Sabtu, 22 September 2012 - 07:05:43 WIB
Bupati Simalungun DR JR Saragih "Suap" UspidaKategori: Bedah Jaya Pos - Dibaca: 101 kali

Baca Juga:Kejari Bandung Tahan 3 Tersangka Korupsi Perpusda, NSK Mengaku Sebagai Saudara Jamwas Marwan EffendPupuk UPS Tak Laku DijualDugaan Korupsi Rp 4 M, Patron Minta Kejati Ambil Alih Kasus Disdik Kab TangerangKepala Inspektorat Diduga Tilep Biaya SPJ 30%

Simalungun, Jaya Pos

Bupati Simalungun DR JR Saragih, SH.MM diduga telah memberikan 1 unit sepeda motor Trail kepada setiap para Uspida Kabupaten Simalungun seperti kepada Kepala Kejaksaan (Kajari) Negeri Simalungun, Kapolres Sima­lungun, Dandim 0207 Sima­lungun, Ketua Pengadilan Ne­geri (KPN) Simalungun dan Ketua DPRD Simalungun, se­cara cuma-Cuma, yang di­du­ga memakai uang pribadinya. Hal ini dilakukan diduga untuk memuluskan semua rencana jabatannya di Kabupaten Simalungun.

KPN Simalungun, Abdul Siboro, SH.MH, ketika di­kon­firmasi mengenai hal ini be­berapa waktu yang lalu me­ngaku bahwa Bupati Simalungun memberikan sepeda motor Trail untuk para Unsur Pim­pinan Daerah (USPIDA) K­a­bupaten Simalungun sebagai penunjang kerja lapangan para Uspida. “Apalagi Pemkab Simalungun tidak ada memberikan kontribusi kepada kami sebagai uspida. Namun, saya belum menerima sepeda motor Trail tersebut, tetapi Bupati Simalungun tetap akan memberikannya nanti kepada saya,” kata Abdul Siboro.

Ditempat terpisah, Kepala Dinas Pendapatan dan Keuangan Daerah, Wilson Simanihuruk ketika dikonfirmasi mengenai hal ini mengatakan bahwa sepeda motor Trail yang diberikan kepada para Uspida tidak ada dianggarkan di APBD TA 2012.

Menanggapi hal ini, Ketua DPC KOSWARI Siantar Simalungun, Leo Simanjuntak menilai perbuatan Bupati Simalungun ini masuk gratifikasi yakni suap kepada para Uspida Kabupaten Simalungun, seperti tertuang pada pengertian gratifikasi. Menurut penjelasan Pasal 12B UU No 20 tahun 2001, “Pemberian dalam arti luas yakni meliputi pemberian uang, barang, rabat (discount), kinjaman tanpa bunga, tiket perjalanan, fasilitas penginapan, serta pengobatan cuma-cuma, gratifikasi tersebut baik diterima diluar negeri maupun luar negeri dan yang dilakukan dengan menggu­nakan secara elektronik maupun non elektronik”.

Pasal 12B ayat (1) UU No 31 tahun 1999 Jo UU No 20 tahun 2001 berbunyi “setiap gratifikasi kepada pegawai negeri atau penyelenggara Negara dianggap pemberian suap. Apabila berhubungan dengan jabatannya dan berlawanan dengan kewajiban atau tugasnya dan sanksi hukumnya yakni pidana penjara seumur hidup atau penjara paling singkat 4 tahun dan paling lama 20 tahun dan denda paling sedikit Rp 200 juta dan paling banyak Rp 1 miliar”.

“Kita meminta agar Kejaksaan Agung RI atau KPK segera memeriksa dugaan kasus gratifikasi yang dilakukan Bupati Simalungun ,yang melibatkan Uspida Kabupaten Simalungun ini,” kata Leo.

Anehnya, Kapolres Simalungun AKBP Agus Fajar membantah ada menerima motor Trail dari Bupati Simalungun DR JR Saragih SH MM. Hrp


0 Komentar













Isi Komentar :
Nama :
Komentar:
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 



TerpopulerDinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kab Pasuruan, Realisasi Drainase di Desa Rejosari Kecamatan (13146)BPPT MoU Dengan Pemkab Natuna Kaji Pemanfaatan Teknologi Guna Mendukung Percepatan Pembangunan Dae (12592)Perselingkuhan Antar Kepsek Akhirnya Terbongkar (7706)Kejanggalan Pengadaan Barang dan Jasa di Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kab Sidoarjo Terciu (6165)Mandi Seperti Manusia Petugas Yakin Bonita Adalah Harimau 'Jadi-Jadian' (5086)Dua Siswa Kelas 3 SMKN Tutur Dikeluarkan, Disuruh Buat Pernyataan Pengunduran Diri (3619)PT IIGF Adakan Baksos di Desa Telajung (3467)Proyek KA di Sulsel Membawa Petaka, Danyon Zipur Jadi Tersangka (3266)Menuju Sumut 1 Djarot-Sihar Diunggulkan (2225)PT Jembatan Nusantara Melakukan Pembohongan Terhadap Pelamar Pekerjaan (2139)
Bedah JayaposBukan Hanya Sarat Pungli, Pengangkatan Pramubakti Di Kantor Kemenag Pandeglang Berbau NepotismePandeglang Jaya Pos Selain adannya dugaan praktik pungli, ternyata pengangkatan pramubakti di wilayah Kantor ...


Hati-hati, Ada Calo Gentayangan di Kantor Imigrasi KualanamuOknum Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Pangkep Dinilai Tidak JujurDT PUPR Cipta Karya Diduga Muat Limbah Medis B3, Penyelenggara Layak DiprosesTenyata Aktivitas PT Taiyoung Engreen di Pematang Limau Tak BerizinDiduga Terjadi Mark Up Harga Material Dalam Proyek Jaringan Irigasi Batang AnaiAPBDeS Balong Garut Di Korupsi ? (BAG 2)SMAN 11 Kabupaten Tangerang Diduga Lakukan Pungli
Laporan KhususBNN Kota Manado Giat Pengembangan Kapasitas P4GN di Instansi PemerintahManado, Jaya Pos Bertempat di Hotel Ibis Manado, peserta yang terdiri dari Lurah, Staf Kelurahan dan Kepala ...


Masyarakat Dituntut Cerdas Menggunakan Dan Memilih MedsosEndang Effendi Kembali Jabat Dirum PDAM Tirta Darma Ayu IndramayuBupati Tanggapi Pemandangan Umum Fraksi-FraksiDisampaikan Bersamaan dengan LKPJ Akhir Masa Jabatan 2013-2018Bupati OKU Bersama Kapolres dan BPJS Ketenagakerjaan Tandatangani MoU Terkait Penanganan Dana DesaDinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bogor Peringati Hari Peduli Sampah Nasional Tahun 2018Bupati Gumas lantik Tiga Kedes dan Damang di Rungan Hulu