Sabtu, 12 Januari 2019 - 06:32:13 WIB
Capaian 6 Misi Pembangunan Meningkat, Fachrori Ajak Semua Pihak Bersinergi Membangun JambiKategori: Laporan Khusus - Dibaca: 80 kali

Baca Juga:Guru Tua, Penentu Ibukota Sulteng di Palu, Presiden Soekarno Pemberi Nama Bandara MutiaraPungli dan Calo Merajarela di Satpas Polres BlitarSatres Narkoba Polres Majalengka, Ringkus Gembong Sindikat Pengedar GanjaWalikota Jaksel dan Jajarannya Tidak Tanggap, PT Codefin Group Jarah Lahan Fasos-Fasum di Pesanggrah

Jambi, Jaya Pos

Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Jambi Dr Drs H Fachrori Umar MHum mengajak semua pihak, semua aktor pembangunan, untuk bersatu padu, bersinergi membangun Provinsi Jambi, supaya Negeri Sepucuk Jambi Sembilan Lurah, ini lebih maju, lebih berdaya saing, dan masyarakatnya semakin sejahtera.

Hal tersebut dikemukakan Fachrori dalam Rapat Paripurna DPRD Provinsi Jambi dalam rangka Memperingati Hari Ulang Tahun ke-62 Provinsi Jambi tahun 2018, di Gedung DPRD Provinsi Jambi, Senin (7/1) siang.

Tema HUT ke-62 Provinsi Jambi adalah ”Dengan HUT ke-62 Provinsi Jambi, Kita Pacu Investasi dan Pemantapan Pembangunan Infrastruktur untuk Percepatan Pertumbuhan Ekonomi yang Berkualitas Menuju Jambi TUNTAS 2021.“

Fachrori juga mengemukakan sinergi (kesatupaduan) program pembangunan de­ngan seluruh bupati/walikota se Provinsi Jambi sangat penting. “Kepada bupati dan walikota se Provinsi Jambi, kami ingin menyampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan yang tinggi, atas kerjasama dan kebersamaan yang terjalin selama ini. Apapun program pembangunan yang kami kerjakan tentunya memerlukan dukungan dari bupati dan walikota. Mudah-mudahan kebersamaan ini dapat kita tingkatkan lagi, karena sesungguhnya program yang dilaksanakan oleh para bupati/walikota adalah program gubernur juga, begitu sebaliknya program gubernur adalah miliknya para bupati/walikota juga,” ujar Fachrori.

Fachrori menegaskan bahwa sinergitas program Pemerintah Provinsi Jambi dengan Pemerintah Pusat dan dengan Pemerintah Kabupaten/Kota, dan juga sinergitas dengan seluruh aktor pembangunan, baik dunia usaha maupun masyarakat madani, merupakan hal yang sangat menentukan dalam percepatan pembangunan Provinsi Jambi.

Fachrori menjelaskan capaian 6 misi dari visi Jambi TUNTAS (Tertib Unggul Nyaman Adil dan Sejahtera), visi pembangunan Provinsi Jambi tahun 2016-2021. Capaian 6 misi tersebut pada tahun 2018 meningkat sebagai berikut:

Misi Pertama, “Meningkatkan tata kelola pemerintahan daerah yang bersih, transparan, akuntabel dan partisipatif yang berorientasi pada pelayanan publik.” Telah banyak dilakukan pembaruan khususnya dalam peningkatan kelembagaan dan sumber daya aparatur melalui Delapan Agenda Perubahan dalam konteks Reformasi Birokrasi, serta berbagai sistem pendukung lainnya.

Peningkatan integritas birokrasi ini, ditunjukkan pula dari tingkat akuntabilitas pengelolaan keuangan daerah, yang dapat dilihat dari opini BPK atas laporan keuangan Pemerintah Provinsi Jambi, yang pada tahun 2018, untuk keenamkalinya diberikan predikat Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP).

Begitu juga upaya peningkatan kualitas pelayanan publik kepada masyarakat, telah menunjukkan kemajuan berarti, yang ditunjukkan dari skor Indeks Kepuasan Masyarakat atau IKM dengan Kategori “B” meningkat dari skor 78,9 menjadi 80,60 di tahun 2018.

Misi Kedua: “Meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia yang sehat, terdidik, berbudaya, agamis, dan berkesetaraan gender.” Berdasarkan rilis BPS tahun 2018 Provinsi Jambi berhasil meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) dari 69,62 di tahun 2016 menjadi 69,99 di tahun 2017. Kenaikan ini ditopang oleh peningkatan Usia Harapan Hidup dari 70,71 tahun pada tahun 2016 menjadi 70,76 tahun pada tahun 2017.

Demikian pula dengan Angka Harapan Lama Sekolah terjadi peningkatan dari 12,72 tahun pada tahun 2016, menjadi 12,85 tahun pada tahun 2017. Untuk Rata-rata Lama Sekolah juga terjadi peningkatan dari 8,07 tahun pada tahun 2016, menjadi 8,15 pada tahun 2017. Pada komponen pengeluaran perkapita terjadi kenaikan dari 9,795 juta rupiah menjadi 9,88 juta rupiah.

Misi Ketiga: “Provinsi Jambi terus menjaga situasi daerah yang kondusif, toleransi antar umat beragama, dan kesadaran hukum masyarakat.” Kondisi kehidupan berdemokrasi di Provinsi Jambi sampai saat ini, masih tetap berada pada kategori sedang. Hal ini terlihat dari capaian Indeks Demokrasi Indonesia Provinsi Jambi Tahun 2017 sebesar 74,12, atau meningkat 5,32 poin dari tahun 2016. Capaian ini tidak terlepas dari peran Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), tokoh adat, tokoh masyarakat dan organisasi masyarakat.

Selain itu, Provinsi Jambi berhasil mendapatkan Penghargaan Provinsi Peduli Hak Asasi Manusia pada peringatan hari HAM sedunia ke-70 tanggal 10 Desember 2018. Penghargaan ini diberikan kepada Provinsi yang dianggap Peduli dalam Pemenuhan Hak-hak Dasar Manusia.

Misi Keempat, “Meningkatkan daya saing daerah melalui optimalisasi pembangunan ekonomi kerakyatan yang didukung oleh penerapan Ilmu pengetahuan, teknologi, dan inovasi atau IPTEKIN berwawasan lingkungan.” Pemerintah Provinsi Jambi terus meningkatkan peran sektor Usaha Mikro,

Kecil dan Menengah dalam perekonomian daerah yang berbasis IPTEKIN. Sektor ekonomi kerakyatan terbukti memiliki pondasi yang kuat dalam menghadapi berbagai krisis ekonomi. Untuk itu Pemprov telah melaksanakan berbagai program, yang diharapkan dapat menjadi motor penggerak perekonomian, seperti penguatan permodalan dan pelatihan bagi Usaha Kecil dan Menengah serta pemberdayaan koperasi, agar mampu melaksanakan usaha secara berkesinambungan dan berdaya saing.

Sampai dengan tahun 2018 tercatat 3.548 koperasi terdiri dari 2.511 Koperasi aktif, dan 1.037 koperasi tidak aktif dan volume usaha lebih dari Rp 894 miliar.

Misi Kelima: “Meningkatkan aksesibilitas dan kualitas infrastruktur umum, pengelolaan energi dan sumber daya alam yang berkeadilan dan berkelanjutan.” Pemerintah Provinsi Jambi terus berupaya meningkatkan aksesibilitas dan konektivitas, melalui penanganan jalan dan jembatan, dengan capaian jalan mantap pada tahun 2018 sebesar 77,21 persen, meningkat dibanding kondisi tahun 2017 yang mencapai 76,07 persen. Peningkatan kondisi jalan mantap ini juga mencakup beberapa ruas jalan yang menghubungkan pusat-pusat produksi komoditas unggulan di Provinsi Jambi. Peningkatan yang belum signifikan ini dikarenakan laju kerusakan jalan dan jembatan tidak sebanding dengan kemampuan penanganan.

Sejalan dengan itu, dalam upaya peningkatan daya saing daerah, Pemerintah Provinsi Jambi tetap berkomitmen mengoptimalkan tahapan proses dalam mewujudkan outlet ekonomi di Kawasan Ujung Jabung. Secara bertahap proses pembebasan lahan, pembangunan jalan dan jembatan akses menuju Ujung Jabung dan kesiapan utilitas lainnya terus dilaksanakan, dan juga secara simultan melalui Kementerian Perhubungan yang telah mengalokasikan Rp222,9 milar, untuk pembangunan Pelabuhan Ujung Jabung yang ditargetkan selesai tahun 2019-2020.

MISI KEENAM: “Meningkatkan kualitas kehidupan masyarakat.” Pemerintah Provinsi Provinsi Jambi telah memberikan bantuan keuangan sebesar Rp60 juta bagi desa dan kelurahan dalam rangka menurunkan desa tertinggal di Provinsi Jambi.

Fachrori mengapresiasi kinerja seluruh perangkat desa dan kelurahan serta pemerintah kabupaten/kota karena dari 191 desa tertinggal pada tahun 2014, berdasarkan rilis data Indeks Potensi Desa oleh BPS pada Desember 2018 lalu, tersisa 68 desa. Kondisi ini melampaui target yang ditetapkan pada tahun 2018.

Demikian pula untuk target Peningkatan Desa Mandiri, dari 30 desa pada tahun 2014, menjadi 102 Desa Mandiri pada tahun 2018. Kondisi ini bahkan sudah melampaui target jangka menengah Provinsi Jambi di tahun 2021. Diharapkan melalui penguatan kapasitas Aparatur Desa, Badan Perwakilan Desa, maupun penguatan BUMDes, serta Dana Desa, Bantuan Keuangan Provinsi, Alokasi Dana Desa, target pengurangan desa tertinggal dapat dicapai dan bermunculan Desa-desa Mandiri Baru sebagai cikal-bakal bangkitan ekonomi.

Selanjutnya, pelayanan kesehatan bagi penduduk miskin juga menjadi salah satu prioritas dalam pembangunan di tahun 2018. Pemerintah Provinsi Jambi telah membiayai 14.232 orang kedalam Jaminan Kesehatan Daerah (Jamkesda) yang terintegrasi dengan Program Jaminan Kesehatan Nasional Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS), kedepan diupayakan untuk menambah jumlah layanan bagi masyarakat miskin dengan tetap bersinergi antar tingkatan pemerintahan.

Staf Ahli Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional Bidang Pemerataan dan Kewilayahan, Dr Oktorialdi MA pada intinya menyampaikan pentingnya transformasi digital untuk mendukung data kependudukan, pelayanan publik, dan seluruh sektor pembangunan.

Pada kesemparan tersebut, Plt Gubernur Jambi secara simbois menyerahkan penghargaan dari Ombudsman, yakni Zona Hijau dalam pelayanan publik kepada Dinas PUPR, Dinas Pelayanan Modal Daerah dan Pelayanan Perizinan Terpadu, Dinas Kesehatan, Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil. Selain itu, Plt Gubernur Jambi juga menyerahkan secara simbolis penghargaan Warisan Budaya Tak Benda kepada Walikota Sungai Penuh, Bupati Kerinci, dan Bupati Merangin. (Adv/Rizal)


0 Komentar













Isi Komentar :
Nama :
Komentar:
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 



TerpopulerProyek Kawasan Wisata Penataran Blitar Abaikan Spek Kadis dan Satker Disbudpar Lempar Tanggung Jawab (59099)Kejanggalan Pengadaan Barang dan Jasa di Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kab Sidoarjo Terciu (50956)Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kab Pasuruan, Realisasi Drainase di Desa Rejosari Kecamatan (14260)Walikota Tanjungbalai Hadiri Seminar Nasional Yang Diselenggarakan Pusat Kajian Selat Malaka USU Me (14104)Perempuan Misterius Titip Bayi, Gegerkan Warga Kolelet Picung (13720)BPPT MoU Dengan Pemkab Natuna Kaji Pemanfaatan Teknologi Guna Mendukung Percepatan Pembangunan Dae (13405)Sepasang Kekasih Tewas Di Hotel Kisaran (13358)Kejahatan Freddie Tan, Menjual Aset Triliunan Milik Pemprov DKI Jakarta (12710)Perselingkuhan Antar Kepsek Akhirnya Terbongkar (8746)Sintong Gultom Bubarkan Rapat Banmus DPRD Setiran Bonaran Situmeang (8296)
Bedah JayaposKorban Kasus Akta Nikah Yang Diduga Palsu Melapor Ke Polda RiauPekanbaru, Jaya Pos Sehubungan dengan adanya laporan mengenai Akta Nikah diduga palsu yang dikeluarkan oleh ...


Selain Langgar Permendes No 19, Perangkat Desa Ciseureheun Juga Dobel JobKetua NCW Lahat Dapat Surat Balasan Terkait Dugaan Korupsi di PUPR Senilai Rp24 MRSI Siti Hajar Tidak Profesional Dalam Menangani PasienPolemik Pengiriman 2.493 Ton Zirkon Oleh PT Putraprima Mineral MandiriDiduga Gelapkan Dana Nasabah, PT PNM Unit Amurang Dilaporkan Ke Polda SulutMencuri Kabel Milik PT OKI Pulp and Papers Mills, Sarmadin Ditangkap PolisiMantan Camat Merapi Timur Diduga Terlibat Pembuatan Surat Tanah Fiktif
Laporan KhususDalam Tiga Bulan, Petani Cabai Bantaeng Bisa Raup Rp30 Juta Bantaeng, Jaya Pos Pengembangan inovasi pertanian terus dilakukan petani di Bantaeng. Salah satu yang sedang ...


KPU Gumas Gelar Rakor Penyusunan DPTB dan DPK Pemilu 2019Penilaian Dasawisma Aster II "Optimis Raih Juara"Fachrori: Kita Berupaya Maksimal Wujudkan Program Pembangunan 30 Ribu Massa Akan Ramaikan Gelaran Generasi Muda Cinta Lalu Lintas di Provinsi JambiFachrori Rapat Bersama Mentan Bicarakan Penguatan Harga Karet dan PanganHasil Evaluasi SAKIP Pemkab Gunung Mas Raih Predikat BPerbub Baru: Gaji PTT di Gumas Diatas UMK