Sabtu, 12 Januari 2019 - 06:12:45 WIB
Proyek Doublle Track KAI Sukabumi-Bogor Diterjang MusibahKategori: Jawa Barat - Dibaca: 58 kali

Baca Juga:Pungli dan Calo Merajarela di Satpas Polres BlitarSatres Narkoba Polres Majalengka, Ringkus Gembong Sindikat Pengedar GanjaWalikota Jaksel dan Jajarannya Tidak Tanggap, PT Codefin Group Jarah Lahan Fasos-Fasum di PesanggrahBupati Simalungun DR JR Saragih "Suap" Uspida

Sukabumi, Jaya Pos

Longsor tebing Makam Astana Gunung di Kampung Nyalindung, Kelurahan/Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi menyisahkan trauma bagi warga setempat. Lima anak tertimbun, satu meninggal, satu luka ringan dan tiga lainnya selamat. M Rifki alias botel (10 tahun) meninggal dunia setelah sempat tertimbun materil longsor selama kurang lebih 20 menit.

Sementara Mohamad Rizki (10 tahun) mengalami luka ringan karena juga sempat tertimbun tanah hingga sebatas leher, sebelum diselamatkan oleh warga dan pekerja proyek pembangunan double track.

Kedua bocah malang ini, tengah bermain dengan sejumlah anak lainnya yang diketahui selamat dari bencana tersebut. Mereka tengah bermain di bawah tebing, pinggir tembok penghalang tebing, dekat dengan kubangan jalur air yang dibuat oleh pekerja proyek double track.

Lokasi tersebut memang tengah ditata, oleh banyak pekerja termasuk sejumlah alat berat, karena masuk kawasan rel ganda kereta api Sukabumi – Bogor. Tebing yang longsorpun belum lama ditata oleh pekerja proyek.

Usai mendapatkan perawatan medis di RS Betha Medicare, Mohamad Rizki diperbolehkan pulang dan sudah bisa berkomunikasi. Kepada awak media bocah ini bercerita bahwa saat itu dirinya bersama Botel dan rekan lainnya tengah asyik bermain lumpur dan air.

Seperti kita ketahui, bahwa Pembangunan Jalur KAI Cigombong sd Cicurug, segmen pertama sepanjang 26,8 kilometer mulai dari Cigombong (Kabupaten Bogor) hingga Cicurug (Kabupaten Sukabumi).

Sedangkan segmen kedua sepanjang 30,5 kilometer mulai dari Cicurug-Kota Sukabumi. “Pada tahap awal, dilakukan pembangunan jalur ganda segmen Cigombong-Cicurug sepanjang 7,5 kilometer,” kata Dedi, dalam keterangan tertulis, Selasa 28 Agustus 2018.

Anggaran yang sudah disiapkan sebesar Rp 441 milyar pada 2018, dan tahun depan direncanakan sebesar Rp 469 milyar. “Anggaran tersebut digunakan untuk penertiban lahan dan konstruksi segmen Cigombong-Cicurug sepanjang 7,5 kilometer. (Irsan/Hani)


0 Komentar













Isi Komentar :
Nama :
Komentar:
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 



TerpopulerProyek Kawasan Wisata Penataran Blitar Abaikan Spek Kadis dan Satker Disbudpar Lempar Tanggung Jawab (59099)Kejanggalan Pengadaan Barang dan Jasa di Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kab Sidoarjo Terciu (50956)Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kab Pasuruan, Realisasi Drainase di Desa Rejosari Kecamatan (14260)Walikota Tanjungbalai Hadiri Seminar Nasional Yang Diselenggarakan Pusat Kajian Selat Malaka USU Me (14104)Perempuan Misterius Titip Bayi, Gegerkan Warga Kolelet Picung (13720)BPPT MoU Dengan Pemkab Natuna Kaji Pemanfaatan Teknologi Guna Mendukung Percepatan Pembangunan Dae (13405)Sepasang Kekasih Tewas Di Hotel Kisaran (13358)Kejahatan Freddie Tan, Menjual Aset Triliunan Milik Pemprov DKI Jakarta (12710)Perselingkuhan Antar Kepsek Akhirnya Terbongkar (8747)Sintong Gultom Bubarkan Rapat Banmus DPRD Setiran Bonaran Situmeang (8297)
Bedah JayaposKorban Kasus Akta Nikah Yang Diduga Palsu Melapor Ke Polda RiauPekanbaru, Jaya Pos Sehubungan dengan adanya laporan mengenai Akta Nikah diduga palsu yang dikeluarkan oleh ...


Selain Langgar Permendes No 19, Perangkat Desa Ciseureheun Juga Dobel JobKetua NCW Lahat Dapat Surat Balasan Terkait Dugaan Korupsi di PUPR Senilai Rp24 MRSI Siti Hajar Tidak Profesional Dalam Menangani PasienPolemik Pengiriman 2.493 Ton Zirkon Oleh PT Putraprima Mineral MandiriDiduga Gelapkan Dana Nasabah, PT PNM Unit Amurang Dilaporkan Ke Polda SulutMencuri Kabel Milik PT OKI Pulp and Papers Mills, Sarmadin Ditangkap PolisiMantan Camat Merapi Timur Diduga Terlibat Pembuatan Surat Tanah Fiktif
Laporan KhususDalam Tiga Bulan, Petani Cabai Bantaeng Bisa Raup Rp30 Juta Bantaeng, Jaya Pos Pengembangan inovasi pertanian terus dilakukan petani di Bantaeng. Salah satu yang sedang ...


KPU Gumas Gelar Rakor Penyusunan DPTB dan DPK Pemilu 2019Penilaian Dasawisma Aster II "Optimis Raih Juara"Fachrori: Kita Berupaya Maksimal Wujudkan Program Pembangunan 30 Ribu Massa Akan Ramaikan Gelaran Generasi Muda Cinta Lalu Lintas di Provinsi JambiFachrori Rapat Bersama Mentan Bicarakan Penguatan Harga Karet dan PanganHasil Evaluasi SAKIP Pemkab Gunung Mas Raih Predikat BPerbub Baru: Gaji PTT di Gumas Diatas UMK