Sabtu, 29 September 2012 - 06:32:24 WIB
Rencana Walikota Nur Mahmudi Ismail Ditentang Ketua DPRDKategori: Depok - Dibaca: 325 kali

Baca Juga:Rapor Merah Bagi Kinerja Diskominfo Kab AnambasRatusan Guru Demo, Dana Sertifikasi 5 Bulan Tidak TurunKasus Simulator Mengarah ke KapolriBupati Simalungun DR JR Saragih Diskriminatif, PMS Terima Bantuan Hibah Rp1 Miliar

Rencana Walikota Nur Mahmudi Ismail mencari sensasi dengan memberi subsidi tiket Kereta Rel Listrik (KRL) commuter line kepada para pengguna KRL ditentang Ketua DPRD Depok, Rintis Yanto.

Depok, Jaya Pos

Sebab, ide tersebut tidak didasari aturan perundangan yang jelas, hanya mencari popularitas saja. “Tidak ada dasarnya pemberian subsidi itu. Mau diambil alokasi anggaran dari pos apa. Semua harus jelas. Kalau bansos jelas tidak bisa karena belum tentu yang diberikan subsidi itu masuk dalam kategori rawan sosial,” kata Rintis, kemarin.

Menurut Rintis, Pemerintah Kota (Pemkot) Depok tidak boleh memberikan hibah atau bantuan sosial (bansos) kepada perorangan yang tidak termasuk dalam kategori rawan sosial. Kendati ada 54.809 penumpang KRL dari lima stasiun di Depok, namun tak semua merupakan warga Depok. Hal itu perlu dikaji secara detil. Belum lagi, dikhawatirkan adanya salah sasaran dalam pemberian subsidinya. Misalnya saja, kata dia, orang dengan taraf ekonomi menengah keatas diberikan subsidi. “Itu kan menjadi salah sasaran. Saya rasa tidak tepat untuk memberikan subsidi tiket KRL,” kata dia.

Sekretaris DPC Partai Demokrat Kota Depok itu mengatakan, wali kota seharusnya lebih memfokuskan pada pembangunan Kota Depok dan mendengarkan keluhan warganya. Misalnya saja terkait pelebaran jalan atau perbaikan tata ruang kota. “Ada baiknya wali kota membuat satu jalan baru sehingga kemacetan dapat berkurang,” cetus Rintis.

Dicontohkan dia, hak pengguna jalan pun hingga kini belum terpenuhi. Diantanya, jembatan penyebrangan orang (JPO). Depok hanya memiliki dua JPO, bahkan satu diantaranya dalam kondisi usang. “sistem transportasi harus dibenahi. San saya minta wali focus pada hal tersebut,” ucapnya.

Sebelumnya, Wali Kota Nur Mahmudi Ismail mengatakan akan memberikan subsidi tiket kereta dalam rangka membantu masrayakat Depok yang menggunakan jasa KRL. Hal itu sebagai respon dari rencana kenaikan harga tiket yang mencapai Rp 2.000 dan berlaku pada 1 Oktober nanti. Namun, mengenai besarnya subsidi yang diberikan belum dapat ditentukan. “Prinsipnya kami setuju. Kalau Trans Jakarta sudah memberlakukan subsidi, ada kemungkinan Depok juga demikian,” kata dia.

Sementara itu, KRL mania sudah membuat petisi yang berisi menolak kenaikan tarif. Kemarin, KRL mania juga membuka pos pengaduan di Stasiun Sudirman. Mereka juga membagikan selebaran menganai rencana kenaikan tersebut.

Terspisah, Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Indonesia (UI) Faldo Maldini juga menyuarakan hal serupa. “Jelas kami menolak karena tidak berpihak pada rakyat kecil. Tidak adil ketika ada kesalahan (kerugian) lalu dibebankan pada penumpang,” kata dia.

Direncanakan, BEM UI dan KRL mania akan melakukan aksi damai penolakan tiket. “Kami juga membantu menyebarkan petisi melalui internet. Dan satu hal lagi, saya juga khawatir dengan rencana penghapusan kereta kelas ekonomi. Nantinya rakyat kecil main sulit untuk naik kereta padahal kereta adalah transportasi massal yang murah,” tandasnya.Joko W


0 Komentar













Isi Komentar :
Nama :
Komentar:
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 



TerpopulerProyek Kawasan Wisata Penataran Blitar Abaikan Spek Kadis dan Satker Disbudpar Lempar Tanggung Jawab (60015)Walikota Tanjungbalai Hadiri Seminar Nasional Yang Diselenggarakan Pusat Kajian Selat Malaka USU Me (54856)Kejanggalan Pengadaan Barang dan Jasa di Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kab Sidoarjo Terciu (51857)Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kab Pasuruan, Realisasi Drainase di Desa Rejosari Kecamatan (15359)Perempuan Misterius Titip Bayi, Gegerkan Warga Kolelet Picung (14624)BPPT MoU Dengan Pemkab Natuna Kaji Pemanfaatan Teknologi Guna Mendukung Percepatan Pembangunan Dae (14439)Sepasang Kekasih Tewas Di Hotel Kisaran (14132)Kejahatan Freddie Tan, Menjual Aset Triliunan Milik Pemprov DKI Jakarta (13697)Sintong Gultom Bubarkan Rapat Banmus DPRD Setiran Bonaran Situmeang (13693)Perselingkuhan Antar Kepsek Akhirnya Terbongkar (9645)
Bedah JayaposPAD Dishub Bukittinggi Diduga Terjadi Kebocoran, Oknum ASN Tidak Beretika Perlu PembinaanBukittinggi, Jaya Pos Tingkat kebocoran sektor Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari retribusi perparkiran di ...


Kasektor Citata Kramat Jati Diduga Lindungi Bangunan BermasalahProyek Jalan PUPR Lahat AmburadulPT DWK Diduga Produksi CPO Dioplos MikoTiang Oktagonal Segi 8 Bengkok, Dishub Surabaya Lakukan PembiaranKegiatan Pamsimas di Kabupaten Sidoarjo Diduga Mark UpPembangunan Gerai Pusat Oleh-Oleh Diduga Gunakan Bangunan LamaPendataan Dinas Sosial Bukittinggi Diduga Pilih Kasih Pada Warga Miskin
Laporan KhususPemkab Gumas Raih Penghargaan Dari Menkumham RIKuala Kurun, Jaya Pos Pemerintah Kabupaten Gunung Mas (Gumas) Kalimantan Tengah (Kalteng) melalui Bagian ...


Menjelang Hari Jadi Kabupaten Indramayu Lantik WabupWalikota Padang Panjang Kembali Terima Penghargaan Pembina ProklimPemkab Bantaeng Raih Penghargaan STBM Award Tingkat NasionalJumaga Nadeak Kembali Dilantik Pimpin DPRD KepriPimpinan Tiga Daerah ke Bantaeng Ikuti Monev Bersama KPKHari Kesaktian Pancasila Pemkot Manado Gelar Upacara Bendera45 Anggota DPRD Labuhanbatu Periode 2019 - 2014 Dilantik