Sabtu, 22 September 2012 - 06:07:19 WIB
Kejari Bandung Tahan 3 Tersangka Korupsi Perpusda, NSK Mengaku Sebagai Saudara Jamwas Marwan EffendKategori: Jawa Barat - Dibaca: 258 kali

Baca Juga:Pupuk UPS Tak Laku DijualDugaan Korupsi Rp 4 M, Patron Minta Kejati Ambil Alih Kasus Disdik Kab TangerangKepala Inspektorat Diduga Tilep Biaya SPJ 30%Tunjangan Guru Diduga Dikorupsi

Bandung, Jaya Pos

Akhirnya, Kejaksaan Negeri (Kejari) Bandung memutuskan untuk menahan 3 tersangka korupsi pembangunan gedung Perpustakaan dan Arsip Daerah Kota Bandung (20/9). Ketiga tersangka tersebut masing-masing NSK, EG dan DB.

Awalnya, Kejari Bandung baru menetapkan dua tersangka, yaitu NSK dan EG sementara satu tersangka lainnya, DB baru ditetapkan pada hari penahanan tersebut.

NSK merupakan eks Kepala Perpustakaan dan Arsip Daerah Kota Bandung, EG adalah kontraktor pelaksana PT CB serta DB sebagai PPTK (Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan). Ketiga tersangka telah diperiksa berbulan-bulan dan diduga melakukan korupsi pembangunan gedung kantor Perpusda di Jl Caringin, pada tahun 2010.

Tersangka NSK yang kini sebagai salah seorang staf ahli Walikota Bandung pernah dikonfirmasi Jaya Pos di rumahnya, beberapa waktu lalu, menepis keterlibatannya dan cenderung menyalahkan bawahannya yang menjadi PPTK. Bahkan saat itu, NSK mengaku saudara dari Jaksa Agung Muda Pengawasan, Marwan Effendi, dan Nana, Jaksa Senior di Kejati Jabar yang sudah pensiun.

Sementara Marwan Effendi dan Nana yang diklarifikasi, membantah ada hubungan kekeraban dengan NSK. “Tidak betul”, jawab Marwan singkat melalui SMS. Begitu pula Nana mengaku hanya NSK pernah membeli rumahnya dan tidak ada kaitan saudara.

Berdasarkan perhitungan sementara, kasus ini mengakibatkan kerugian negara di atas Rp 700 juta. NSK yang mengenakan batik cokelat dan kerudung krem dibawa dengan mobil X-Trail ke Lapas Wanita Sukamiskin sekitar pukul 19.25 WIB. Ia terus menutupi muka dengan saputangan. Sementara EG yang mengenakan safari cokelat serta DB memakai baju kotak-kotak menggunakan mobil tahanan dibawa ke Rutan Kebonwaru sekitar pukul 19.35 WIB.

Sementara Kasi Pidsus Kejari Bandung, Rinaldi Umar SH kepada Jaya Pos, di ruang kerjanya mengatakan, kini timnya sedang mempersiapkan surat dakwaan untuk tersangka korupsi anggaran Sekretariat DPRD Kota Bandung berinisial EH. Kasus ini diduga merugikan negara diatas Rp 500 juta.

“Karena penghitungan kerugian negara oleh Badan Pemeriksa Keuangan hasilnya terlalu lama kita berupaya untuk menghitungnya sendiri. Pihak BPK sebelum menyerahkan hasilnya kepada penyidik harus mendapat persetujuan pusatnya BPK RI pasti hasilnya terlalu lama,” papar Rinaldi.@lf


0 Komentar













Isi Komentar :
Nama :
Komentar:
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 



TerpopulerProyek Kawasan Wisata Penataran Blitar Abaikan Spek Kadis dan Satker Disbudpar Lempar Tanggung Jawab (59356)Kejanggalan Pengadaan Barang dan Jasa di Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kab Sidoarjo Terciu (51232)Walikota Tanjungbalai Hadiri Seminar Nasional Yang Diselenggarakan Pusat Kajian Selat Malaka USU Me (32243)Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kab Pasuruan, Realisasi Drainase di Desa Rejosari Kecamatan (14702)Perempuan Misterius Titip Bayi, Gegerkan Warga Kolelet Picung (13990)BPPT MoU Dengan Pemkab Natuna Kaji Pemanfaatan Teknologi Guna Mendukung Percepatan Pembangunan Dae (13831)Sepasang Kekasih Tewas Di Hotel Kisaran (13588)Kejahatan Freddie Tan, Menjual Aset Triliunan Milik Pemprov DKI Jakarta (13001)Sintong Gultom Bubarkan Rapat Banmus DPRD Setiran Bonaran Situmeang (9832)Perselingkuhan Antar Kepsek Akhirnya Terbongkar (9010)
Bedah JayaposSHM Ganda Diduga Dilakukan oleh Oknum Pegawai BPN Kota PekanbaruPihak Firman Tampubolon sudah pernah membuat Laporan Polisi dengan No. LP/48/I/2009 tertanggal 13 ...


Gus Irawan Yang Merekomondasikan, Abdul Karim Yang Kerjakan, Nilai Proyek Tidak Tahu Berapa ? Bangunan Pompanisasi Di Desa Gendro Mangkrak dan Perlu di AuditRS MMC Jambi Diduga Curangi Gaji Karyawan, Lebaran Terancam Tidak Terima THR Proyek U-ditch Dukuh Menanggal III Terindikasi dicurangi Pejabat Pemeriksa, Dinas Tutup Mata?Diduga Oknum DPRD Labuhanbatu Kerjakan Proyek Siluman di Kecamatan PangkatanDugaan Kegiatan Fiktif di Desa Kedung BocokAda Apa Dengan JPU, Otak Pengeroyokan dan Perusakan Dituntut 10 Bulan Penjara
Laporan KhususPatik Dalam Kehidupan BatakCatatan: Aliman Tua Limbong (Wartawan Jaya Pos) - Bagian ke Sepuluh Pada tulisan terdahulu sudah dipaparkan ...


Safari Ramadan Wabub Bantaeng Sampaikan Pentingnya BersilaturrahimDPRD Sampaikan Rekomendasi Terhadap LKPj Walikota Tahun 2018DPRD Subang Gelar Rapat Paripurna LKPJ Bupati Tahun 2018 Pemkab OKI Gelar Safari RamadhanKedua Kalinya, Sergai Raih WTP dari BPK RIPemilu Sudah Usai Saatnya Duduk Bersama Membangun DaerahTanah Datar Peringkat I PPD Tingkat Nasional