Minggu, 16 Desember 2018 - 08:28:14 WIB
Sinergitas Pemkab Mukomuko Beserta Unsur Kemaritiman Dalam Operasi Mencegah Illegal FishingKategori: Bengkulu - Dibaca: 137 kali

Baca Juga:Kejari Bandung Tahan 3 Tersangka Korupsi Perpusda, NSK Mengaku Sebagai Saudara Jamwas Marwan EffendPupuk UPS Tak Laku DijualDugaan Korupsi Rp 4 M, Patron Minta Kejati Ambil Alih Kasus Disdik Kab TangerangKepala Inspektorat Diduga Tilep Biaya SPJ 30%

Muko-Muko, Jaya Pos

Komitmen pemerintah untuk me­ngelola perikanan laut secara berkelanjutan dan penanganan pencurian ikan, ternyata juga diikuti oleh pemerintah daerah, termasuk di Pemkab Mukomuko Provinsi Bengkulu, melalui Dinas Kelautan dan Perikanan Edy Aprianto SP membentuk Tim Operasi Illegal Fishing (IF) dengan melibatkan Satuan Posal Mukomuko, Satuan Pol Airud Polres Mukomuko, Satuan Reskrim Polres Mukomuko.

Kadis DKP Kabupaten Mukomuko mengatakan pihaknya tidak main-main dalam penanganan kasus illegal fishing. Dalam masa tugasnya, me­nyatakan komitmen dan konsistennya dalam penegakan kasus illegal fishing. Selanjutnya, Sinergitas Pemerintah Kabupaten beserta unsur kemaritiman dalam operasi mencegah illegal ­fishing, pihaknya sudah menunjukkan keseriusan dan tidak main-main dalam penanganan serta penegakan kasus illegal fishing.

Eddy mengapresiasi kepada Danlanal Bengkulu melalui Posal Mukomuko, Kepolisian Polres Mukomuko serta jajarannya atas upaya yang telah dilakukan untuk memenimalisir penggunaan alat tangkap yang tidak ramah lingkungan atau trawl.

Operasi Ilegal Fishing ini merupakan salah satu pembinaan dan sosialisasi kepada masyarakat nelayan agar bisa mengambil kekayaan perairan laut Mukomuko tanpa harus merusak ekosistem dan biota laut perairan di daerah itu.

Terpisah, Danlanal Bengkulu Letkol Laut (P) M Andri Wahyu Sudrajat melalui telepon mengatakan, pihaknya mendukung penuh Tim Gabungan Operasi Illegal Fishing, karena selain untuk mencegah Illegal Fishing juga untuk mencegah masuknya barang-barang ilegal serta narkoba dari perairan yang dibawa dari negara tetangga.

“Dan Lanal Bengkulu berkomitmen menindak kegiatan Illegal Fishing, melalui satuan-satuan TNI AL setingkat Posal. Jadi dengan adanya operasi gabungan dapat meminimalisir kegiatan yang dilarang oleh pemerintah berdasarkan Undang-Undang (UU) Perikanan dan Peraturan Menteri Perikanan. Lanal bersinergi dengan seluruh stakeholder kemaritiman serta pemerintah daerah dalam menegakkan hukum serta menjaga keamanan perairan dari pengambilan ikan secara ilegal baik yang dilaksanakan oleh nelayan lokal maupun nelayan dari negara asing,” ujarnya.

Kegiatan Operasi Illegal Fishing di wilayah Kab Mukomuko Prov Bengkulu, dimulai pada Rabu, (12 /12/2018) dengan titik kumpul Tim Gabungan Illegal Fishing di lokasi Mako Posal Mukomuko Kel Bandar Ratu Kec Kota Mukomuko. Tim Ilegal Fishing (IF) terdiri dari Dinas Kelautan dan Perikanan Kab Mukomuko, TNI AL, Sat Reskrim Polres, dan Sat Pol Airud Polres. Kegiatan Operasi dimotori oleh Dinas Kelautan dan Perikanan Kab Mukomuko. 

Saat ditemui, Eddy mengatakan bahwa kegiatan Operasi Illegal Fising direncanakan sebanyak 6 kali dalam wilayah Kab Mukomuko. Tujuan dari operasi ini untuk memberikan kesadaran kepada nelayan yang masih menggunakan alat tangkap tidak ramah lingkungan untuk menghentikan aktivitasnya menggunakan trawl’.

Di TKP pada hari pertama Operasi Illegal Fishing, Rabu (12/12) di lokasi perairan laut ditemukan 5 buah kapal nelayan bantal yang masih menggunakan trawl. Tim Ilegal Fisihing lalu memberikan pembinaan kepada 5 orang nakhoda dan ABK serta diminta untuk membuat surat pernyataan agar tidak mengulangi lagi penggunaan trawl untuk di kemudian hari.

Untuk operasi pada hari kedua, Kamis, (13/12) Tim Operasi IF di darat di wilayah Kec Teramang Jaya Kab Mukomuko Prov Bengkulu. Pembinaan juga dilakukan mengingat situasi menjelang Pemilu Serentak 2019, untuk menjaga situasi dan kondisi tetap aman dan kondusif. “Disamping itu kita perkuat keamanan perarian laut Mukomuko,” Eddy menandaskan.(Ayong)


0 Komentar













Isi Komentar :
Nama :
Komentar:
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 



TerpopulerProyek Kawasan Wisata Penataran Blitar Abaikan Spek Kadis dan Satker Disbudpar Lempar Tanggung Jawab (59098)Kejanggalan Pengadaan Barang dan Jasa di Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kab Sidoarjo Terciu (50956)Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kab Pasuruan, Realisasi Drainase di Desa Rejosari Kecamatan (14259)Walikota Tanjungbalai Hadiri Seminar Nasional Yang Diselenggarakan Pusat Kajian Selat Malaka USU Me (14103)Perempuan Misterius Titip Bayi, Gegerkan Warga Kolelet Picung (13720)BPPT MoU Dengan Pemkab Natuna Kaji Pemanfaatan Teknologi Guna Mendukung Percepatan Pembangunan Dae (13405)Sepasang Kekasih Tewas Di Hotel Kisaran (13357)Kejahatan Freddie Tan, Menjual Aset Triliunan Milik Pemprov DKI Jakarta (12709)Perselingkuhan Antar Kepsek Akhirnya Terbongkar (8746)Sintong Gultom Bubarkan Rapat Banmus DPRD Setiran Bonaran Situmeang (8296)
Bedah JayaposKorban Kasus Akta Nikah Yang Diduga Palsu Melapor Ke Polda RiauPekanbaru, Jaya Pos Sehubungan dengan adanya laporan mengenai Akta Nikah diduga palsu yang dikeluarkan oleh ...


Selain Langgar Permendes No 19, Perangkat Desa Ciseureheun Juga Dobel JobKetua NCW Lahat Dapat Surat Balasan Terkait Dugaan Korupsi di PUPR Senilai Rp24 MRSI Siti Hajar Tidak Profesional Dalam Menangani PasienPolemik Pengiriman 2.493 Ton Zirkon Oleh PT Putraprima Mineral MandiriDiduga Gelapkan Dana Nasabah, PT PNM Unit Amurang Dilaporkan Ke Polda SulutMencuri Kabel Milik PT OKI Pulp and Papers Mills, Sarmadin Ditangkap PolisiMantan Camat Merapi Timur Diduga Terlibat Pembuatan Surat Tanah Fiktif
Laporan KhususDalam Tiga Bulan, Petani Cabai Bantaeng Bisa Raup Rp30 Juta Bantaeng, Jaya Pos Pengembangan inovasi pertanian terus dilakukan petani di Bantaeng. Salah satu yang sedang ...


KPU Gumas Gelar Rakor Penyusunan DPTB dan DPK Pemilu 2019Penilaian Dasawisma Aster II "Optimis Raih Juara"Fachrori: Kita Berupaya Maksimal Wujudkan Program Pembangunan 30 Ribu Massa Akan Ramaikan Gelaran Generasi Muda Cinta Lalu Lintas di Provinsi JambiFachrori Rapat Bersama Mentan Bicarakan Penguatan Harga Karet dan PanganHasil Evaluasi SAKIP Pemkab Gunung Mas Raih Predikat BPerbub Baru: Gaji PTT di Gumas Diatas UMK