Senin, 10 Desember 2018 - 07:18:16 WIB
Atasi Kemacetan, Kemenhub Serahkan 15 Unit BRT Dan Bus SekolahKategori: Sumatera Selatan - Dibaca: 133 kali

Baca Juga:Tunjangan Guru Diduga DikorupsiMesin Partai Mandul Foke-Nara KalahDana Alokasi Cukai Kabupaten Tulungagung Diduga Jadi Ajang KorupsiTidak Respon Publik, Wakil Bupati Garut Dinilai Arogan

Sulsel, Jaya Pos

Rapat Koordinasi Teknis (Rakornis) Andalalin, Rancang Bangun Kendaraan Bermotor, pelaksanaan peraturan dan perundang-undangan UPPKB Kementerian Perhubungan, Direktorat Jendral Perhubungan Darat dilaksanakan di Balai Pengelola Transportasi Darat Wil XIX Sulselbar di Eboni Ballroom, Hotel Gammara, Makassar, Kamis (6/12).

Hadir dalam acara tersebut Dirjen Perhubdat, Budi Setyadi, Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah, Walikota dan Bupati se Sulselbar serta Kadis Perhubungan.

Dalam sambutannya, Direktur Jenderal (Dirjen) Perhubungan Darat, Budi Setiyadi menyampaikan perlunya meningkatkan kapasitas dan pelayanan angkutan umum, mengingat kepadatan kendaraan dan menjadi biang kemacetan ditiap tiap kota.

Salah satu hal yang akan lakukan Kemenhubdat untuk mengurangi masalah pada transportasi yakni dengan berencana memberikan bantuan bus dan membuat halter halter agar bus tidak berhenti di sembarang tempat sehingga penumpang tidak naik turun sembarangan.

Disisi lain, untuk mengantisipasi kemacetan yang selama ini telah menghantui masyarakat kota, memperhatikan Analisis Dampak Lalu Lintas (Andalalin) berbagai bangun yang menjadi pemicu kemacetan adalah hal yang sangat penting.

“Andalali merupakan persyaratan mutlak bagi bangunan yang memiliki potensi penyebab kemacetan”, jelas Budi Setyadi saat sambutan pada acara Rakornis

Budi juga menambahkan bahwa yang berhubungan dengan Andalalin sudah semakin baik pada akhir akhir ini karena sudah ada pembagian kewenangan pada pengelola jalan untuk mengatur dan mengelola jalan tersebut terhindar atau mengurangi kemacetan.

Ia juga mempertegas bahwa pelanggaran Over Dimensi dan Over Loading (ODOL) harus serius ditangani. ODOL bukan saja menyebabkan kerugian negara, melainkan aspek keselamatan jalan pun tak kalah pentinnya untuk diperhatikan.

Pada kesempatan yang sama, Dirjenhubdat juga menjelaskan bahwa daerah kabupaten/kota yang memiliki potensi kemacetan agar segera melakukan diskusi dan kajian terkait solusi menyelesaikan kemacetan.

Semakin meningkatnya volume kendaraan memadati ruang kota, ditambah dengan bidang jalan semakin sempit, karena itu pemerintah terkait harus memulai melakukan dan memikirkan manajemen rekayasa lalulintas. “Di berapa kota dan provinsi sudah mulai melakukan pengkajian terkait rekayasa lalu lintas”, tutup Budi Setyadi

Diakhir acara, Dirjenhubdat menyerahkan bus secara simbolis kepada beberapa instansi. Kemudian dilanjutkan dengan pemecahan kendi sebagai simbol dimulainya peng­operasian bus.  (Muh,Hakim)


0 Komentar













Isi Komentar :
Nama :
Komentar:
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 



TerpopulerProyek Kawasan Wisata Penataran Blitar Abaikan Spek Kadis dan Satker Disbudpar Lempar Tanggung Jawab (59649)Kejanggalan Pengadaan Barang dan Jasa di Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kab Sidoarjo Terciu (51499)Walikota Tanjungbalai Hadiri Seminar Nasional Yang Diselenggarakan Pusat Kajian Selat Malaka USU Me (49553)Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kab Pasuruan, Realisasi Drainase di Desa Rejosari Kecamatan (14984)Perempuan Misterius Titip Bayi, Gegerkan Warga Kolelet Picung (14260)BPPT MoU Dengan Pemkab Natuna Kaji Pemanfaatan Teknologi Guna Mendukung Percepatan Pembangunan Dae (14080)Sepasang Kekasih Tewas Di Hotel Kisaran (13808)Kejahatan Freddie Tan, Menjual Aset Triliunan Milik Pemprov DKI Jakarta (13306)Sintong Gultom Bubarkan Rapat Banmus DPRD Setiran Bonaran Situmeang (11881)Perselingkuhan Antar Kepsek Akhirnya Terbongkar (9278)
Bedah JayaposPengadaan Alat Panic Button Dishub Diduga Tak Sesuai SpekSurabaya, Jaya Pos Pemerintah Kota Surabaya melalui program Dinas Perhubungan (Dishub) mengalokasikan APBD ...


Maladministrasi Pelayanan Mutasi Kendaraan di Samsat Kota Bekasi Semakin ParahPunya Beking di Kejagung, Pejabat Masih "Kutip" KontraktorPengelolaan DAK 64 Miliar, Disdik Ketapang Diduga Berkubang di Pusaran KKNTender Dibatalkan, Ada Tekanan Dahsyat ?Proyek Talud Pengaman Pantai Pering Diduga Tidak Sesuai SpekAPBDes Pademonegoro Diduga Masuk Kantong KadesRealisasi APBDes Sidokepung Kecamatan Buduran Tidak Transparan
Laporan KhususDPRD Muba Gelar Paripurna Mendengarkan Pidato Kenegaraan PresidenMuba, Jaya Pos Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Musi Banyuasin mengadakan rapat paripurna ...


Amryatul Anam dan Melan Puspitasari Terpillih Menjadi Pradana Ambalan Pandu-KunthiSekang Dewek Nggo Dewek Volly Pantai, Staf Teritorial JuaraBupati Tasikmalaya: Teruslah Berkreasi, Berkarya Dalam Gerakan PramukaRaperda Perubahan APBD 2019 Disahkan20 Anggota DPRD Kota Padang Panjang Dilantik dan DisumpahIlyas Panji Alam Sholat Idul Adha di Masjid An-NurPUBLIKASI KINERJA DINAS LINGKUNGAN HIDUP KABUPATEN BOGOR TAHUN 2019