Selasa, 19 Maret 2019 - 06:54:19 WIB
Pemdes Soko Tingkatkan Pembangunan InfrastruktKategori: Jawa Timur - Dibaca: 137 kali

Baca Juga:Pejabat di Dinas PU Ketapang Korupsi Proyek MCKBanyak Berkas Palsu Beredar di Imigrasi BlitarDiduga Dianiaya, Puluhan Siswa SMKN 1 Kelautan dan Perikanan Melarikan DiriHampir 1 Tahun Kecamatan Subi Gelap Gulita

Tulungagung, Jaya Pos

Pemerintah Desa Soko, Kecamatan Bandung bersama BPD telah menyelesaikan APBDES Tahun 2019  dengan mengembangkan anggaran untuk menyelenggarakan pemerintah dengan alokasi untuk pembangunan, pembinaan dan pemberdayaan masyarakat secara berkelanjutan.

Program pemerintah melalui Dana Desa serta Alokasi Dana Desa yang langsung diterima oleh pemerintah desa terbukti sangat berhasil mendorong peningkatan pembangunan yang langsung bisa dirasakan masyarakat. Bukan hanya pembangunan infrastruktur saja, namun peningkatan pemberdayaan masyarakat juga dilakukan.

Pemerintah Desa Soko, Kecamatan Bandung juga tidak ketinggalan meningkatkan pembangunannya.Pembangunan infrastruktur masih menjadi prioritas utama dengan disertai kegiatan pemberdayaan masyarakat. Sesuai APBDES tahun 2019 pendapatan yang diperoleh Pemerintah Desa Soko sebesar Rp1.432.581.412. Perolehan pendapatan tersebut berasal dari PAD sebesar Rp 195.439.000.

Sedangkan yang bersumber dari DD, ADD, PBH dan BK sebesar Rp 1.236.316.412. Untuk tambahan dari pendapatan lain-lain sebesar Rp 826.000. Keseluruhan dana tersebut digunakan untuk pembangunan infrastruktur juga pelaksanaan kegiatan pemberdayaan masyarakat.

Menurut Hartini Purwaningsih selaku Kepala Desa Soko saat di kantornya mengungkapkan bahwa dengan adanya anggaran DD dan ADD tersebut, percepatan pembangunan di desanya bisa langsung dirasakan masyarakat. “Kami sangat berharap dengan peningkatan pembangunan ini juga disertai peningkatan perekonomian masyarakat. Untuk kedepannya memang kami masih prioritaskan dalam hal pembangunan infrastruktur, namun demikian pemberdayaan masyarakat juga kami lebih tingkatkan” jelasnya. Kamis (14/03/2019).

Selain itu, Kepala Desa Soko juga menambahkan bahwa pelaksanaan pembangunan dan kegiatan pemberdayaan masyarakat melalui program DD dan ADD sampai saat ini tidak ada permasalahan, karena sudah sesuai dengan peraturan dan perundang-undangan yang berlaku.

Penggunanaan anggaran tersebut meliputi untuk Bidang Penyelenggaraan Pemerintah Desa. Bidang pembangunan desa.  Bidang pembinaan kemasyarakatan desa  dan bidang pemberdayaan masyarakat desa. 

Bidang penyelenggaraan pemerintah desa diantaranya kegiatan penghasilan tetap dan tunjangan Kepala Desa Rp 37.200.000. Kegiatan penghasilan tetap dan tunjangan Kepala Desa dan perangkat desa sebesar Rp 152.880.000 dan penyediaan jaminan sosial sebesar Rp 6.613 .812. Penyediaan tunjangan BPD  Rp 69.347.600.

Kegiatan operasional BPD Rp 18.720.000, intesif/operasional RT/RW  sebesar Rp 25.200.000. Tunjanga Kepala Desa dan perangkat dari tanah bengkok sebesar Rp 158.480.000.

Kegiatan administrasi kependudukan, pencatatan sipil, dan kearsipan. Kegiatan tata praja pemerintahan, keuangan dan pelaporan. Kegiatan pelaksanaan pembangunan desa diantaranya di bidang pendidikan untuk penyelenggaran kegiatan  serta pembangunan PAUD/ TK. Pembangunan perpustakaan desa, bidang kesehatan penyelenggaraan dan pelaksanaan Posyandu.

Bidang pembinaan kemasyarakatan desa diantaranya kegiatan pembinaan keamanan dan ketertiban. Kegiatan pemuda dan olah raga  serta organisasi perempuan/PKK. Bidang pemberdayaan masyarakat  diantaranya kegiatan peningkatan usaha perikanan, pertanian dan peternakan.  Pemberdayaan perempuan, perlindungan anak dan keluarga.

Pemerintah Desa Soko sangat berharap dengan ada­nya peningkatan pembangunan juga akan berdampak positif dengan peningkatan perekonomian masyarakat.(Lgeng)


0 Komentar













Isi Komentar :
Nama :
Komentar:
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 



TerpopulerProyek Kawasan Wisata Penataran Blitar Abaikan Spek Kadis dan Satker Disbudpar Lempar Tanggung Jawab (59646)Kejanggalan Pengadaan Barang dan Jasa di Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kab Sidoarjo Terciu (51496)Walikota Tanjungbalai Hadiri Seminar Nasional Yang Diselenggarakan Pusat Kajian Selat Malaka USU Me (49447)Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kab Pasuruan, Realisasi Drainase di Desa Rejosari Kecamatan (14979)Perempuan Misterius Titip Bayi, Gegerkan Warga Kolelet Picung (14258)BPPT MoU Dengan Pemkab Natuna Kaji Pemanfaatan Teknologi Guna Mendukung Percepatan Pembangunan Dae (14076)Sepasang Kekasih Tewas Di Hotel Kisaran (13806)Kejahatan Freddie Tan, Menjual Aset Triliunan Milik Pemprov DKI Jakarta (13302)Sintong Gultom Bubarkan Rapat Banmus DPRD Setiran Bonaran Situmeang (11866)Perselingkuhan Antar Kepsek Akhirnya Terbongkar (9275)
Bedah JayaposMaladministrasi Pelayanan Mutasi Kendaraan di Samsat Kota Bekasi Semakin ParahBekasi, Jaya Pos Pelayanan mutasi kendaraan di Samsat Kota Bekasi sarat dengan maladministrasi, dimana ...


Punya Beking di Kejagung, Pejabat Masih "Kutip" KontraktorPengelolaan DAK 64 Miliar, Disdik Ketapang Diduga Berkubang di Pusaran KKNTender Dibatalkan, Ada Tekanan Dahsyat ?Proyek Talud Pengaman Pantai Pering Diduga Tidak Sesuai SpekAPBDes Pademonegoro Diduga Masuk Kantong KadesRealisasi APBDes Sidokepung Kecamatan Buduran Tidak TransparanLahan Pertanian Milik Pemprov Jatim Disewakan di Kecamatan Tutur, Uangnya Kemana ?
Laporan KhususAmryatul Anam dan Melan Puspitasari Terpillih Menjadi Pradana Ambalan Pandu-KunthiJawa Tengah, Jaya Pos Amryatul Anam dan Melan Puspitasari terpilih menjadi Pradana Ambalan Pandu-Kunthi pada ...


Sekang Dewek Nggo Dewek Volly Pantai, Staf Teritorial JuaraBupati Tasikmalaya: Teruslah Berkreasi, Berkarya Dalam Gerakan PramukaRaperda Perubahan APBD 2019 Disahkan20 Anggota DPRD Kota Padang Panjang Dilantik dan DisumpahIlyas Panji Alam Sholat Idul Adha di Masjid An-NurPUBLIKASI KINERJA DINAS LINGKUNGAN HIDUP KABUPATEN BOGOR TAHUN 2019Bertemu di IPDN, Bupati Bantaeng Bincang Akrab dengan Wapres