Sabtu, 23 Maret 2019 - 06:21:29 WIB
Perekonomian di Desa Sukaresik Mulai Menggeliat, Seiring Pembukaan Kawasan Objek Wisata Sungai CireKategori: Jawa Barat - Dibaca: 402 kali

Baca Juga:Petani Yang Mulia Memperingati Hari TaniDinas Peternakan Tolitoli Lakukan Pemerataan Kelompok Ternak SapiPejabat di Dinas PU Ketapang Korupsi Proyek MCKBanyak Berkas Palsu Beredar di Imigrasi Blitar

Ciamis, Jaya Pos

Tingginya minat masyarakat di Desa Sukaresik Kecamatan Sindangkasih Ka­bupaten Ciamis untuk merantau telah membuat roda perekonomian di wilayah tersebut sulit berkembang. Minimnya lapangan pekerjaan menjadi alasan bagi ribuan masyarakat setempat untuk “berkelana” ke kota besar serta luar pulau Jawa. Disamping Jakarta, Bandung dan beberapa daerah di luar Jawa Barat, banyak warga juga yang menjadikan daerah-daerah di Pulau Sumatera sebagai tujuan.

Kebanyakan diantara mereka memproduksi kerupuk yang jadi ciri khas kerajinan masyarakat setempat. Banyak warga yang sukses setelah memilih merantau. Malah seperti diungkapkan Kepala Desa Sukaresik Sarwa Su­hari, warga yang tergolong sukses sekaligus menikmati kesejahteraan kebanyakan merupakan warga perantau.

Sarwa Suhari sendiri merupakan salah seorang alumni perantau yang cukup sukses mengembangkan usaha produksi kerupuk di Provinsi Jambi. “Sekarang usaha yang sempat saya tekuni di daerah rantau dilanjutkan anak-anak saya,” katanya.

Selain di Sumatera, banyak warga juga kini mengalihkan tujuan usaha ke beberapa daerah di Jawa Timur dan Jawa Tengah untuk berjualan cilok. Berjualan cilok dipandang tidak memakan proses yang panjang ketimbang kerupuk. “Hari ini diproduksi, pagi harinya sudah bisa langsung dipasarkan,” katanya.

Hanya saja, derasnya arus urbanisasi, upaya pemerintah menggeliatkan perekonomian di wilayah itu sulit terealisasi. Maka, kini pihaknya te­ngah berusaha menjajagi pendekatan dengan sejumlah warga yang sukses di tanah rantau untuk berinvestasi di daerah kelahirannya.
Saat ini misalnya, sebuah kawasan objek wisata Sungai Cireong mulai ditata menjadi sebuah tujuan wisata alam yang cukup nyaman untuk jadi pilihan.

Imbasnya, geliat ekonomi lambat laun mulai tumbuh. Banyak warga yang membuka kedai kopi, warung penyedia oleh-oleh atau sekedar menyediakan sajian liweut untuk para pelancong yang mulai banyak berdatangan hampir saban pekan. “Alhamdulillah, mulai banyak warga yang datang utamanya akhir pekan. Pengunjung betah karena suasana alam dan panorama alam yang ada,” kata Dadan, salah seorang petugas tiket diamini Yosep, seorang warga setempat.

Munculnya ketertarikan pengunjung karuan membuat Pendapatan Asli Daerah juga mulai mampir dari kebijakan desa yang memberlakukan tiket masuk ke objek wisata itu. Harga tiket masuk sendiri dipatok sangat terjangkau yakni dua ribu perak. “Sudah mulai masuk untuk PADes yang dikelola oleh Bumdes. Lumayan lah sebagai tahap awal,” kata Suharli.

Melihat animo pengunjung seperti itu, pihaknya juga merencanakan untuk menata kawasan Gunung Golkar menjadi lokasi wisata penunjang. Kata dia, terdapat lahan sekitar 14 ha yang tengah dijajagi untuk dikelola. “Cuma saat ini, pengelolahan hutan masih dipegang sebuah perusahaan yang akan habis pertengahan tahun ini. Ke depan kita akan coba kelola,” kata dia. (Mamay)


0 Komentar













Isi Komentar :
Nama :
Komentar:
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 



TerpopulerProyek Kawasan Wisata Penataran Blitar Abaikan Spek Kadis dan Satker Disbudpar Lempar Tanggung Jawab (59367)Kejanggalan Pengadaan Barang dan Jasa di Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kab Sidoarjo Terciu (51240)Walikota Tanjungbalai Hadiri Seminar Nasional Yang Diselenggarakan Pusat Kajian Selat Malaka USU Me (33092)Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kab Pasuruan, Realisasi Drainase di Desa Rejosari Kecamatan (14715)Perempuan Misterius Titip Bayi, Gegerkan Warga Kolelet Picung (14007)BPPT MoU Dengan Pemkab Natuna Kaji Pemanfaatan Teknologi Guna Mendukung Percepatan Pembangunan Dae (13843)Sepasang Kekasih Tewas Di Hotel Kisaran (13600)Kejahatan Freddie Tan, Menjual Aset Triliunan Milik Pemprov DKI Jakarta (13009)Sintong Gultom Bubarkan Rapat Banmus DPRD Setiran Bonaran Situmeang (9914)Perselingkuhan Antar Kepsek Akhirnya Terbongkar (9018)
Bedah JayaposTim Saber Pungli Kota Banjar Siap Tindaklanjuti Dugaan Pungli di DisdikbudBanjar, Jaya Pos Tunjangan Kinerja (Tunkin) pengganti Tunjangan Dae­rah (Tunda) yang bakal diterima ...


Warga Huntara Korban Tsunami Keluhkan Air Bersih dan ListrikBobroknya Sikap Oknum Pegawai Bank BNI BukittinggiRekanan Chevron Diduga Gunakan BBM BersubsidiSHM Ganda Diduga Dilakukan oleh Oknum Pegawai BPN Kota PekanbaruGus Irawan Yang Merekomondasikan, Abdul Karim Yang Kerjakan, Nilai Proyek Tidak Tahu Berapa ?Bangunan Pompanisasi Di Desa Gendro Mangkrak dan Perlu di AuditRS MMC Jambi Diduga Curangi Gaji Karyawan, Lebaran Terancam Tidak Terima THR
Laporan KhususPemkab Labusel Kembali Memperoleh WTP TA 2108 dari Kepala BPK RI Perwakilan SumutLabusel, Jaya Pos Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Labuhanbatu Selatan (Labusel) kembali memperoleh opini Wajar ...


Pemkab Ciamis Pastikan Jalan Buniseuri-Jalatrang DihotmixLakukan Reformasi Koperasi Untuk Kesejahteraan Anggota, Naikan Pendapatan dan Pembangunan ApartemenPemkab Humbahas Raih WTP dari BPK RI Perwakilan SumutPatik Dalam Kehidupan Batak Safari Ramadan Wabub Bantaeng Sampaikan Pentingnya BersilaturrahimDPRD Sampaikan Rekomendasi Terhadap LKPj Walikota Tahun 2018DPRD Subang Gelar Rapat Paripurna LKPJ Bupati Tahun 2018