Rabu, 05 Desember 2018 - 07:32:20 WIB
Emak-emak Bisa Beli Beras Medium Dengan Harga Terjangkau di Desa MartKategori: Sumatera Selatan - Dibaca: 130 kali

Baca Juga:Tidak Respon Publik, Wakil Bupati Garut Dinilai AroganPembangunan Tower Ilegal Marak di Kota TangerangPensiunan PTPN V Tidak Terima Gaji Selama 12 TahunBupati Karawang Tinjau Pembangunan Infrastruktur

Kayuagung, Jaya Pos

Pemerintah Desa Tanjung Serang Kecamatan Kota Kayuagung punya inovasi baru untuk membantu warganya mendapatkan bahan pokok dengan harga terjangkau.

Melalui Desa Mart, warga setempat khususnya kaum ibu rumah tangga (emak-emak) bisa mendapatkan beras kualitas medium dengan harga telatif murah, yaitu sebesar 8.500 rupiah per kilo gram.

Bupati OKI H Iskandar SE yang meresmikan langsung Desa Mart Desa Tanjung Serang pada Selasa (27/11) menyambut baik program ini. Menurut Iskandar Inovasi desa mart bisa memajukan desa serta membangkitkan ekonomi desa.

“Inovasi seperti ini haruslah ditularkan ke desa-desa lain guna membantu mendongkrak ekonomi desa serta menjaga daya beli masyarakat. Saya sangat mengapresiasi program ini,” tungkasnya.

Iskandar mengungkapkan dana desa yang disalurkan pemerintah harus harus berimplikasi dengan perekonomian desa. “Jadi, Dana Desa harus beredar di desa, kalau bisa jangan dibawa keluar agar masyarakat merasakan. Misalnya bangun jalan, pasirnya beli yang ada di desa, batanya, juga tenaga kerjanya dari masyarakat. Maka dampaknya daya saing, dan daya beli desa naik,” ungkap Iskandar.

Dengan daya beli yang tinggi, ungkap Iskandar desa akan berdaya dan mandiri dengan demikian visi mewujudkan OKI Mandira menurutnya akan cepat tercapai.

Camat Kota Kayuagung Dedy Kurniawan SSTP mengungkapkan, Desa Mart didirikan untuk membantu masyarakat berpenghasilan rendah mendapatkan bahan pokok.

“Jadi kita menjaga jangan ada kesenjangan di masyarakat desa sehingga harga bahan pokok mudah didapat dan harga terjangkau,” ungkap Dedy.
Dedy menjelaskan, beras murah dengan kualitas baik tersebut didapat merupakan lokal hasil petani OKI yang dikelola oleh Toko Tani di bawa binaan Dinas Ketahanan Pangan, Ketahanan Pangan dan Holtikultura Kabupaten OKI. “Berasnya lokal dari petani kita, makanya bisa dijual dibawah harga pasar,” sebutnya.

Agar tepat sasaran dan menghindari penimbunan oleh tengkulak, warga penerima program desa mart diberi kartu belanja yang harus dibawa ketika berbelanja ddi Desa Mart. Setiap pembeli dibatasi 5 kg per perpekan. Jika melibihi batas 5 kg maka kartu tidak dapat dipakai.
“Jadi ini upaya agar tepat sasaran kepada keluarga berpenghasilan rendah saja. Kita batasi 5 kg per pekan, lebih dari itu tidak bisa beli disini,” tuturnya.

Dalam tahap awal ungkap Dedy program ini menyasar 700 Kepala Keluarga (KK) dan beras yang disediakan sebanyak 3 ton. Program Desa mart ini menurut Dedy murni ide dari Kades Tanjung Serang Hermayani. “Kami dari kecamatan hanya memfasilitasi,” ung­kap Dedy.(Toyo)


0 Komentar













Isi Komentar :
Nama :
Komentar:
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 



TerpopulerProyek Kawasan Wisata Penataran Blitar Abaikan Spek Kadis dan Satker Disbudpar Lempar Tanggung Jawab (59435)Kejanggalan Pengadaan Barang dan Jasa di Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kab Sidoarjo Terciu (51309)Walikota Tanjungbalai Hadiri Seminar Nasional Yang Diselenggarakan Pusat Kajian Selat Malaka USU Me (37069)Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kab Pasuruan, Realisasi Drainase di Desa Rejosari Kecamatan (14786)Perempuan Misterius Titip Bayi, Gegerkan Warga Kolelet Picung (14085)BPPT MoU Dengan Pemkab Natuna Kaji Pemanfaatan Teknologi Guna Mendukung Percepatan Pembangunan Dae (13903)Sepasang Kekasih Tewas Di Hotel Kisaran (13659)Kejahatan Freddie Tan, Menjual Aset Triliunan Milik Pemprov DKI Jakarta (13088)Sintong Gultom Bubarkan Rapat Banmus DPRD Setiran Bonaran Situmeang (10232)Perselingkuhan Antar Kepsek Akhirnya Terbongkar (9082)
Bedah JayaposBangunan Pompanisasi Mangkrak, Dinas Pertanian Akan Melakukan Sidak Pasuruan, Jaya Pos Setelah adanya pemberitaan oleh harian jaya pos terkait ada­nya bangunan ...


LPK-SM RAKYAT SEJAHTERA Akan Turunkan Tim Investigasi Terkait PompanisasiKejati Kalteng Telisik Dugaan Korupsi Proyek Jalan Kapuas Seberang Senilai Rp 5,8 MAPBDes Kedungwonokerto Jadi Ajang Cari Untung ?Tim Saber Pungli Kota Banjar Siap Tindaklanjuti Dugaan Pungli di DisdikbudWarga Huntara Korban Tsunami Keluhkan Air Bersih dan ListrikBobroknya Sikap Oknum Pegawai Bank BNI BukittinggiRekanan Chevron Diduga Gunakan BBM Bersubsidi
Laporan KhususBupati Bantaeng Pantau Proses Terminal Darah PuskesmasBantaeng, Jaya Pos Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bantaeng terus melakukan inovasi di sektor kesehatan. Salah ...


DPRD Sumsel Setujui LKPJ Gubernur Sumsel Tahun 2018DPRD Lahirkan Perda Inisiatif Kepemudaan dan Mengkritisi Kinerja PemkoSerahkan Bantuan Bagi Korban Kebakaran Pangkal Duri, Fachrori: Jangan Lama-lama Bersedih, Segeralah Pemkab Labusel Kembali Memperoleh WTP TA 2108 dari Kepala BPK RI Perwakilan SumutPemkab Ciamis Pastikan Jalan Buniseuri-Jalatrang DihotmixLakukan Reformasi Koperasi Untuk Kesejahteraan Anggota, Naikan Pendapatan dan Pembangunan ApartemenPemkab Humbahas Raih WTP dari BPK RI Perwakilan Sumut