Minggu, 23 September 2012 - 10:30:48 WIB
Tak Cukup Saksi, Kapolsek Kakap Bebaskan Pencuri DurenKategori: Kalimantan Barat - Dibaca: 263 kali

Baca Juga:Gelapkan Pupuk, Supir Digiring ke Mapolres DumaMasyarakat Oku Waspadai Gigitan TomcatGuru Tua, Penentu Ibukota Sulteng di Palu, Presiden Soekarno Pemberi Nama Bandara MutiaraPungli dan Calo Merajarela di Satpas Polres Blitar

Kubu Raya, Jaya Pos

Warga Jalan Karya Parit Haruna Desa Pal 9 Kec Kakap Kab Kubu Raya berunjukrasa dengan mendatangai kantor Polsek Kakap untuk mempertanyakan kasus penangkapan pencuri buah duren, atau lebih dikenal dengan penjantuk, yang diserahkan warga ke polsek dengan harapan dapat diproses sesuai hukum yang berlaku. Namun warga mendapatkan informasi, pencuri tersebut diduga telah dibebaskan bersyarat oleh Polsek Sui Kakap tanpa adanya konfirmasi terlebih dahulu kepada pihak pelapor.                            

Karena merasa jengkel dengan keputusan Kapolsek, pihak pelapor beserta masyarakat beramai-ramai mendatangi mapolsek untuk mempertanyakan perihal tersebut.

H Udin Husen, selaku tokoh masyarakat Parit Haruna sangat menyayangkan putusan polsek yang dianggap tidak berpihak kepada masyarakat yang merasa dirugikan oleh pelaku. “Kalaulah kasus-kasus kecil seperti ini tidak direspon secara positif dikhawatirkan akan dapat merusak generasi muda kedepannya, mengingat dengan mudahnya hukum dapat dipermainkan oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab atau hanya mementingkan kepentingan pribadi,” ucap H Udin. Ditambahkannya, sebenarnya warga sudah mengeluarkan peraturan sendiri di daerah setempat dimana jika didapati pencuri buah maka akan dinakan hukuman denda sebanyak Rp 500 ribu per buah, dan hal itu sudah disepakati warga dan telah berlangsung sejak lama.

Namun, dengan kasus ini, masyarakat ingin agar pencuri buah mendapatkan efek jera dari kepolisian, makanya diserahkan ke kantor polisi. “Sebab di daerah kami seringkali terjadi pencurian buah-buahan jika musim panen buah dan kadang kala pemilik terancam keselamatannya dari pelaku. Karena itu kami sepakat membuat suatu peraturan agar mendapat dukungan dari semua pihak dan jika para pelaku tidak dapat memenuhinya, kami serahkan kepada pihak yang berwajib untuk diproses sesuai hukum yang berlaku,” sebutnya.

Namun sangat disayangkan, lanjutnya, pelaku yang diserahkan ke kepolisian malah ditangguhkan penahannya dengan alasan tidak cukup bukti.

Pada kesempatan terpisah, AKP Sunaryo, Kapolsek Sui Kakap membenarkan bahwa pelaku yang diduga sebagai pencuri buah telah dibebaskan, dengan alasan tidak memiliki bukti kuat telah melakukan pencurian. “Saksi tidak ada, sehingga kami tidak bisa melakukan penahanan seperti yang diinginkan masyarakat. Jika ada saksi dari masyarakat, maka pelaku akan segera kami proses”, tegasnya.Ismail


0 Komentar













Isi Komentar :
Nama :
Komentar:
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 



TerpopulerProyek Kawasan Wisata Penataran Blitar Abaikan Spek Kadis dan Satker Disbudpar Lempar Tanggung Jawab (59356)Kejanggalan Pengadaan Barang dan Jasa di Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kab Sidoarjo Terciu (51232)Walikota Tanjungbalai Hadiri Seminar Nasional Yang Diselenggarakan Pusat Kajian Selat Malaka USU Me (32243)Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kab Pasuruan, Realisasi Drainase di Desa Rejosari Kecamatan (14702)Perempuan Misterius Titip Bayi, Gegerkan Warga Kolelet Picung (13990)BPPT MoU Dengan Pemkab Natuna Kaji Pemanfaatan Teknologi Guna Mendukung Percepatan Pembangunan Dae (13831)Sepasang Kekasih Tewas Di Hotel Kisaran (13588)Kejahatan Freddie Tan, Menjual Aset Triliunan Milik Pemprov DKI Jakarta (13001)Sintong Gultom Bubarkan Rapat Banmus DPRD Setiran Bonaran Situmeang (9832)Perselingkuhan Antar Kepsek Akhirnya Terbongkar (9010)
Bedah JayaposSHM Ganda Diduga Dilakukan oleh Oknum Pegawai BPN Kota PekanbaruPihak Firman Tampubolon sudah pernah membuat Laporan Polisi dengan No. LP/48/I/2009 tertanggal 13 ...


Gus Irawan Yang Merekomondasikan, Abdul Karim Yang Kerjakan, Nilai Proyek Tidak Tahu Berapa ? Bangunan Pompanisasi Di Desa Gendro Mangkrak dan Perlu di AuditRS MMC Jambi Diduga Curangi Gaji Karyawan, Lebaran Terancam Tidak Terima THR Proyek U-ditch Dukuh Menanggal III Terindikasi dicurangi Pejabat Pemeriksa, Dinas Tutup Mata?Diduga Oknum DPRD Labuhanbatu Kerjakan Proyek Siluman di Kecamatan PangkatanDugaan Kegiatan Fiktif di Desa Kedung BocokAda Apa Dengan JPU, Otak Pengeroyokan dan Perusakan Dituntut 10 Bulan Penjara
Laporan KhususPatik Dalam Kehidupan BatakCatatan: Aliman Tua Limbong (Wartawan Jaya Pos) - Bagian ke Sepuluh Pada tulisan terdahulu sudah dipaparkan ...


Safari Ramadan Wabub Bantaeng Sampaikan Pentingnya BersilaturrahimDPRD Sampaikan Rekomendasi Terhadap LKPj Walikota Tahun 2018DPRD Subang Gelar Rapat Paripurna LKPJ Bupati Tahun 2018 Pemkab OKI Gelar Safari RamadhanKedua Kalinya, Sergai Raih WTP dari BPK RIPemilu Sudah Usai Saatnya Duduk Bersama Membangun DaerahTanah Datar Peringkat I PPD Tingkat Nasional