal dimasukan ke dalam aktenya itu,” ujarnya.

Sebelumnya pernah dilakukan mediasi sebelum masuk pokok perkara sesuai dengan Sema Nomor 1 Tahun 2016 namun dalam mediasi pada tahun 2011 timbul akte tersebut. “Dari sana baru kita mengetahui dan dipelajari bahwa tidak masuk di akal dalam akte perdamaian masa orang meninggal bisa masuk dan tidak semua ahli waris dilibatkan, bahkan pemiliknya orang lain bukan klien kami,” ungkap Patuan.

Patuan menegaskan ja­di tidak pernah ada perda­maian dan dalam akte per­damaian tersebut juga ditemukan kejanggalan yakni munculnya nama seseorang yang telah meninggal.”Perdamaian pada tahun 2011 sedangkan yang meninggal tahun 2008, makanya polisi tangkap notaris itu,” pungkasnya. (@D2)


0 Komentar













Isi Komentar :
Nama :
Komentar:
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 



TerpopulerProyek Kawasan Wisata Penataran Blitar Abaikan Spek Kadis dan Satker Disbudpar Lempar Tanggung Jawab (60473)Walikota Tanjungbalai Hadiri Seminar Nasional Yang Diselenggarakan Pusat Kajian Selat Malaka USU Me (57594)Kejanggalan Pengadaan Barang dan Jasa di Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kab Sidoarjo Terciu (52264)Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kab Pasuruan, Realisasi Drainase di Desa Rejosari Kecamatan (15780)Perempuan Misterius Titip Bayi, Gegerkan Warga Kolelet Picung (15065)BPPT MoU Dengan Pemkab Natuna Kaji Pemanfaatan Teknologi Guna Mendukung Percepatan Pembangunan Dae (14861)Sintong Gultom Bubarkan Rapat Banmus DPRD Setiran Bonaran Situmeang (14732)Sepasang Kekasih Tewas Di Hotel Kisaran (14544)Kejahatan Freddie Tan, Menjual Aset Triliunan Milik Pemprov DKI Jakarta (14155)Perselingkuhan Antar Kepsek Akhirnya Terbongkar (10076)
Bedah JayaposTernyata Pembangunan RPS SMKN 3 Kuala Kapuas Sudah Molor 1 Bulan lebihKuala Kapuas, Jaya Pos Jangka waktu 5 (lima) bulan 150 hari kerja, yang direncanakan untuk membangun ruang ...


Galian C Tidak Miliki Izin Marak di PasbarOknum PT Adira Pasaman Barat Tipu KonsumenDiduga Tidak Sesuai Spek dan RAB Pekerjaan TPT AmbrolPembangunan Pamsimas Di Desa Putat Diduga Mark UpDua Periode Jabatan Bupati Agam, Jalan dan Jembatan di Kecamatan Ampek Nagari Masih Ditemukan Rusak Goliong, Kontraktor Asal Sungailiat Bangka MeradangLSM Gasak Desak Kejagung Awasi Kejari Ketapang Tangani Kasus Dugaan Korupsi Dana Desa
Laporan KhususDisbun Jatim Genjot Produktifitas Kakao JatimSurabaya, Jaya Pos Dinas Perkebunan Jawa Timur (Jatim) konsisten secara terus-menerus menggenjot ...


FESTIVAL SITU FRONT CITY (SFC) TAHUN 2019Kembangkan Geopark, Pemkab Sukabumi MoU dengan JepangRaih WTP Lima Kali Berturut, Pemkab Tanah Datar Dianugerahi Penghargaan Tingkat NasionalWabup Shodiq Pastikan Warga Terdampak Kabut Asap Terlayani Walikota Kota Depok M Idris: Al Qur'an Merupakan Pedoman HidupPemkab OKU Peringati Hari Sumpah Pemuda Tahun 2019Roni Mulyadi Dt Bungsu Ketua DPRD Tanah Datar 2019-2024