Selasa, 15 Januari 2019 - 06:06:53 WIB
Proyek Pasar Rakyat Namang Diduga BermasalahKategori: Bedah Jaya Pos - Dibaca: 170 kali

Baca Juga:Gelapkan Pupuk, Supir Digiring ke Mapolres DumaMasyarakat Oku Waspadai Gigitan TomcatGuru Tua, Penentu Ibukota Sulteng di Palu, Presiden Soekarno Pemberi Nama Bandara MutiaraPungli dan Calo Merajarela di Satpas Polres Blitar

Bangka Tengah, Jaya Pos

Pembangunan proyek Pasar Rakyat Namang tahun 2018 yang terletak di Kecamatan Namang Kabupaten Bangka Tengah (Bateng) diduga bermasalah.
Proyek yang menghabiskan uang negara sebesar 1,3 miliar rupiah ini disebut-sebut oleh pihak kontraktor telah dialihkan (subkont) kepada pihak lain dengan harga borongan Rp 900 juta.

“Ada perjanjian diatas kertas jika proyek itu dialihkan kontraktornya kepada pihak lain dengan harga borongan Rp 900 juta, jadi kontraktornya mendapat keuntungan Rp 400 juta dari nilai Proyek 1,3 miliar,” ungkap sumber Jaya Pos yang dapat dipertanggung jawabkan.

Hasan (23) selaku Security Proyek Pasar Rakyat Namang mengungkapkan, pembangunan proyek pasar rakyat namang terbagi menjadi tiga bagian bangunan yakni bangunan pasar, kios dan kantor.

Dikatakan Hasan pada saat pelaksanaan, Proyek Pasar Rakyat Namang telah beberapa kali mengalami pindah tangan mulai dari yang mengerjakan bernama Febri, Pian hingga yang terkahir bernama Wawan.

“Sempat bermasalah karena banyak yang mengerjakan seperti pindah tangan, belum lagi masalah kaca yang katanya belum dibayar,” ujar Hasan ketika ditemui di lokasi Proyek Pasar Rakyat Namang, Kamis (3/1/2019).

Sementara di tempat yang sama, Padlin (43) satu profesi dengan Hasan mengaku dirinya sempat dibuat binggung dengan kerap bergantinya kontraktor yang mengerjakan Proyek Pasar Rakyat Namang.

“Tahu-tahu sudah ganti kontraktor, kami pun sempat bingung, sekali ganti kontraktor sekali bertanya, kalau kontraktor sebenarnya kan bernama Hermanto, tapi tidak tahu bagaimana bisa pindah-pindah orang yang mengerjakan,” sebut Padlin.

Diungkapkan Padlin, pembangunan proyek Pasar Rakyat Namang banyak dikeluhkan warga lantaran bangunannya dikerjakan tidak rapi.
“Banyak warga yang ngeluh dan bilang kalau proyek ini tidak rapi,” imbuh Padlin. (Oby)


0 Komentar













Isi Komentar :
Nama :
Komentar:
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 



TerpopulerProyek Kawasan Wisata Penataran Blitar Abaikan Spek Kadis dan Satker Disbudpar Lempar Tanggung Jawab (59099)Kejanggalan Pengadaan Barang dan Jasa di Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kab Sidoarjo Terciu (50956)Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kab Pasuruan, Realisasi Drainase di Desa Rejosari Kecamatan (14260)Walikota Tanjungbalai Hadiri Seminar Nasional Yang Diselenggarakan Pusat Kajian Selat Malaka USU Me (14104)Perempuan Misterius Titip Bayi, Gegerkan Warga Kolelet Picung (13720)BPPT MoU Dengan Pemkab Natuna Kaji Pemanfaatan Teknologi Guna Mendukung Percepatan Pembangunan Dae (13405)Sepasang Kekasih Tewas Di Hotel Kisaran (13358)Kejahatan Freddie Tan, Menjual Aset Triliunan Milik Pemprov DKI Jakarta (12709)Perselingkuhan Antar Kepsek Akhirnya Terbongkar (8746)Sintong Gultom Bubarkan Rapat Banmus DPRD Setiran Bonaran Situmeang (8296)
Bedah JayaposKorban Kasus Akta Nikah Yang Diduga Palsu Melapor Ke Polda RiauPekanbaru, Jaya Pos Sehubungan dengan adanya laporan mengenai Akta Nikah diduga palsu yang dikeluarkan oleh ...


Selain Langgar Permendes No 19, Perangkat Desa Ciseureheun Juga Dobel JobKetua NCW Lahat Dapat Surat Balasan Terkait Dugaan Korupsi di PUPR Senilai Rp24 MRSI Siti Hajar Tidak Profesional Dalam Menangani PasienPolemik Pengiriman 2.493 Ton Zirkon Oleh PT Putraprima Mineral MandiriDiduga Gelapkan Dana Nasabah, PT PNM Unit Amurang Dilaporkan Ke Polda SulutMencuri Kabel Milik PT OKI Pulp and Papers Mills, Sarmadin Ditangkap PolisiMantan Camat Merapi Timur Diduga Terlibat Pembuatan Surat Tanah Fiktif
Laporan KhususDalam Tiga Bulan, Petani Cabai Bantaeng Bisa Raup Rp30 Juta Bantaeng, Jaya Pos Pengembangan inovasi pertanian terus dilakukan petani di Bantaeng. Salah satu yang sedang ...


KPU Gumas Gelar Rakor Penyusunan DPTB dan DPK Pemilu 2019Penilaian Dasawisma Aster II "Optimis Raih Juara"Fachrori: Kita Berupaya Maksimal Wujudkan Program Pembangunan 30 Ribu Massa Akan Ramaikan Gelaran Generasi Muda Cinta Lalu Lintas di Provinsi JambiFachrori Rapat Bersama Mentan Bicarakan Penguatan Harga Karet dan PanganHasil Evaluasi SAKIP Pemkab Gunung Mas Raih Predikat BPerbub Baru: Gaji PTT di Gumas Diatas UMK