Sabtu, 23 Februari 2019 - 07:11:54 WIB
Pencurian Kayu di Area Izin HPH PT WML Ketapang MarakKategori: Kalimantan Barat - Dibaca: 283 kali

Baca Juga:Perbaikan Jalan Gedebage Antisipasi Banjir ?PDAM Labuan Diduga Berikan Bantuan Air Bersih Tak Layak KonsumsiPolres Kerahkan Polsek Perketat OperasiOknum PDAM Tipu Pelanggan, Ribuan Orang Terancam Pemutusan Meteran

Pembalakan hutan secara ilegal sudah berlangsung cu­kup lama, pelaku­nya bahkan telah mendirikan shawmil di tengah hutan untuk mengolah hasil hutan menjadi bahan baku kayu ukuran 15 x 20 dengan panjang 4 meter. Polsek me­ngaku cukup kewalahan memberantas pelaku ilegal loging, lantaran jumlah personel yang minim.

Ketapang, Jaya Pos

Aksi pencurian kayu di area izin HPH PT Wana Mukti Les­tari (WML) Kecamatan Hulu Sungai Kabupaten Ketapang Provinsi Kalimantan Barat marak terjadi. Menurut sumber Jaya Pos, lokasi yang menjadi objek pencurian kayu tersebut berada di sekitar 40 km dari Jl Trans Kalimantan, tepatnya di Km 8 Kecamatan Sandai Kab Ketapang.

Informasi yang diperoleh Jaya Pos, untuk menuju lokasi ilegal logging ini membutuhkan waktu sekitar 1 jam 15 menit perjalanan menggunakan roda empat, lokasi yang berada di wilayah hukum Polsek Sandai ini berdekatan dengan beberapa desa di Kecamatan Hulu Sungai seperti Desa Sekukun, Cinta Manis dan Senduruhan.

Pembalakan hutan secara ilegal ini sudah berlangsung cukup lama, pelakunya bahkan telah mendirikan sawmil di tengah hutan untuk mengolah hasil hutan menjadi bahan baku kayu ukuran 15 x 20 dengan panjang 4 meter, namun saat penelusuran tim di lokasi, aktifitas di sawmil tersebut sedang berhenti, hanya beberapa batang balok kayu dan mesin sawmil yang beratapkan tarpal.

Berdasarakan informasi yang dihimpun di lapangkan, truk-truk pengangkut kayu biasanya langsung membeli hasil hutan di lokasi, tim juga sempat menemukan aktivitas muat kayu dan lalu lalang truk serta pick up yang membawa kayu olahan hasil ilegal loging tersebut, adanya jalan milik perusahaan semakin memudahkan akses pelaku ilegal loging membawa hasil ke luar lokasi.

Menurut sumber yang tak mau disebutkan namanya, satu kubik kayu jenis bengkirai dapat dihargai Rp 2,5 hingga Rp 3 juta jika transaksi dilakukan di lokasi ilegal loging. Dusun Trans Sumber Rejo Kecamatan Sandai menjadi salah satu lokasi transit hasil ilegal loging. “Kayu-kayu hasil ilegal loging ini banyak ditemukan di bawa ke arah Kota Pontianak,” sebut sumber, (15/2).

Kapolsek Sandai Ipda Agus Zailani Dwiputra mengaku bahwa pihaknya cukup kewalahan memberantas pelaku ilegal loging, lantaran jumlah personel yang minim. Menurutnya, meski pihak kepolisian telah melakukan penangkapan namun hal itu tidak membuat kasus ilegal loging ini berhenti.

Kendati demikian pihak Kepolisian tetap dan akan terus malakukan penindakan hukum baik razia kendaraan di jalan maupun melakukan operasi penangkapan di lokasi ilegal loging.(Asmun)

 


0 Komentar













Isi Komentar :
Nama :
Komentar:
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 



TerpopulerProyek Kawasan Wisata Penataran Blitar Abaikan Spek Kadis dan Satker Disbudpar Lempar Tanggung Jawab (59435)Kejanggalan Pengadaan Barang dan Jasa di Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kab Sidoarjo Terciu (51309)Walikota Tanjungbalai Hadiri Seminar Nasional Yang Diselenggarakan Pusat Kajian Selat Malaka USU Me (37068)Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kab Pasuruan, Realisasi Drainase di Desa Rejosari Kecamatan (14786)Perempuan Misterius Titip Bayi, Gegerkan Warga Kolelet Picung (14085)BPPT MoU Dengan Pemkab Natuna Kaji Pemanfaatan Teknologi Guna Mendukung Percepatan Pembangunan Dae (13903)Sepasang Kekasih Tewas Di Hotel Kisaran (13659)Kejahatan Freddie Tan, Menjual Aset Triliunan Milik Pemprov DKI Jakarta (13088)Sintong Gultom Bubarkan Rapat Banmus DPRD Setiran Bonaran Situmeang (10232)Perselingkuhan Antar Kepsek Akhirnya Terbongkar (9082)
Bedah JayaposBangunan Pompanisasi Mangkrak, Dinas Pertanian Akan Melakukan Sidak Pasuruan, Jaya Pos Setelah adanya pemberitaan oleh harian jaya pos terkait ada­nya bangunan ...


LPK-SM RAKYAT SEJAHTERA Akan Turunkan Tim Investigasi Terkait PompanisasiKejati Kalteng Telisik Dugaan Korupsi Proyek Jalan Kapuas Seberang Senilai Rp 5,8 MAPBDes Kedungwonokerto Jadi Ajang Cari Untung ?Tim Saber Pungli Kota Banjar Siap Tindaklanjuti Dugaan Pungli di DisdikbudWarga Huntara Korban Tsunami Keluhkan Air Bersih dan ListrikBobroknya Sikap Oknum Pegawai Bank BNI BukittinggiRekanan Chevron Diduga Gunakan BBM Bersubsidi
Laporan KhususBupati Bantaeng Pantau Proses Terminal Darah PuskesmasBantaeng, Jaya Pos Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bantaeng terus melakukan inovasi di sektor kesehatan. Salah ...


DPRD Sumsel Setujui LKPJ Gubernur Sumsel Tahun 2018DPRD Lahirkan Perda Inisiatif Kepemudaan dan Mengkritisi Kinerja PemkoSerahkan Bantuan Bagi Korban Kebakaran Pangkal Duri, Fachrori: Jangan Lama-lama Bersedih, Segeralah Pemkab Labusel Kembali Memperoleh WTP TA 2108 dari Kepala BPK RI Perwakilan SumutPemkab Ciamis Pastikan Jalan Buniseuri-Jalatrang DihotmixLakukan Reformasi Koperasi Untuk Kesejahteraan Anggota, Naikan Pendapatan dan Pembangunan ApartemenPemkab Humbahas Raih WTP dari BPK RI Perwakilan Sumut